Rabu, 28 Oktober 2026
21:19 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Shamsa Araweelo

Bagikan:
Shamsa Arraweelo
Lahir1993 (umur 32–33) [1]
Dikenal karenaAktivis penentang pemotongan kelamin perempuan
Anak1

Shamsa Arraweelo adalah aktivis Somalia–Britania yang bertujuan mengakhiri praktik pemotongan kelamin perempuan dan memberikan bantuan kepada para penyintas praktik ini. Ia terpilih sebagai salah satu dari 100 wanita berpengaruh versi BBC pada tahun 2023.[2][3]

Aktivisme

Araweelo menyerukan pentingnya pendidikan dan pelatihan yang lebih baik bagi para tenaga kesehatan profesional di Inggris tentang pemotongan kelamin perempuan berdasarkan pengalaman pribadinya dalam mencari layanan kesehatan. Ia juga bekerja sama dengan para rekrutan Kepolisian Metropolitan tentang "cara menangani kasus dengan kepekaan".[2][4][5]

Araweelo mendirikan organisasi bernama Charity of Peace untuk membantu para penyintas pemotongan kelamin perempuan. Ia juga berupaya membantu warga negara Inggris yang menjadi korban "kekerasan berbasis kehormatan" di luar negeri.[6] Araweelo mendukung upaya untuk mengganti nama mutilasi kelamin perempuan (FGM) menjadi pemotongan kelamin perempuan (FGC) karena ia merasa istilah "mutilasi" dapat berdampak buruk pada para penyintas praktik tersebut dan membuat mereka enggan mencari bantuan.[4]

Pada bulan Februari 2023, Araweelo bergabung dengan kampanye akar rumput pendidikan dan pencegahan FGM yang diprakarsai oleh wali kota London Sadiq Khan.[7] Pada bulan April 2023, Araweelo mengunggah video daring yang membahas pengalamannya dengan FGM yang menjadi viral.[8] Pada bulan November 2023, Araweelo masuk dalam daftar 100 Wanita BBC. Saat itu, ia memiliki lebih dari 70 juta pengikut di TikTok, tempat ia mengunggah konten edukasi tentang FGM.[2]

Referensi

  1. ↑ Dahir, Ikran (Januari 24, 2024). "I went abroad for surgery to reverse damage from FGM because the NHS couldn't do it". Yahoo! News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal Mei 17, 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "BBC 100 Perempuan 2023: Siapa saja yang ada dalam daftar tahun ini?". BBC News Indonesia. 21 November 2023. Diakses tanggal 6 Oktober 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "FGM survivors fight back: 'I wanted my clitoris back'". www.bbc.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2024-10-06.
  4. 1 2 Folarin, Ayo (2023-02-06). "An Interview with Shamsa Araweelo". Savera UK Youth (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-11-25.
  5. ↑ Curry, Alicia (2023-02-06). "'I was pinned down and cut when I was 6, since then I've had a lifetime of pain'". My London (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-26.
  6. ↑ "Meet Shamsa Sharawe, our new Community Ambassador and emerging GBV activist". The Vavengers (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-11-25.
  7. ↑ "Mayor joins forces with survivors and campaigners in community-led action to end FGM". London City Hall (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-26.
  8. ↑ Shiundu, Linda (2023-04-08). "Brave Somali woman goes viral with heartbreaking tale of FGM pain and trauma". Tuko.co.ke - Kenya news. (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-25.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan