Rabu, 07 Oktober 2026
11:31 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Sfingosina

senyawa kimia

Bagikan:

Sfingosina (2-amino-4-trans-octadecene-1,3-diol) adalah senyawa yang terdiri dari gugus kepala alkanolamina dengan dua hidroksil yang menempel pada 18 rantai hidrokarbon tak jenuh.[1] Spingosina, keramida dan spingosina-1-fosfat yang merupakan komponen penyusun dari sfingolipid yang memiliki fungsi dalam mengontrol proliferasi sel dan apoptosis.[2] Senyawa ini akan mengalami dua tipe reaksi dalam membentuk spingosina-1-fosfat, yaitu melalui dua enzim sfingosina kinase (SphK) yang memiliki dua bentuk isoform , yaitu SphK1 dan SphK12.[3]

Daftar pustaka

  1. ↑ Alonso, Elena R.; León, Iker; Alonso, José L. (2021). Bernstein, Elliot R. (ed.). 4 - The role of the intramolecular interactions in the structural behavior of biomolecules: Insights from rotational spectroscopy. Developments in Physical & Theoretical Chemistry. Elsevier. hlm. 93–141. doi:10.1016/b978-0-12-817586-6.00004-9. ISBN 978-0-12-817586-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Cuvillier, Olivier (2002). "Sphingosine in apoptosis signaling". Biochimica et Biophysica Acta (BBA) - Molecular and Cell Biology of Lipids. Lipids in apoptosis. 1585 (2): 153–162. doi:10.1016/S1388-1981(02)00336-0. ISSN 1388-1981.
  3. ↑ Cannavo, Alessandro; Liccardo, Daniela; Komici, Klara; Corbi, Graziamaria; de Lucia, Claudio; Femminella, Grazia D.; Elia, Andrea; Bencivenga, Leonardo; Ferrara, Nicola (2017). "Sphingosine Kinases and Sphingosine 1-Phosphate Receptors: Signaling and Actions in the Cardiovascular System". Frontiers in Pharmacology. 8. doi:10.3389/fphar.2017.00556. ISSN 1663-9812. PMC 5572949. PMID 28878674.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan