Selasa, 29 September 2026
19:12 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
She's the Man

She's the Man

Film komedi romantis bertema olahraga tahun 2006 karya Andy Fickman

Bagikan:
She's the Man
250px-She%27s_the_man.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster rilis bioskop
SutradaraAndy Fickman
Produser
Skenario
CeritaEwan Leslie
Berdasarkan
Twelfth Night karya
William Shakespeare
Pemeran
Penata musikNathan Wang
SinematograferGreg Gardiner
EditorMichael Jablow
Perusahaan
produksi
Distributor
[1]
Tanggal rilis
  • 17 Maret 2006 (2006-03-17)
Durasi105 menit
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$20–25 juta[2][1]
Pendapatan kotor$57.2 juta[2]

She's the Man adalah film olahraga komedi romantis remaja Amerika tahun 2006 yang disutradarai oleh Andy Fickman dan dibintangi Amanda Bynes, Channing Tatum, Laura Ramsey, Vinnie Jones, dan David Cross. Terinspirasi oleh lakon William Shakespeare Twelfth Night,[3] film ini berpusat pada seorang remaja bernama Viola Hastings, yang masuk ke sekolah berasrama baru kakaknya, Illyria Prep, ia menggantikan posisinya dan berpura-pura menjadi anak laki-laki agar bisa bermain di tim sepak bola putra.

She's the Man meraih kesuksesan komersial yang moderat, menghasilkan pendapatan kotor sebesar $57,2 juta dengan anggaran $20–25 juta. Film ini menerima ulasan beragam dari para kritikus, tetapi penampilan Bynes dipuji secara universal, dan telah mengembangkan pengikut kultus.

Rumah produksi Rapi Films, pernah membeli lisensi film ini dan mengadaptasinya sebagai serial drama Olivia yang dibintangi oleh Velove Vexia dan Raffi Ahmad.

Sinopsis

Viola Hastings (Amanda Bynes), seorang perempuan yang hobi sekali berolahraga. Ia tinggal bersama ibunya yang telah bercerai dari ayahnya. memiliki pacar yang bernama Justin (Robert Hoffman), anggota tim sepak bola di tim sekolah mereka. Pada suatu hari Viola akan berlatih sepak bola bersama teman-teman perempuannya yang lain. Namun sang pelatih (Robert Torti) tidak mengizinkan tim perempuan ini untuk berlatih, bahkan ia akan membubarkan tim sepak bola wanita ini karena peminatnya yang sedikit.

Viola yang emosi meminta bantuan Justin untuk membantunya agat tim sepak bola wanita tidak dibubarkan. Namun Justin justru mengejeknya. Viola yang sudah sangat emosi pun meminta untuk mengakhiri hubungan mereka. Saat Viola kembali kerumahnya, ia bertemu dengan Monique. Monique adalah pacar dari kakak Viola yang bernama Sebastian (James Kirk), Monique menanyakan Sebastian, dan Viola berbohong dengan mengatakan bahwa Sebastian tidak ada dirumah.

Di dalam rumah Ibu Viola membuat kejutan dengan memberinya sebuah gaun untuk dipakai di pesta yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Namun Viola menanggapinya dengan dingin. Viola pun masuk kekamar Sebastian. Disana ia bertemu dengan Sebastian yang akan kabur ke London untuk ikut festival musik. Sedangkan ia akan masuk kesebuah asrama. Maka ia berbohong pada ibunya untuk menginap dirumah sang ayah.

Viola yang menemukan akal untuk menyamar sebagai Sebastian dan menggantikannya di asrama. Ia meminta bantuan kepada temannya, seorang capster Salon yang bernama Paul (Jonathan Sadowski). Dan kedua teman dekatnya Kia (Amanda Crew) dan Yvonne (Jessica Lucas). Dan Viola pun menyamar menjadi Sebastian.

Diasrama, ia sekamar dengan Duke (Channing Tatum), Toby (Brandon Jay McLaren) dan Andrew (Clifton MaCabe Murray). Duke adalah kapten tim sepak bola diasrama tersebut. Ia adalah tipe laki-laki yang pemalu dan menyukai gadis cantik bernama Olivia (Laura Ramsey) Namun Olivia justru menyukai Viola (yang menyamar sebagai Sebastian). Dan membuat Duke cemburu. Viola mengatakan bahwa ia tidak menyukai Olivia. Dan ia berniat untuk membuat dekat Duke dan Olivia. Vila pun mengikuti tim sepak bola tersebut.

Diasrama itu ada ketua asrama yang bernama Malcolm (James Snyder) yang juga menyukai Olivia. Malcolm yang cemburu pada Viola dan Duke yang tangah dekat Olivia mancari titk kesalahan mereka. Viola yang pada saat itu mulai manyukai Duke mencoba untuk menjauhakan kembali Duke dan Olivia. Duke yang mulai dekat Olivia mengira bahwa Viola menjauhkannya karena cemburu padanya. Dan Duke pun mulai menjauh dari Viola dengan tidak bertegur sapa.

Sebastian yang pada saat itu pulang dari London menuju asrama. Ia berjumpa dengan Olivia yang pada saat itu akan mengungkapkan rasa cintanya pada Viola). Bahkan Olivia mencium Sebastian, dan adegan tersebut sempat terlihat oleh Duke. Maka Duke semakin membenci Viola.

Keesokan harinya,tim sepak bola Duke akan bertanding dengan tim sepak bola Justin. Sebastian yang tidak tahu apa-apa menjadi bagian dari tim. Sedangkan ia tidak bisa bermain sepak bola. Viola yang menyadari bahwa sang kakak telah kembali sembunyi tetapi tetap memantau jalannya pertandingan. Monique yang pada saat itu bekerja sama dengan Malcolm telah mengumpulkan bukti-bukti bahwa Sebastian yang ada diasrama adalah palsu (mereka tidak tahu bahwa Sebastian asli telah kembali). Sebastian diminta untuk mebuktikan bahwa ia laki-laki, maka Sebastian memperlihatkan kemaluannya. Malcolm dan Monique pun malu.

Pertandingan pun berlanjut. Sebastian yang tidak pandai bermain sepak bola diganti oleh pemain lain. Viola pun menemui Sebastian dan menceritakan kejadian sebelumnya. Mereka pun bertukar posisi kembali. Viola yang menyamar kembali menjadi Sebastian meminta pada pelatih untuk mengikuti pertandingan kembali. Dan setelah diupayakan berbagai cara, ia pun dizinkan kembali. Duke yang masih marah pada Viola tidak mau bekerja sama dengan Viola. Viola yang menyadari hal itu segera menghentikan permainan dan berterus terang bahwa ia perempuan dan menyamar sebagai Sebastian. Namun Duke tidak percaya. Maka Viola memperlihatkan payudaranya. Dan Sebastian pun keluar dari persembunyiannya.

Justin tidak setuju bahwa perempuan tidak ada di dalam tata tertib pertandingan. Namun pemain yang lain justru mendukung Viola untuk terus bermain. Maka Duke pun mau bekerja sama dengan Viola. Justin yang terbakar api cemburu bermain dengan emosi, sehingga tim mereka kalah. Di akhir cerita, Viola mengenakan gaun pemberian sang ibu. Sebastian pun akhirnya pacaran dengan Olivia.

Dan Duke, menyadari bahwa Viola mencintainya.

Pemeran

Produksi

250px-Channing_Tatum_TIFF%2C_2011.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Channing Tatum terpilih untuk bermain dalam film tersebut atas desakan Bynes, yang merasa bahwa ia akan sangat cocok untuk peran tersebut.

Adaptasi dari Twelfth Night karya William Shakespeare, film tersebut disutradarai oleh Andy Fickman, diproduksi oleh Lauren Shuler Donner, Tom Rosenberg, dan Gary Lucchesi, dan ditulis oleh Karen McCullah Lutz dan Kirsten Smith.

Amanda Bynes dan Channing Tatum masing-masing terpilih untuk peran utama sebagai Viola Hastings dan Duke Orsino. Tatum dipilih atas desakan Bynes, karena ia merasa bahwa Tatum akan diterima dengan baik oleh penonton.[4] Dia mengatakan kepada Paper pada tahun 2018 bahwa "Aku benar-benar berusaha agar Channing [mendapatkan peran dalam] film itu karena dia belum terkenal saat itu," katanya. "Dia baru saja membintangi iklan Mountain Dew dan aku berpikir, 'Pria ini seorang bintang—setiap gadis pasti menyukainya!' Tapi [para produser] seperti, 'Dia jauh lebih tua dari kalian semua!' Dan aku menjawab, 'Tidak masalah! Percayalah padaku!'"[5][4]

Untuk mempersiapkan peran tersebut, karena ini adalah kali pertama mereka memerankan peran lawan jenis, Bynes dan Fickman mengamati para pria di pusat perbelanjaan.[6] Dalam sebuah wawancara dengan MSN pada tahun 2006, dia mengatakan bahwa peran itu sulit baginya untuk dimainkan, menyatakan bahwa dia merasa "canggung" dalam peran tersebut; dia kemudian berbicara positif tentang pengalaman itu, mengatakan bahwa "Itu sulit, tapi aku berhasil melakukannya dan aku melakukan sesuatu yang tidak mudah bagiku—jadi itu adalah pengalaman yang melegakan dan aku merasa sangat lega setelah mengungkapkannya."[6] Namun, dalam sebuah wawancara tahun 2018 dengan Paper, Bynes mengakui bahwa perannya dalam film tersebut akhirnya berdampak negatif pada kesehatan mentalnya. "Ketika film itu dirilis dan aku menontonnya, aku mengalami depresi berat selama empat hingga enam bulan karena aku tidak menyukai penampilanku saat masih kecil," kata Bynes. Melihat dirinya sendiri di layar dengan rambut pendek, alis tebal, dan cambang adalah "pengalaman yang aneh dan seperti di luar tubuh."[5]

Baik Bynes maupun Tatum tidak mahir bermain sepak bola sebelum syuting, jadi mereka berlatih olahraga itu selama berjam-jam setiap hari untuk mempersiapkan peran tersebut.[7] Dalam adegan kamar mandi di film tersebut, di mana terjadi perkelahian antara karakter yang diperankan oleh Bynes dan aktris Laura Ramsey dan Alexandra Breckenridge, beberapa adegan berbahaya yang dilakukan dalam film tersebut bahkan dilakukan sendiri oleh para aktornya. Fickman menyatakan dalam sebuah tayangan di balik layar bahwa "Meskipun kami juga memiliki tiga aktris pemeran pengganti yang luar biasa di sana, ketika Anda melihat hasil akhir filmnya, banyak adegan di mana para aktris kami saling berkelahi".[6][8]

Adaptasi Versi Indonesia

Di Indonesia, rumah Produksi Rapi Films pada tahun 2007 membuat sinetron yang sangat serupa dengan film ini yang berjudul Olivia, yang dibintangi oleh Velove Vexia dan Raffi Ahmad. Meskipun kedua versi sama-sama menghadirkan karakter bernama "Olivia", tetapi Olivia di versi Indonesia merupakan karakter utama, bukan karakter sampingan seperti versi aslinya. Posisi Olivia pada versi Indonesia digantikan oleh karakter bernama Chelsea yang diperankan oleh Aryani Fitriana.

Pranala luar

  1. 1 2 "She's the Man (2006) - Financial Information". The Numbers. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-10-08. Diakses tanggal 2021-10-08.
  2. 1 2
  3. ↑ Carlin, Shannon (Maret 17, 2016). "What She's The Man Taught Us About Gender Roles". Refinery29. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 27, 2018. Diakses tanggal Juni 26, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 El-Mahmoud, Sarah (November 27, 2018). "Amanda Bynes Fought For Channing Tatum's She's The Man Role". CINEMABLEND. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 11, 2021. Diakses tanggal Januari 9, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Barr, Sabrina (November 27, 2018). "Amanda Bynes speaks out about drug abuse in new tell-all interview". The Independent (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 16, 2020. Diakses tanggal Januari 16, 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 3 Dambrosio, Christina (Maret 15, 2020). "13 things you probably didn't know about 'She's the Man'". Insider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 26, 2023. Diakses tanggal Januari 9, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Azuli, Noa (Juli 16, 2018). "'She's the Man' Is the Most Important Soccer Movie of All Time". Vice (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 12, 2021. Diakses tanggal Januari 9, 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ She's The Man: Behind the Scenes - Bathroom Catfight - YouTube. www.youtube.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-21. Diakses tanggal 2021-01-09.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan