Senin, 12 Oktober 2026
21:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Shan Hai Jing

Shan Hai Jing

Bagikan:
250px-Shanhaijing_illustration_of_N%C3%BCwa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Nuwa dalam buku Shan Hai Jing

Shan Hai Jing atau Klasik Pegunungan dan Samudra (山海经) adalah catatan mengenai kekayaan alam, geografi, fiksi, mitologi, ritual dan pengobatan Tiongkok kuno sebelum Dinasti Qin (3 - 2 SM).[1][2] Diperkirakan bagian geografi buku ini diselesaikan di awal atau akhir Zaman Negara-negara Berperang (475-221 SM).[2] Sedangkan bagian mitologi dan legenda diselesaikan pada Dinasti Qin (221-206 SM).[2]

Terdiri dari 18 bab.[1][2] Bab satu sampai lima berisi tentang daerah pegunungan, Shan Jing(山经).[1][2] Bab enam sampai sembilan membahas tentang kelautan di luar teritori Cina dinamai Haiwai Jing(海外经), sedangkan bab sepuluh sampai tiga belas memuat tentang kelautan teritori Cina bernama Hainei Jing (海內经) dan yang terakhir mulai bab empat belas sampai delapan belas memuat tentang daratan Dahuang Jing (大荒经).[1][2]


Rujukan

  1. 1 2 3 4 (Inggris) Shan Hai Jing, Chinese Literature. Diakses pada 17 Mei 2010.
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Classic of Mountains and Seas Diarsipkan 2011-05-27 di Wayback Machine, China Culture. Diakses pada 25 Mei 2010.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Shan Hai Jing.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan