Minggu, 01 November 2026
03:31 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Shoya Tomizawa

Shoya Tomizawa

pembalap motor asal Jepang

Bagikan:
Shoya Tomizawa
250px-Qatar_Moto2_podium_2010.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tomizawa (tengah) di atas podium GP Qatar 2010
Kebangsaan Jepang
Lahir(1990-12-10)10 Desember 1990
Jepang Chiba, Jepang
Meninggal5 September 2010(2010-09-05) (umur 19)
Italia Riccione, Italia
No. motor48 (pensiun untuk menghormati)
Situs webshoya48.com
Statistik karier balap motor
Kejuaraan Dunia 250cc
Tahun aktif2008–2009
PabrikanHonda
Juara dunia0
Klasemen musim 200917th (32 pts)
Start Menang Podium Pole F. lap Poin
16 0 0 0 0 34
Kejuaraan Dunia 125cc
Tahun aktif2006–2007
PabrikanHonda
Juara dunia0
Klasemen musim 2007NC (0 pts)
Start Menang Podium Pole F. lap Poin
2 0 0 0 0 0

Shoya Tomizawa (富沢 祥也, Tomizawa Shōya) (10 Desember 1990 – 5 September 2010) merupakan seorang pembalap motor professional asal Jepang. Ia merupakan juara balapan pertama (inagurasi) kelas Moto2 di Qatar pada bulan April 2010. Memulai karier dari All Japanese Championship, Tomizawa pindah ke kelas 250cc pada musim 2009. Ia lantas melanjutkan kariernya ke kelas baru Moto2 pada tahun 2010.

Profil

Shoya Tomizawa memulai karier balap di sepeda mini tanpa motor pada tahun 1994. Ia pindah ke minibikes pada tahun 2001. Tomizawa sendiri merupakan lulusan Sousa High School di Chiba, Jepang bidang bahasa Inggris. Ia lulus pada bulan Maret 2009. Setelah lulus sekolah, ia kemudian direkrut oleh tim CIPMOTO-GP250 yang ditenagai motor Honda untuk berkompetisi di kelas 250cc selama satu musim penuh dengan hasil 32 poin dan P17 di klasemen.

Sejarah dicatatkan Shoya Tomizawa di GP Qatar 2010 pada bulan April 2010, ia menjadi orang pertama yang menjuarai balapan kelas baru Moto2.

Kematian

Tomizawa tewas dalam balapan GP San Marino 2010 setelah ia terlibat kecelakaan fatal dengan Scott Redding dan Alex de Angelis. Tomizawa dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di rumah sakit di Riccione Italia pada pukul 14.15 waktu setempat atau 19.15 WIB.[1]

Tomizawa merupakan korban tewas pertama di lintasan pada ajang Grand Prix sejak rekan senegaranya, Daijiro Kato, tewas dalam balapan kelas senior di Sirkuit Suzuka pada tahun 2003.[2] Tomizawa telah menempelkan nomor balap Kato, yaitu 74, di bahu kirinya sebagai bentuk penghormatan kepadanya.[3] Sesama pembalap Jepang, Takaaki Nakagami menempelkan nomor balap Tomizawa, yaitu 48 bersama dengan nomor balap Kato sebagai bentuk mengenang kepadanya untuk musim 2018 hingga akhir musim 2024 dan Ai Ogura juga menempelkan nomor balap Tomizawa dan Kato sebagai bentuk mengenang kepada mereka untuk musim 2025.

Catatan kaki

  1. ↑ "Tomizawa killed in Moto2 accident". autosport.com. Haymarket Publications. 2010-09-05. Diakses tanggal 2010-09-05.
  2. ↑ "Moto2 rider Shoya Tomizawa dies after San Marino crash". BBC Sport. BBC. 2010-09-05. Diakses tanggal 2010-09-05.
  3. ↑ "Japanese Moto2 rider Shoya Tomizawa dies after San Marino crash". The Guardian. 2010-09-05. Diakses tanggal 2010-09-06.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Shoya Tomizawa.


40px-Emperor_Showa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan