Rabu, 21 Oktober 2026
11:22 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Sepah kecil

Sepah kecil

spesies burung

Bagikan:
Sepah kecil
250px-Small_Minivet_%28Male%29_I_IMG_8064.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. cinnamomeus
Nama binomial
Pericrocotus cinnamomeus
Linnaeus, 1766
Artikel takson sembarang

Sepah kecil (bahasa Latin:Pericrocotus cinnamomeus) adalah spesies burung dari famili Campephagidae, dari genus Pericrocotus. Burung ini merupakan jenis burung pemakan ulat kupu, laba-laba, tempayak, serangga lai yang memiliki habitat di dataran rendah, hutan sekunder, hutan mangrove, perkebunan, tegalan.

Ciri-ciri

Sepah kecil memiliki tubuh berukuran kecil (15 cm). Berwarna abu-abu, merah, dan hitam.[2] Perbedaan dengan Sepah lain: kepala dan mantel abu-abu. Betina: Tubuh bagian bawah keputih-putihan, lebih buram, Tubuh bagian atas abu-abu kecoklatan. Iris coklat, paruh hitam, kaki hitam. Terbang dalam kelompok kecil yang aktif dan ribut. Mencari makan di puncak pohon tinggi. Sarang berbentuk cawan rapi tersembunyi pada tajuk tinggi. Telur berbintik coklat keunguan, jumlah 2 butir. Berbiak bulan Maret-Agustus.

Penyebaran

  • India, Asia tenggara (tak ada di Semenanjung Malaysia).
  • Kalimantan, Jawa, Bali.

Galeri

  • 120px-Small_Minivet_%28Male%29_I3_IMG_8062.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Male%29_I3_IMG_8059.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Pericrocotus_cinnamomeus_%28male%29_-Sri_Lanka-8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29_near_Hyderabad_W_IMG_7660.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29_at_Bharatpur_I_IMG_5313.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29-Female_W_IMG_4576.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29-_Male_W_IMG_4573.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29-_Male_W_IMG_4569.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29_near_Hyderabad_W_IMG_7666.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Small_Minivet_%28Pericrocotus_cinnamomeus%29-Female_W_IMG_4573.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Pericrocotus_cinnamomeus_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ "Pericrocotus cinnamomeus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. 2012. Diakses tanggal 16 Juli 2012. {{cite web}}: |ref=harv tidak valid; Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |last-author-amp=; Parameter tidak dikenal |authors= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA : THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm. 174.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan