Sabtu, 07 November 2026
02:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Shoshoni

Shoshoni

Bagikan:
Shoshoni
330px-Shoshoni_tipis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkemahan Shoshoni di Pegunungan Wind River di Wyoming, difoto oleh W. H. Jackson, 1870
Daerah dengan populasi signifikan
Amerika Serikat Amerika Serikat
(Idaho Idaho, California California,
Nevada Nevada, Oregon Oregon,
Utah Utah,Wyoming Wyoming)
Bahasa
Shoshoni, Inggris
Agama
Gereja Pribumi Amerika, Tarian Matahari,
kepercayaan tradisional, Kristen, Mormon, Tarian Arwah
Kelompok etnik terkait
Bannock, Goshute, Paiute Utara, dan Comanche
250px-Beadedmoccasins.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Moccasin Shoshoni bermanik-manik, Wyoming, lk. tahun 1900

Shoshoni atau Shoshone (/ʃoʊˈʃoʊniː/ simakⓘ atau /ʃəˈʃoʊniː/ simakⓘ) adalah sekelompok suku pribumi Amerika di Amerika Serikat dengan 3 bagian utama: Shoshoni Utara, Barat, dan Timur. Orang Shoshoni secara tradisi menggunakan bahasa Shoshoni, sebuah bahasa Numi dari rumpun bahasa Uto-Aztek. Orang Shoshoni terkadang disebut sebagai Indian Ular oleh para pemburu, penjelajah, dan pemukim Eropa.[1]

Salah satu tokoh sejarah yang merupakan anggota Suku Shoshoni adalah Sacagawea dari Shoshoni Lemhi. Ia menemani Ekspedisi Lewis dan Clark (Meriwether Lewis dan William Clark) dalam penjelajahannya di Amerika Serikat Barat.

Kehidupan

Orang-orang Shoshoni termasuk dalam kelompok pemburu dan peramu,[2] yang umumnya hidup di lingkungan gurun Great Basin di Amerika Utara selama musim panas berlangsung (suhu di siang hari mencapai 32 hingga 37°C) dengan curah hujan yang rendah (kurang dari 25 cm per tahun) serta cakupan kepadatan populasi yang rendah (sekitar satu orang per 40 km persegi).[3] Mereka hidup dalam keluarga-keluarga terpisah hampir sepanjang tahun dan berkumpul pada musim dingin menjadi kelompok-kelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 keluarga dengan makanan pokok berupa kacang pinus dan tepung polong mesquite.[4]

Saat menghadapi musim kelangkaan makanan (terjadi ketika musim dingin), orang-orang Shoshoni biasanya akan menyebar ke sumber-sumber bahan makanan guna memanen, mengolah, dan menyimpan kacang-kacangan dalam jumlah banyak dan kemudian berkumpul kembali dengan kelompok keluarga lain di satu tempat.[3] Mereka juga mengumpulkan akar-akaran, biji-bijian, umbi-umbian, dan berbagai makanan nabati lainnya, serta daging hasil buruan yang dikeringkan seperti antelop, ikan, hewan pengerat, reptil, kelinci, kijang, kambing gunung, rusa (elk), dan bison.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "Part 1, "The Shoshoni and the Seeds of Change, 1803-1868"". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-27. Diakses tanggal 2013-09-22.
  2. ↑ Diamond 2017, hlm. 396.
  3. 1 2 Diamond 2017, hlm. 403.
  4. ↑ Diamond 2017, hlm. 53.
  5. ↑ Diamond 2017, hlm. 404.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Shoshoni.

Daftar Pustaka

  • Diamond, Jared (2017). The World Until Yesterday. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 9786024241926.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan