|
Boxx pada 2025 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Shannon Leigh Boxx | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 29 Juni 1977 (umur 49) | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Fontana, California, Amerika Serikat | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,73 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Gelandang | |||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior* | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 1999–2000 | 1. FC Saarbrücken | 10 | (1) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2001–2002 | San Diego Spirit | 41 | (5) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2003 | New York Power | 21 | (1) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2009 | Los Angeles Sol | 19 | (3) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2010 | Saint Louis Athletica | 6 | (1) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2010 | FC Gold Pride | 14 | (0) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2011 | magicJack | 10 | (0) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2013–2015 | Chicago Red Stars | 11 | (0) | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 2003–2015 | Amerika Serikat | 195 | (27) | |||||||||||||||||||||||||||||||
Prestasi
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
Shannon Leigh Boxx (lahir 29 Juni 1977) adalah mantan pemain sepak bola wanita profesional Amerika Serikat yang bermain sebagai gelandang. Ia membela tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat dari 2003 sampai 2015 dan mengakhiri karier internasionalnya dengan 195 penampilan dan 27 gol. Bersama Amerika Serikat, Boxx memenangkan tiga medali emas Olimpiade secara berturut-turut pada 2004, 2008, dan 2012 serta menjadi anggota tim yang menjuarai Piala Dunia Wanita FIFA 2015.[1][2]
Boxx mengikuti empat edisi Piala Dunia Wanita FIFA, yakni pada 2003, 2007, 2011, dan 2015. Ia memainkan 16 pertandingan Piala Dunia dan mencetak tiga gol dalam kompetisi tersebut. Amerika Serikat meraih posisi ketiga pada 2003, menjadi runner-up pada 2011, dan akhirnya menjuarai turnamen pada penampilan terakhir Boxx pada 2015.[1]
Perjalanan Boxx menuju tim nasional senior tergolong tidak biasa. Ia telah bermain beberapa musim secara profesional sebelum akhirnya dipanggil ke tim nasional pada usia 26 tahun. Boxx bahkan dipilih ke dalam skuad Piala Dunia Wanita 2003 sebelum memperoleh satu pun penampilan senior, menjadikannya pemain pertama dalam sejarah tim wanita Amerika Serikat yang masuk skuad Piala Dunia dalam kondisi belum memiliki cap.[3]
Setelah mendapatkan kesempatan tersebut, Boxx segera menjadi salah satu gelandang utama Amerika Serikat. Ia menjadi starter dalam 177 dari 195 pertandingan internasionalnya dan dikenal terutama sebagai gelandang yang bertugas menjaga keseimbangan permainan, memenangkan bola di lini tengah, dan menghubungkan lini pertahanan dengan serangan.[3]
Di tingkat klub, Boxx menjalani karier profesional dalam beberapa generasi liga sepak bola wanita Amerika Serikat. Ia bermain di Women's United Soccer Association (WUSA), Women's Professional Soccer (WPS), dan kemudian National Women's Soccer League (NWSL). National Soccer Hall of Fame mencatat Boxx sebagai salah satu dari hanya tiga pemain wanita yang tampil dalam seluruh tiga musim WUSA, seluruh tiga musim WPS, dan tiga musim pertama NWSL.[1]
Pengaruhnya juga memperoleh pengakuan internasional individual. Boxx menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara FIFA Women's World Player of the Year 2005, di belakang Birgit Prinz dan Marta. Ia kemudian dilantik ke National Soccer Hall of Fame sebagai anggota kelas 2022.[4][5]
Kehidupan awal
Boxx lahir di Fontana, California, dan tumbuh di California Selatan. Ia kemudian dikenal sebagai atlet dari kawasan Torrance dan bermain sepak bola sekolah menengah sebelum melanjutkan karier perguruan tinggi di University of Notre Dame.[1][6]
Semasa muda, Boxx tidak hanya aktif dalam sepak bola. Notre Dame menggambarkannya sebagai atlet empat cabang olahraga ketika tumbuh di California, dan sebelum masuk universitas ia memperoleh pengakuan Parade All-American dalam sepak bola.[6]
Boxx memilih University of Notre Dame setelah melakukan kunjungan perekrutan ke kampus tersebut. Ia kemudian mengatakan pengalaman bermain di perguruan tinggi membantunya memahami pentingnya mewakili sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri dan membentuk pandangannya mengenai kerja sama tim sepanjang karier.[6]
Karier perguruan tinggi
Notre Dame Fighting Irish
Boxx bergabung dengan Notre Dame Fighting Irish pada 1995. Pada tahun pertamanya, ia langsung mendapatkan kesempatan bermain dalam susunan utama ketika gelandang All-American Cindy Daws mengalami sejumlah masalah cedera.[7]
Kemampuannya bermain dalam beberapa posisi membantu Boxx masuk tim meskipun masih berstatus mahasiswa tahun pertama. Ia menunjukkan kesediaan ditempatkan di berbagai area lapangan agar mendapat kesempatan bermain dan membantu keseimbangan tim.[7]
Pada musim pertamanya, Boxx membantu Notre Dame memenangkan NCAA Women's Soccer Championship 1995. Gelar tersebut merupakan kejuaraan nasional pertama dalam sejarah program sepak bola wanita Notre Dame.[7][8]
Kemenangan Notre Dame pada 1995 juga menghentikan rangkaian sembilan gelar nasional berturut-turut North Carolina. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang kemudian disebut Boxx sebagai pemicu keyakinannya bahwa ia dapat mencapai tingkat olahraga yang lebih tinggi.[6]
Setelah musim juara tersebut, Boxx tetap menjadi bagian utama Notre Dame selama tiga musim berikutnya. Ia berkembang menjadi gelandang yang berpengaruh baik dalam membangun serangan maupun membantu permainan bertahan.[8]
Notre Dame memenangkan kejuaraan Big East dalam seluruh empat musim karier Boxx. Ia menjadi bagian dari angkatan pertama program yang berhasil memperoleh empat gelar konferensi secara berturut-turut.[9]
Boxx tiga kali memperoleh penghargaan All-Big East. Sebagai mahasiswa tahun pertama, ia juga mendapatkan pengakuan Soccer America Freshman All-America setelah membantu Notre Dame memenangkan gelar NCAA.[8][9]
Ia bermain dalam seluruh 101 pertandingan selama empat musimnya di Notre Dame dan menjadi starter sebanyak 96 kali. Selama Boxx berada dalam tim, Fighting Irish mencatat rekor 89 kemenangan, delapan kekalahan, dan empat hasil imbang.[8]
Secara ofensif, Boxx mencetak 39 gol dan menghasilkan 57 assist untuk total 135 poin. Jumlah 57 assist tersebut masih menempatkannya di antara pencetak assist terbanyak dalam sejarah program Notre Dame ketika NCAA memberikan Silver Anniversary Award kepadanya pada 2024.[8]
Catatan 39 gol dan 57 assist juga menempatkan Boxx dalam kelompok pemain Notre Dame yang menghasilkan sedikitnya 30 gol dan 30 assist sepanjang karier perguruan tinggi.[8]
Selain prestasi olahraga, Boxx menempuh pendidikan psikologi dan studi Afrika-Amerika di Notre Dame. Pada musim seniornya ia menerima Big East/Target Scholar-Athlete Award.[8][9]
Statistik perguruan tinggi
| Tim | Periode | Penampilan | Starter | Gol | Assist | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Notre Dame Fighting Irish | 1995–1998 | 101 | 96 | 39 | 57 | 135 |
NCAA mencatat Boxx bermain dalam seluruh 101 pertandingan sepanjang karier perguruan tingginya dan membantu Notre Dame memperoleh rekor keseluruhan 89–8–4. Ia merupakan bagian dari tim juara NCAA 1995 dan tiga kali masuk All-Big East.[8]
Karier klub
Awal karier dan Jerman
Setelah menyelesaikan masa kuliah, Boxx memulai perjalanan menuju sepak bola profesional pada periode ketika Amerika Serikat belum memiliki liga wanita profesional yang stabil. Ia sempat bermain untuk Boston Renegades sebelum melanjutkan karier ke Jerman bersama 1. FC Saarbrücken.[1]
Data resmi Federasi Sepak Bola Jerman mencatat Boxx berada dalam skuad Saarbrücken pada musim Frauen-Bundesliga 1999–2000. Ia membuat sepuluh penampilan liga dan mencetak satu gol selama periode tersebut.[10]
Pengalaman di Jerman menjadi bagian awal perjalanan profesional Boxx sebelum terbentuknya Women's United Soccer Association di Amerika Serikat. Ia kemudian kembali ke negaranya ketika liga profesional baru tersebut mulai beroperasi pada 2001.[1]
San Diego Spirit
Boxx bergabung dengan San Diego Spirit untuk musim perdana Women's United Soccer Association pada 2001. Kompetisi tersebut menjadi liga sepak bola wanita profesional tingkat teratas pertama di Amerika Serikat setelah keberhasilan Piala Dunia Wanita 1999.[1]
Pada musim 2001, Boxx tampil dalam 21 pertandingan, menjadi starter 19 kali, mencetak tiga gol, dan menghasilkan empat assist. Ia mengumpulkan 1.870 menit bermain sepanjang musim liga.[11]
Boxx kembali memperkuat San Diego pada 2002. Ia tampil dalam 20 pertandingan dan menghasilkan dua gol serta dua assist.[11]
Dengan demikian, selama dua musim bersama Spirit, Boxx membuat 41 penampilan liga, mencetak lima gol, dan menghasilkan enam assist. Pengalaman tersebut menjadi tahap penting dalam perkembangannya sebagai gelandang profesional meskipun saat itu ia belum pernah mendapat kesempatan bermain untuk tim nasional senior.[11]
New York Power
Boxx pindah ke New York Power untuk musim WUSA 2003. Musim tersebut kemudian menjadi salah satu periode yang menentukan arah karier internasionalnya.[1]
Ia bermain dalam seluruh 21 pertandingan New York dan menjadi starter setiap kali tampil. Boxx mencetak satu gol serta menghasilkan delapan assist dalam 1.868 menit permainan liga.[11]
Penampilannya membuat Boxx terpilih sebagai WUSA All-Star 2003. National Soccer Hall of Fame mencatat penghargaan tersebut sebagai salah satu pencapaian klub penting sebelum pemanggilan pertamanya ke tim nasional Amerika Serikat.[1]
WUSA berhenti beroperasi setelah musim 2003. Pada saat liga berakhir, Boxx bahkan telah mempertimbangkan jalur karier lain, termasuk melanjutkan pendidikan dan bekerja dalam kepelatihan, sebelum secara tak terduga mendapatkan kesempatan bersama tim nasional senior.[6]
Periode tanpa liga profesional nasional
Setelah runtuhnya WUSA, Amerika Serikat mengalami beberapa tahun tanpa liga profesional wanita tingkat pertama. Boxx tetap aktif di sepak bola sambil menjadikan tim nasional sebagai pusat karier kompetitifnya.[1]
Pada periode tersebut, ia sempat bermain bersama Ajax America Women pada 2005. Sebagian besar kalender sepak bolanya kemudian berasal dari kegiatan tim nasional, termasuk Olimpiade, Algarve Cup, pertandingan persahabatan, dan persiapan Piala Dunia.[1]
Los Angeles Sol
Ketika Women's Professional Soccer memulai kompetisi pada 2009, Boxx bergabung dengan Los Angeles Sol. Kembalinya liga profesional nasional memberikan kesempatan baginya untuk kembali menjalani musim klub penuh di Amerika Serikat.[1]
Pada musim 2009, Boxx tampil dalam 19 pertandingan dan menjadi starter 18 kali. Ia mencetak tiga gol dan menghasilkan tiga assist dalam 1.665 menit liga.[12]
Los Angeles menyelesaikan musim reguler di posisi pertama. Tim mencapai WPS Championship tetapi kalah dari Sky Blue FC dalam pertandingan final.[12]
Boxx dipilih sebagai WPS All-Star pada musim tersebut. National Soccer Hall of Fame mencatatnya sebagai WPS All-Star 2009, melanjutkan pengakuan yang sebelumnya diperoleh dalam WUSA.[1]
Saint Louis Athletica dan FC Gold Pride
Setelah Los Angeles Sol berhenti beroperasi, Boxx bergabung dengan Saint Louis Athletica melalui dispersal draft pada 2010. Ia tampil enam kali untuk Athletica, mencetak satu gol, dan menghasilkan tiga assist.[13]
Athletica kemudian menghentikan operasi ketika musim masih berlangsung. Boxx melanjutkan musim 2010 bersama FC Gold Pride di California.[1]
Bersama Gold Pride, Boxx tampil dalam 14 pertandingan musim reguler dan menghasilkan dua assist. Ia juga dipilih menjadi starter dalam WPS All-Star Game 2010.[13]
FC Gold Pride menjalani musim dominan dan memenangkan musim reguler WPS sebelum mencapai pertandingan Championship. Klub kemudian memenangkan final dan memberikan Boxx gelar liga profesional pertamanya.[1]
Gelar 2010 menjadi salah satu pencapaian utama dalam karier klub Boxx. National Soccer Hall of Fame secara khusus mencatat keberhasilannya memenangkan WPS Championship bersama Gold Pride.[1]
magicJack
Setelah FC Gold Pride berhenti beroperasi, Boxx bergabung dengan magicJack untuk musim WPS 2011. Klub tersebut memiliki sejumlah pemain tim nasional Amerika Serikat dalam skuadnya.[1]
Boxx memainkan sepuluh pertandingan liga dan menjadi starter dalam seluruh penampilannya. Ia mengumpulkan 833 menit sepanjang musim reguler.[13]
magicJack mencapai playoff WPS. Musim tersebut berlangsung bersamaan dengan keterlibatan Boxx dalam Piala Dunia Wanita FIFA 2011, sehingga kalender klub dan internasionalnya saling beririsan.[1]
Women's Professional Soccer kemudian menghentikan operasi sebelum musim 2012. Untuk kedua kalinya dalam karier Boxx, liga profesional kasta tertinggi Amerika Serikat berhenti beroperasi ketika ia masih menjadi pemain aktif.[1]
Chicago Red Stars
National Women's Soccer League dibentuk menjelang musim 2013. Boxx dialokasikan kepada Chicago Red Stars sebagai salah satu pemain tim nasional Amerika Serikat yang ditempatkan di klub-klub liga baru.[1]
Namun, musim pertamanya di NWSL sangat terbatas. Statistik liga mencatat Boxx hanya membuat dua penampilan untuk Chicago pada 2013 dengan total 123 menit bermain.[14]
Pada 2014, Boxx kembali setelah periode panjang di luar lapangan dan membuat lima penampilan liga, empat di antaranya sebagai starter. Ia mengumpulkan 245 menit bersama Chicago pada musim tersebut.[13]
Musim 2015 menjadi musim terakhir karier klubnya. Boxx tampil empat kali untuk Chicago dan menjadi starter dua kali, dengan total 231 menit liga.[15]
Secara keseluruhan, ia membuat sebelas penampilan musim reguler NWSL bersama Red Stars dalam tiga musim. Keterlibatannya terbatas oleh cedera, kehamilan, proses kembali ke kebugaran, dan tugas internasional bersama Amerika Serikat.[13]
Boxx mengumumkan bahwa 2015 akan menjadi akhir karier profesionalnya. U.S. Soccer mencatat Chicago Red Stars sebagai klub terakhir dalam perjalanan profesionalnya yang berlangsung sekitar 15 tahun.[16]
Statistik klub tingkat pertama
| Klub | Musim | Liga | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|---|
| San Diego Spirit | 2001 | WUSA | 21 | 3 | 4 |
| 2002 | 20 | 2 | 2 | ||
| New York Power | 2003 | 21 | 1 | 8 | |
| Los Angeles Sol | 2009 | WPS | 19 | 3 | 3 |
| Saint Louis Athletica | 2010 | 6 | 1 | 3 | |
| FC Gold Pride | 2010 | 14 | 0 | 2 | |
| magicJack | 2011 | 10 | 0 | 0 | |
| Chicago Red Stars | 2013 | NWSL | 2 | 0 | 0 |
| 2014 | 5 | 0 | 0 | ||
| 2015 | 4 | 0 | 0 | ||
| Total liga tingkat pertama Amerika Serikat | 122 | 10 | 22 | ||
National Soccer Hall of Fame mencatat Boxx memainkan 122 pertandingan musim reguler dan empat pertandingan playoff selama sembilan musim di liga profesional kasta tertinggi Amerika Serikat. Data statistik pertandingan juga mencatat sepuluh gol dan 22 assist dalam 122 pertandingan musim reguler tersebut.[1][13]
Di luar angka tersebut, Boxx memainkan sepuluh pertandingan Frauen-Bundesliga dan mencetak satu gol untuk 1. FC Saarbrücken pada 1999–2000.[10]
Karier internasional
Jalan panjang menuju tim nasional senior
Tidak seperti banyak pemain Amerika Serikat yang mencapai tim nasional senior segera setelah karier perguruan tinggi, Boxx harus menunggu beberapa tahun. Ia telah bermain di Notre Dame, Jerman, San Diego Spirit, dan New York Power sebelum memperoleh kesempatan senior pertamanya.[1][6]
Pada 2002, Boxx pernah dipanggil mengikuti kamp latihan tim nasional tetapi belum mendapatkan penampilan resmi. Karier profesionalnya kemudian berlanjut di WUSA tanpa kepastian bahwa kesempatan internasional akan datang.[17]
Situasi berubah menjelang Piala Dunia 2003 ketika pelatih April Heinrichs memasukkan Boxx ke dalam persiapan tim. Ia kemudian dipilih ke skuad Piala Dunia meskipun belum pernah tampil dalam pertandingan internasional senior.[3]
Keputusan tersebut menjadikan Boxx pemain pertama dalam sejarah tim nasional wanita Amerika Serikat yang dipilih ke skuad Piala Dunia sebelum mempunyai cap. Lebih dari dua dekade kemudian, U.S. Soccer masih menyebut pencapaiannya sebagai kasus unik dalam sejarah tim.[3]
Debut dan Piala Dunia 2003
Boxx melakukan debut internasional pada 1 September 2003 ketika Amerika Serikat menghadapi Kosta Rika. Ia langsung menjadi starter dan mencetak gol dalam kemenangan 5–0.[18]
Pada pertandingan internasional keduanya melawan Meksiko pada 7 September, Boxx kembali mencetak gol. Dengan demikian, ia mengawali karier senior dengan gol dalam dua pertandingan pertamanya.[17]
Pertandingan ketiganya berlangsung dalam laga pembuka Piala Dunia melawan Swedia pada 21 September. Boxx dipercaya menjadi starter sebagai gelandang bertahan.[17]
Amerika Serikat menang 3–1, dan Boxx mencetak gol pada menit ke-78 melalui sundulan setelah sepak pojok Mia Hamm. Gol itu menjadikannya pemain pertama dalam sejarah USWNT yang mencetak gol dalam tiga penampilan internasional pertamanya.[19]
Boxx menjadi starter dalam lima pertandingan Piala Dunia 2003 yang dimainkannya. Ia mencetak gol keduanya pada turnamen dalam pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Kanada.[1]
Amerika Serikat mengakhiri turnamen di posisi ketiga setelah kalah dari Jerman pada semifinal dan kemudian mengalahkan Kanada. Boxx bersama Mia Hamm dan Joy Fawcett dipilih ke tim All-Star turnamen.[20]
Perubahan dalam karier Boxx berlangsung sangat cepat: dari pemain profesional tanpa satu pun cap menjadi starter Piala Dunia dan anggota tim All-Star hanya dalam hitungan minggu.[3][20]
2004 dan Olimpiade Athena
Setelah penampilannya di Piala Dunia, Boxx menjadi pemain inti Amerika Serikat pada 2004. Ia menjadi starter dalam 31 dari 32 pertandingan dan mengumpulkan 2.714 menit, jumlah kedua terbanyak dalam tim pada tahun tersebut.[17]
Boxx tampil dalam Algarve Cup 2004 dan terpilih sebagai pemain terbaik turnamen. Amerika Serikat memenangkan kompetisi tersebut sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju Olimpiade Athena.[17]
Ia kemudian masuk skuad Olimpiade 2004 dan menjadi starter dalam seluruh enam pertandingan Amerika Serikat. Pada pertandingan pertama melawan Yunani, Boxx mencetak gol pembuka turnamen bagi Amerika Serikat.[17]
Amerika Serikat melaju ke final setelah mengalahkan Jerman pada semifinal. Dalam pertandingan perebutan medali emas, Amerika Serikat mengalahkan Brasil setelah perpanjangan waktu dan Boxx memperoleh medali emas Olimpiade pertamanya.[1]
Keberhasilan tersebut memperkuat posisi Boxx dalam tim hanya sekitar setahun setelah debut internasional. University of Notre Dame juga mencatatnya sebagai salah satu alumnus kampus yang memenangkan emas di Athena.[21]
Pada akhir tahun, Boxx berada di posisi ketujuh pemungutan suara FIFA Women's World Player of the Year. Ia juga dipercaya menjadi kapten FIFA Women's World All-Star Team.[17]
2005–2006
Boxx tetap menjadi bagian inti Amerika Serikat pada 2005. Ia tampil dalam Algarve Cup dan terus menempati peran gelandang bertahan yang telah dijalankannya sejak Piala Dunia 2003.[17]
Pada akhir 2005, Boxx mencapai salah satu pencapaian individual tertinggi dalam kariernya dengan finis di posisi ketiga FIFA Women's World Player of the Year. Hanya Birgit Prinz dan Marta yang memperoleh peringkat lebih tinggi dalam pemungutan suara tersebut.[4]
Pada 2006, Boxx membantu Amerika Serikat dalam Four Nations Tournament dan Algarve Cup. Ia kembali dinobatkan sebagai pemain terbaik Algarve Cup, penghargaan kedua yang diterimanya setelah 2004.[17]
Namun, bagian akhir periode tersebut juga ditandai masalah cedera lutut yang membutuhkan pemulihan panjang. Boxx akhirnya kembali ke tim pada Algarve Cup 2007.[17]
Piala Dunia Wanita FIFA 2007
Setelah kembali dari cedera, Boxx memperoleh tempat dalam skuad Piala Dunia Wanita FIFA 2007 di Tiongkok. Turnamen tersebut menjadi Piala Dunia senior keduanya.[1]
Ia tampil dalam sebagian besar pertandingan Amerika Serikat sepanjang turnamen. Boxx mencetak satu gol pada Piala Dunia 2007, yang menjadi gol Piala Dunia ketiganya dalam karier internasional.[1]
Amerika Serikat mencapai semifinal tetapi kalah 0–4 dari Brasil. Tim kemudian mengalahkan Norwegia dalam pertandingan perebutan tempat ketiga dan membawa pulang medali perunggu.[1]
Secara keseluruhan pada 2007, Boxx menjadi starter dalam 14 dari 18 pertandingan yang dimainkannya dan mencetak empat gol serta tiga assist.[17]
Olimpiade Beijing 2008
Pada 2008, Boxx tetap menjadi salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam tim. Ia menjadi starter dalam 33 pertandingan sepanjang tahun dan kembali masuk daftar pendek FIFA Women's World Player of the Year.[17]
Boxx dipilih ke skuad Olimpiade Beijing dan tampil dalam seluruh enam pertandingan Amerika Serikat. Turnamen tersebut menjadi Olimpiade keduanya secara berturut-turut.[1]
Amerika Serikat mencapai final dan kembali berhadapan dengan Brasil. Gol Carli Lloyd pada perpanjangan waktu menghasilkan kemenangan 1–0 dan memberi Boxx medali emas Olimpiade kedua.[1]
Dengan dua gelar Olimpiade dalam dua edisi berturut-turut, Boxx telah menjadi salah satu pemain paling berpengalaman dalam generasi Amerika Serikat yang memasuki siklus menuju Piala Dunia 2011.[1]
2009–2010
Pada 2009, Boxx membagi kalendernya antara Los Angeles Sol dan tim nasional. Ia menjadi starter dalam tujuh dari delapan pertandingan Amerika Serikat dan mencetak dua gol.[17]
Pada 2010, ia menjadi salah satu dari hanya dua pemain yang menjadi starter dalam seluruh 18 pertandingan tim nasional sepanjang tahun. Konsistensi tersebut berlangsung ketika karier klubnya mengalami perpindahan dari Saint Louis Athletica ke FC Gold Pride.[17]
Tahun yang sama berakhir dengan gelar WPS bersama Gold Pride dan persiapan internasional menuju Piala Dunia berikutnya. Boxx tetap berperan sebagai gelandang bertahan utama tim Amerika Serikat.[1]
Piala Dunia Wanita FIFA 2011
Boxx masuk skuad Piala Dunia Wanita FIFA 2011 di Jerman dan menjadi starter dalam lima pertandingan. Ia memainkan seluruh menit dalam lima pertandingan tersebut.[17]
Pada perempat final melawan Brasil, Amerika Serikat harus bermain hingga perpanjangan waktu dan adu penalti. Setelah Abby Wambach menyamakan kedudukan pada saat tambahan waktu perpanjangan, Boxx menjadi penendang pertama Amerika Serikat dalam adu penalti.[22]
Tendangan pertamanya sempat dihentikan, tetapi wasit memerintahkan pengulangan karena penjaga gawang bergerak sebelum waktunya. Boxx kemudian menyelesaikan tendangan ulang, dan Amerika Serikat akhirnya memenangkan adu penalti 5–3.[22]
Amerika Serikat melanjutkan perjalanan hingga pertandingan final melawan Jepang. Laga berakhir 2–2 setelah perpanjangan waktu dan Jepang memenangkan adu penalti, sehingga Boxx mendapatkan medali perak Piala Dunia.[1]
Meskipun gagal menjadi juara, penampilan Boxx menghasilkan tempat dalam FIFA Women's World Cup All-Star Team 2011. Itu merupakan pemilihan All-Star Piala Dunia keduanya setelah 2003.[1]
Sepanjang 2011, Boxx menjadi starter dalam seluruh 17 pertandingan internasional yang dimainkannya serta mencatat satu gol dan dua assist. Pada periode tersebut ia juga melewati angka 150 penampilan internasional.[17]
Olimpiade London 2012
Boxx bermain dalam 27 pertandingan internasional pada 2012 dan menjadi starter sebanyak 22 kali. Ia mencetak tiga gol dan menghasilkan tiga assist sepanjang tahun tersebut.[17]
Ia dipilih ke dalam skuad Olimpiade London, yang menjadi Olimpiade ketiganya secara berturut-turut. Namun, cedera membatasi jumlah pertandingan yang dapat dimainkannya sepanjang turnamen.[1]
Boxx tampil dalam dua pertandingan Olimpiade, termasuk pertandingan final melawan Jepang. Amerika Serikat memenangkan final 2–1 di Wembley melalui dua gol Carli Lloyd.[1]
Kemenangan tersebut memberikan Boxx medali emas Olimpiade ketiga secara berturut-turut setelah Athena 2004 dan Beijing 2008.[1]
Dengan keberhasilan London, Boxx menjadi bagian dari generasi Amerika Serikat yang memenangkan tiga turnamen Olimpiade wanita secara beruntun.[1]
Jeda karier dan menjadi ibu
Setelah Olimpiade 2012, Boxx mengalami sejumlah masalah fisik dan kehilangan banyak waktu bermain. Kariernya juga memasuki tahap baru ketika ia dan suaminya memulai keluarga.[23]
Boxx melahirkan putrinya, Zoe, pada 2014. Ia kemudian menjalani proses kembali ke sepak bola internasional setelah masa kehamilan dan kelahiran anaknya.[24]
U.S. Soccer menggambarkan perjalanan Boxx menuju Piala Dunia 2015 sebagai proses yang melibatkan pemulihan dari tantangan kesehatan sekaligus kembali bermain setelah menjadi ibu. Ia memperoleh cap pertamanya dalam hampir dua tahun pada awal 2014 dan perlahan kembali masuk rotasi tim nasional.[23][17]
Kembalinya tersebut pada akhirnya menghasilkan pemanggilan ke Piala Dunia keempatnya pada usia 38 tahun.[23]
Piala Dunia Wanita FIFA 2015
Boxx dipilih ke dalam skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2015 di Kanada. Ia merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam daftar tersebut dan mengikuti Piala Dunia untuk keempat sekaligus terakhir kalinya.[23]
Penampilan pertama Boxx pada turnamen terjadi dalam pertandingan fase grup melawan Nigeria pada 16 Juni. U.S. Soccer mencatat pertandingan tersebut sebagai penampilan Piala Dunia pertamanya pada edisi 2015.[25]
Peran Boxx pada turnamen berbeda dibanding tiga Piala Dunia sebelumnya. Ia tidak lagi menjadi gelandang utama tetapi memberikan pengalaman kepada skuad yang menggabungkan pemain veteran dan generasi baru.[23]
Amerika Serikat melewati fase grup sebelum mengalahkan Kolombia, Tiongkok, dan Jerman pada fase gugur. Boxx berada dalam skuad ketika tim mencapai final untuk kedua kalinya secara berturut-turut.[25]
Pada final di Vancouver, Amerika Serikat mengalahkan Jepang 5–2. Kemenangan tersebut memberikan Boxx gelar Piala Dunia senior pertamanya setelah sebelumnya memperoleh perunggu 2003 dan perak 2011.[1]
Piala Dunia 2015 sekaligus melengkapi koleksi gelar internasional Boxx yang telah mencakup tiga emas Olimpiade. National Soccer Hall of Fame kemudian menjadikan gelar dunia tersebut sebagai salah satu pencapaian utama dalam ringkasan kariernya.[1]
Boxx mengakhiri karier Piala Dunia dengan 16 penampilan dalam empat edisi dan tiga gol. Ia mencetak dua gol pada 2003 dan satu gol pada 2007.[1]
Pertandingan internasional terakhir
Setelah Piala Dunia, Boxx mengumumkan bahwa ia akan mengakhiri karier internasional pada 2015. Keputusan tersebut diumumkan bersamaan dengan rencana pensiun Lauren Holiday.[16]
Pertandingan terakhir Boxx berlangsung pada 21 Oktober 2015 ketika Amerika Serikat menghadapi Brasil di Seattle. Ia dipercaya mengenakan ban kapten sejak awal pertandingan sebagai bagian dari penghormatan terhadap kariernya.[26]
Boxx bermain selama 40 menit sebelum meninggalkan lapangan dan mendapat penghormatan dari penonton. Pertandingan berakhir imbang 1–1.[26]
Laga tersebut merupakan penampilan internasional ke-195 dan terakhir Boxx. Ia menyelesaikan karier dengan 27 gol dari lini tengah dan 177 penampilan sebagai starter.[3][2]
Dengan rentang karier dari 2003 sampai 2015, Boxx menjalani perjalanan internasional yang berbeda dari kebanyakan pemain elite Amerika Serikat: ia baru debut pada usia 26 tahun tetapi akhirnya mendekati 200 penampilan senior.[8][3]
Statistik tim nasional
| Tim | Periode | Penampilan | Starter | Gol |
|---|---|---|---|---|
| Amerika Serikat | 2003–2015 | 195 | 177 | 27 |
U.S. Soccer mencatat Boxx mengakhiri karier internasional dengan 195 caps dan 27 gol. Dari jumlah tersebut, 177 merupakan penampilan sebagai starter.[3][2]
Piala Dunia
| Tahun | Turnamen | Hasil | Catatan |
|---|---|---|---|
| 2003 | Piala Dunia Wanita FIFA 2003 | Dua gol; FIFA All-Star Team | |
| 2007 | Piala Dunia Wanita FIFA 2007 | Satu gol | |
| 2011 | Piala Dunia Wanita FIFA 2011 | FIFA All-Star Team | |
| 2015 | Piala Dunia Wanita FIFA 2015 | Piala Dunia terakhir |
National Soccer Hall of Fame mencatat Boxx memainkan 16 pertandingan dalam empat Piala Dunia. Ia mencetak tiga gol, dua pada 2003 dan satu pada 2007, serta dua kali masuk tim All-Star turnamen.[1]
Olimpiade
| Tahun | Turnamen | Penampilan | Hasil |
|---|---|---|---|
| 2004 | Athena 2004 | 6 | |
| 2008 | Beijing 2008 | 6 | |
| 2012 | London 2012 | 2 |
Boxx bermain dalam seluruh enam pertandingan Amerika Serikat pada Olimpiade 2004 dan 2008. Pada 2012 ia tampil dua kali, termasuk pertandingan final melawan Jepang, dan memperoleh emas ketiganya secara berturut-turut.[1]
Gaya bermain
Boxx bermain terutama sebagai gelandang tengah dengan tanggung jawab besar dalam aspek bertahan. University of Notre Dame menggambarkannya sebagai pemain yang kuat dalam duel, agresif ketika merebut bola, dan mampu melakukan pekerjaan yang menghubungkan berbagai fase permainan.[7]
Kemampuan bertahannya menjadi salah satu elemen utama tim Amerika Serikat selama lebih dari satu dekade. Sebagai gelandang di depan lini belakang, Boxx berperan menghentikan serangan lawan sebelum mencapai area pertahanan dan kemudian membantu memulai serangan melalui distribusi bola.[7]
Meski dikenal terutama melalui kontribusi defensif, Boxx tetap menghasilkan 27 gol internasional. Pada tahap awal kariernya, kemampuan masuk ke kotak penalti dan duel udara bahkan membantunya mencetak gol dalam tiga pertandingan internasional pertamanya.[3][19]
Fleksibilitas telah menjadi karakter permainannya sejak masa Notre Dame. Pada musim perguruan tinggi pertamanya ia ditempatkan di beberapa posisi agar dapat membantu tim, sebuah pengalaman yang kemudian membentuk kesediaannya menjalankan berbagai tugas dalam struktur permainan.[7]
Boxx juga dikenal karena konsistensi fisik dan mentalnya dalam pertandingan. Ia menjadi starter dalam 177 dari 195 penampilan Amerika Serikat dan tetap berada di tingkat internasional sampai usia 38 tahun.[3]
Kondisi kesehatan dan advokasi lupus
Boxx didiagnosis dengan lupus pada 2007. Lupus Foundation of America menggambarkan lupus sebagai penyakit autoimun dan mencatat Boxx tetap menjalani karier sepak bola tingkat internasional setelah diagnosis tersebut.[27]
Notre Dame juga mencatat Boxx hidup dengan dua penyakit autoimun, lupus dan sindrom Sjögren. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti kelelahan dan nyeri, tetapi Boxx tetap bermain di tingkat elite selama bertahun-tahun setelah diagnosis.[6]
Pada awalnya Boxx tidak banyak membicarakan kondisinya di ruang publik. Ia kemudian memilih terbuka mengenai lupus karena ingin meningkatkan pemahaman masyarakat dan menunjukkan bahwa orang dengan penyakit tersebut tetap dapat menjalani kehidupan aktif dengan pengelolaan yang sesuai.[27]
Lupus Foundation of America mencatat Boxx mengatakan dirinya tidak pernah melewatkan latihan atau pertandingan tim nasional secara khusus akibat lupus pada periode ketika ia mulai berbicara terbuka mengenai diagnosis tersebut. Ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi tubuh dan bekerja bersama tenaga medis.[27]
Setelah menjadi ibu, Boxx juga berbicara mengenai pengalaman menjalani kehamilan dengan lupus. Dalam tulisan untuk Lupus Foundation of America, ia mengatakan dirinya dan tim medis telah berdiskusi sebelum ia dan suaminya memulai keluarga.[24]
Boxx kemudian menjadi pendukung aktif Lupus Foundation of America. Ia terlibat dalam kegiatan edukasi dan penggalangan dana serta menggunakan pengalaman pribadinya untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit autoimun tersebut.[27]
Keterlibatan tersebut berlanjut bertahun-tahun setelah pensiun. Laporan kegiatan Lupus Foundation of America masih mencantumkan Boxx sebagai anggota kepemimpinan wilayah dan penyelenggara kegiatan penggalangan dana untuk organisasi.[28]
Kehidupan setelah sepak bola
Setelah pensiun, Boxx mulai menggunakan pengalaman sebagai atlet elite dalam kegiatan yang berkaitan dengan kepemimpinan, pengembangan atlet, dan pemberdayaan perempuan. U.S. Soccer mencatat ia bekerja sebagai executive mentor untuk Wolfpack Endeavor dari 2019 sampai 2021.[3]
Ia juga menjadi salah satu pendiri Ethos Mentality, sebuah inisiatif yang membantu atlet memahami identitas mereka di luar olahraga kompetitif. Kegiatan tersebut berhubungan dengan pengalaman transisi yang dialami atlet ketika karier profesional berakhir.[3]
Selain itu, Boxx menjadi salah satu pendiri dan pemimpin bidang dampak komunitas pada sebuah akademi sepak bola pemuda yang berfokus pada pengembangan pemain perempuan.[3]
Boxx juga merupakan salah satu investor pendiri Angel City FC. Keterlibatannya membuat ia tetap memiliki hubungan dengan perkembangan sepak bola wanita profesional Amerika Serikat setelah meninggalkan lapangan.[3]
Pada 2023, U.S. Soccer mengundang Boxx sebagai salah satu pembicara utama SheBelieves Summit bersama Carli Lloyd. Federasi menyoroti pengalaman Boxx sebagai juara Olimpiade, juara dunia, advokat kesehatan, mentor, dan pengusaha dalam memperkenalkannya kepada peserta acara.[3]
Hubungannya dengan Notre Dame juga tetap berlanjut. Pada 2025, Boxx kembali tampil dalam kegiatan Notre Dame Sports Summit di National Soccer Hall of Fame untuk membahas evolusi sepak bola wanita.[29]
National Soccer Hall of Fame
Boxx terpilih menjadi anggota National Soccer Hall of Fame kelas 2022. Ia dilantik dalam upacara pada 21 Mei 2022 bersama sejumlah tokoh sepak bola Amerika Serikat lainnya, termasuk Clint Dempsey dan Hope Solo.[5]
Hall of Fame menyoroti karier internasionalnya yang mencapai 195 pertandingan, tiga emas Olimpiade, satu gelar Piala Dunia, dan empat partisipasi Piala Dunia sebagai dasar utama pencapaiannya.[5]
Karier klub Boxx juga menjadi bagian penting dalam penilaiannya. Ia menjalani sembilan musim di tiga generasi liga profesional tingkat teratas Amerika Serikat dan memainkan 122 pertandingan musim reguler serta empat pertandingan playoff.[1]
Penghargaan Hall of Fame datang hampir dua dekade setelah awal karier internasional yang tidak biasa pada 2003. Ketika itu Boxx bahkan belum memiliki satu cap sebelum dipilih ke Piala Dunia; ketika pensiun, ia sudah mendekati 200 penampilan untuk negaranya.[3][5]
NCAA Silver Anniversary Award
Pada 2024, NCAA memilih Boxx sebagai salah satu penerima Silver Anniversary Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada mantan atlet perguruan tinggi 25 tahun setelah menyelesaikan karier akademik mereka dan mempertimbangkan pencapaian profesional serta kontribusi setelah masa kuliah.[8]
Dalam pengumumannya, NCAA menyoroti karier Boxx di Notre Dame, termasuk 101 pertandingan, 39 gol, 57 assist, gelar NCAA 1995, dan tiga penghargaan All-Big East.[8]
NCAA juga menyoroti perjalanan profesionalnya setelah lulus, terutama fakta bahwa ia baru memperoleh cap senior pertama pada usia 26 tahun tetapi kemudian mencapai 195 penampilan internasional serta tiga medali emas Olimpiade.[8]
Penghargaan tersebut mempertemukan dua bagian penting dari perjalanan Boxx: keberhasilan akademik dan olahraga di Notre Dame serta karier internasional panjang yang baru benar-benar dimulai beberapa tahun setelah masa perguruan tingginya berakhir.[8]
Prestasi
Notre Dame Fighting Irish
FC Gold Pride
- Women's Professional Soccer Championship: 2010[1]
- Juara musim reguler Women's Professional Soccer: 2010[1]
Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA: 2015[1]
- Runner-up Piala Dunia Wanita FIFA: 2011[1]
- Peringkat ketiga Piala Dunia Wanita FIFA: 2003, 2007[1]
- Medali emas Olimpiade Musim Panas: 2004, 2008, 2012[1]
Individu
- Soccer America Freshman All-America: 1995[8]
- All-Big East: tiga kali[8]
- Big East/Target Scholar-Athlete Award: 1999[9]
- WUSA All-Star: 2003[1]
- FIFA Women's World Cup All-Star Team: 2003, 2011[1]
- Algarve Cup Most Valuable Player: 2004, 2006[17]
- Peringkat ketiga FIFA Women's World Player of the Year: 2005[4]
- WPS All-Star: 2009, 2010[1][13]
- National Soccer Hall of Fame: 2022[5]
- NCAA Silver Anniversary Award: 2024[8]
Catatan dan pencapaian
Boxx merupakan satu-satunya pemain dalam sejarah tim nasional wanita Amerika Serikat yang pernah dipilih ke skuad Piala Dunia sebelum memperoleh cap senior pertamanya. Ia dipilih ke skuad 2003 sebelum melakukan debut melawan Kosta Rika pada 1 September tahun tersebut.[3][18]
Dalam tiga pertandingan internasional pertamanya, Boxx selalu mencetak gol. Gol ketiganya tercipta melawan Swedia pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2003 dan membuatnya menjadi pemain USWNT pertama yang mencetak gol dalam tiga pertandingan internasional pertama.[19]
Boxx melakukan debut senior pada usia 26 tahun. NCAA mencatatnya sebagai pemain wanita Amerika Serikat tertua yang melakukan debut internasional pada saat pencapaiannya.[8]
Meskipun memulai karier internasional lebih lambat daripada kebanyakan pemain elite Amerika Serikat, Boxx pada akhirnya mencapai 195 penampilan dan menjadi starter dalam 177 pertandingan.[3]
Ia mengikuti empat Piala Dunia dan tiga Olimpiade. Dari tujuh turnamen besar tersebut, Boxx memperoleh enam medali: satu emas Piala Dunia, satu perak Piala Dunia, dua perunggu Piala Dunia, serta tiga emas Olimpiade.[1]
Boxx merupakan salah satu pemain Amerika Serikat yang memenangkan tiga medali emas Olimpiade secara berturut-turut. Gelar tersebut diperoleh di Athena 2004, Beijing 2008, dan London 2012.[1]
Pada Piala Dunia, Boxx mencetak tiga gol dari 16 penampilan. Ia juga dipilih ke All-Star Team pada dua edisi yang terpisah delapan tahun, yakni 2003 dan 2011.[1]
Karier klubnya juga berlangsung dalam tiga generasi berbeda sepak bola profesional wanita Amerika Serikat: WUSA, WPS, dan NWSL. Hall of Fame mencatat hanya tiga perempuan yang bermain dalam seluruh tiga musim WUSA, seluruh tiga musim WPS, dan tiga musim pertama NWSL; Boxx merupakan salah satunya.[1]
Warisan
Perjalanan Boxx sering dianggap tidak lazim karena masa puncak internasionalnya baru dimulai beberapa tahun setelah ia menyelesaikan sepak bola perguruan tinggi. Sebelum mendapat kesempatan bersama Amerika Serikat, ia sudah menjalani karier di beberapa klub dan bahkan mempertimbangkan meninggalkan jalur bermain profesional untuk memasuki bidang kepelatihan dan pendidikan.[6]
Pemanggilan menjelang Piala Dunia 2003 mengubah perjalanan tersebut. Dalam waktu kurang dari satu bulan, Boxx berubah dari pemain tanpa cap menjadi starter tim nasional, mencetak gol dalam tiga pertandingan pertamanya, dan kemudian masuk tim All-Star Piala Dunia.[3][20]
Dalam dua belas tahun berikutnya, Boxx menjadi salah satu pemain dengan masa pelayanan terpanjang di tim nasional Amerika Serikat. Ia memainkan 195 pertandingan, menjadi starter 177 kali, dan bertahan melalui beberapa generasi pemain serta pergantian pelatih.[3]
Perannya sebagai gelandang bertahan membuat kontribusinya tidak selalu diukur melalui jumlah gol. Namun, keberadaannya memberi Amerika Serikat keseimbangan antara pertahanan dan serangan selama periode yang menghasilkan tiga emas Olimpiade dan gelar Piala Dunia.[1][7]
Perjalanan Boxx juga berhubungan erat dengan evolusi sepak bola wanita profesional di Amerika Serikat. Ia mengalami lahir dan runtuhnya WUSA, bermain ketika WPS dibentuk dan kemudian dihentikan, dan tetap berada dalam permainan ketika NWSL dimulai pada 2013.[1]
Keberhasilannya mempertahankan karier sambil hidup dengan penyakit autoimun kemudian memberi dimensi lain terhadap pengaruhnya di luar lapangan. Setelah berbicara terbuka mengenai lupus, Boxx aktif dalam advokasi, edukasi, dan penggalangan dana melalui Lupus Foundation of America.[27]
Setelah pensiun, perannya berkembang menjadi mentor, pengusaha, investor sepak bola wanita, dan pendukung kesehatan. Kegiatan tersebut membuat hubungannya dengan olahraga tetap berlanjut meskipun tidak lagi bermain secara profesional.[3]
Pelantikannya ke National Soccer Hall of Fame pada 2022 dan NCAA Silver Anniversary Award pada 2024 menjadi dua bentuk pengakuan terhadap perjalanan tersebut. Keduanya menghubungkan keberhasilannya di Notre Dame, sepak bola profesional, tim nasional, dan kegiatan setelah karier bermain.[5][8]
Lihat pula
- Tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat
- Piala Dunia Wanita FIFA 2003
- Piala Dunia Wanita FIFA 2007
- Piala Dunia Wanita FIFA 2011
- Piala Dunia Wanita FIFA 2015
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2004 – Turnamen putri
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2008 – Turnamen putri
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2012 – Turnamen putri
- National Women's Soccer League
- Chicago Stars FC
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 "Shannon Boxx". National Soccer Hall of Fame (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 "2015 USWNT Statistics". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 "U.S. Soccer Legends Carli Lloyd And Shannon Boxx Will Be Featured Speakers At 2023 SheBelieves Summit". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). Maret 2023.
- 1 2 3 "The Best FIFA Football Awards - all the winners". FIFA (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 "Clint Dempsey, Hope Solo, Shannon Boxx Headline the National Soccer Hall of Fame's 2022 Class". National Soccer Hall of Fame (dalam bahasa Inggris). 21 Mei 2022.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 "She's Got Game". Notre Dame Magazine (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 Rodio, Michael (2012). "Shannon Boxx". University of Notre Dame (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 "Meet the 2024 Silver Anniversary Award recipients". NCAA (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 "Boxx and Brown named Scholar-Athletes" (PDF). The Observer, University of Notre Dame (dalam bahasa Inggris). 15 Februari 1999.
- 1 2 "Shannon Boxx - Player profile". German Football Association (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 "2003 New York Power Roster Details". FBref (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "2009 Los Angeles Sol Stats". FBref (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 4 5 6 7 "Shannon Boxx Stats, Goals, Records, Assists, Cups and more". FBref (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "2013 Chicago Red Stars Roster Details". FBref (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "2015 Chicago Red Stars Stats". FBref (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Shannon Boxx and Lauren Holiday to Finish International Careers at End of 2015". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 27 Juli 2015.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 "Chicago Red Stars 2015 Media Guide" (PDF). Chicago Red Stars (dalam bahasa Inggris). 2015.
- 1 2 "2022 USWNT Media Guide" (PDF). U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 3 Goff, Steven (22 September 2003). "U.S. Shakes Off Rust, Sweden". The Washington Post (dalam bahasa Inggris).
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "U.S. Soccer Timeline". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Irish win four golds in Greece". Notre Dame Magazine (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Women's World Cup Memories: 10 Most Memorable USWNT World Cup Matches". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2023.
- 1 2 3 4 5 "One Nation. One Team. 23 Stories". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2015.
- 1 2 "Shannon Boxx: I want a cure". Lupus Foundation of America (dalam bahasa Inggris).
- 1 2 "Game Notes: WNT Continues Victory Tour in San Antonio". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 2015.
- 1 2 "WNT Battles Back to Draw in First of Two Victory Tour Show Downs vs. Brazil". U.S. Soccer (dalam bahasa Inggris). 22 Oktober 2015.
- 1 2 3 4 5 "Professional Soccer Player and Olympic Gold Medalist Shannon Boxx Scores New Goal As Lupus Awareness Advocate". Lupus Foundation of America (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "2025 Impact Report" (PDF). Lupus Foundation of America (dalam bahasa Inggris).
- ↑ "Sports Summit 2025: Rockne members gather with Irish legends in Texas". University of Notre Dame (dalam bahasa Inggris). 27 Agustus 2025.
Bacaan lebih lanjut
- Rodio, Michael (2012). "Shannon Boxx". University of Notre Dame (dalam bahasa Inggris).
- "Shannon Boxx". National Soccer Hall of Fame (dalam bahasa Inggris).
- "Meet the 2024 Silver Anniversary Award recipients". NCAA (dalam bahasa Inggris).
Pranala luar
- Shannon Boxx di National Soccer Hall of Fame
- Shannon Boxx di Lupus Foundation of America
Media terkait Shannon Boxx di Wikimedia Commons