Senin, 19 Oktober 2026
00:33 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Sepah gunung

Sepah gunung

spesies burung

Bagikan:
Sepah gunung
250px-Sunda_Minivet_-_Gunung_Gede_-_West_Java%2C_Indonesia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. miniatus
Nama binomial
Pericrocotus miniatus
(Temminck, 1822)
Artikel takson sembarang

Sepah gunung (bahasa Latin:Pericrocotus miniatus) adalah spesies burung dari famili Campephagidae, dari genus Pericrocotus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan kumbang, ulat, tempayak, telur serangga dan memiliki habitat di hutan primer, sekunder, pinus serta lahan pertanian.

Ciri-ciri

Sepah gunung memiliki tubuh berukuran besar (19 cm). Berwarna merah dan hitam dengan ekor sangat panjang. Tubuh bagian bawah merah.

Burung jantan: Kepala, tenggorokan, dan dahi berwarna hitam. Warna merah pada bulu sekunder.

Burung betina: Kepala berwarna hitam. Tenggorokan, dagu, dahi, dan mantel berwarna kemerahan. Tidak ada warna merah pada bulu sekunder. Iris coklat, paruh hitam, kaki hitam.

Burung ini hidup dalam kelompok besar sampai 30 ekor. Mengunjungi puncak pohon besar. Sarang berbentuk cawan rapi tersembunyi pada tajuk tinggi pada hutan primer. Telur berwarna putih, berbintik abu-abu dan ungu, jumlah telur sekitar 2 butir. Berkembang biak pada bulan April dan Mei.

Galeri

  • Laki-laki Pericrocotus miniatus (Temminck, 1822), Naturalis
    Laki-laki Pericrocotus miniatus (Temminck, 1822), Naturalis
  • Pericrocotus miniatus (Temminck, 1822), laki-laki yang sama, pandangan lain
    Pericrocotus miniatus (Temminck, 1822), laki-laki yang sama, pandangan lain

Penyebaran

Sepah gunung dapat ditemukan di kaki bukit dan pegunungan di Pulau Jawa dan Sumatera pada ketinggian 1.200–2.700 meter.[2]

Referensi

  1. ↑ "Pericrocotus miniatus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 Juli 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Sepah gunung". ebird.org. Diakses tanggal 28 Januari 2025.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pericrocotus miniatus.


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan