Kamis, 01 Oktober 2026
09:12 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Sendarat

Sendarat

jenis ikan kakap

Bagikan:
Sendarat
Ungar
250px-Lutjanus_argentimaculatus_JNC2123_New_Caledonia.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sendarat dari Kaledonia Baru
Tidak dievaluasi (IUCN 3.1)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
L. argentimaculatus
Nama binomial
Lutjanus argentimaculatus
(Forsskål, 1775)
Sinonim
  • Sciaena argentimaculata Forsskål, 1775
  • Sciaena argentata J. F. Gmelin, 1789
  • Alphestes gembra Bloch & J. G. Schneider, 1801
  • Alphestes sambra Bloch & J. G. Schneider, 1801
  • Perca argentata Bloch & J. G. Schneider, 1801
  • Mesoprion flavipinnis G. Cuvier, 1828
  • Mesoprion olivaceus G. Cuvier, 1828
  • Mesoprion taeniops Valenciennes, 1830
  • Mesoprion griseoides Guichenot, 1863
  • Mesoprion garretti Günther, 1873
  • Lutianus jahngarah F. Day, 1875
  • Diacopus superbus Castelnau, 1878
  • Diacope superba Castelnau, 1878
  • Mesoprion obscurus W. J. Macleay, 1881
  • Mesoprion roseigaster W. J. Macleay, 1881
  • Mesoprion sexfasciatus W. J. Macleay, 1883
  • Lutianus salmonoides Gilchrist & W. W. Thompson, 1908
Artikel takson sembarang

Sendarat atau Ungar adalah sejenis ikan kakap yang tersebar dari pesisir barat Hindia (Afrika Timur) sampai ke Pasifik barat (Samoa, Kepulauan Line) dan dari Kepulauan Ryukyu sampai ke pesisir Australia. Ikan ini sudah tercatat ditemukan di pesisir Lebanon di mana ikan ini berpindah kesana melalui Laut Merah dan Terusan Suez, tetapi ikan ini belum menetap di Laut Tengah.[1] Di beberapa derah di Indonesia ikan ini juga dikenal dengan sebutan ikan Jambian, Jarang gigi, Kakap tambak, Kakap merah bakau, Kakap gabus, Somasi merah, Kelet, atau Ganggrang eca. Di Australia, ikan ini dikenal dengan nama Mangrove jack (selar bakau) atau Mangrove red snapper (kakap merah bakau).[2] Nama-nama lainnya adalah Aliso (Filipina), Taamoshi (India), Gomafuedai (Jepang), dan Pla kapheng daeng (Thailand).

Deskripsi fisik

250px-Mangrovejack.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sendarat

Pewarnaan ikan ini beragam mulai dari jingga terbakar, merah tembaga, perunggu sampai coklat tua kemerahan, tergantung dari usia dan lingkungannya. Ikan muda yang ditangkap di daerah muara sering berwarna lebih gelap daripada ikan lebih tua yang ditangkap di daerah terumbu lepas pantai, di mana ikan muda memiliki garis-garis vertikal dibawah sisi perut.[3]

Layaknya ikan-ikan kakap lainnya (Lutjanidae), Sendarat memiliki gigi taring menonjol di rahangnya yang digunakan untuk menangkap dan menahan mangsa. Gigi tajam ini bisa mengakibatkan cedera parah terhadap nelayan yang tidak hati-hati.[2]

Di daerah terumbu, ikan ini kadang disangka sebagai ikan Mailah (Lutjanus bohar), ikan yang dikenal sebagai pembawa racun ciguatera. Mailah sendiri memiliki warna yang lebih gelap serta memiliki lebih sedikit duri sirip belakang.[2]

Mangsa

Sendarat adalah ikan karnivora yang biasa memangsa ikan, udang-udangan, dan moluska di malam hari.[2] Ikan ini menyergap mangsanya di akar-akar pohon bakau, dinding batu, atau daerah sekitaran dahan di mana mangsanya berlindung.

Habitat dan prilaku

Ikan ini biasa ditemukan di susunan bakau sepanjang muara, tetapi ikan ini akan berpindah ke terumbu di laut lepas untuk berkembang biak. Setelah dewasa, Sendarat akan berpindah ke lautan terbuka, kadang jaraknya ratusan kilometer dari pesisir untuk berkembang biak.[4] Ikan ini sulit ditangkap oleh para pemancing karena kecepatannya dan jarak ikan yang dekat dengan dasar terumbu yang tajam.

Perikanan

Sendarat merupakan ikan komersial dan pancing yang penting dan populer di sepanjang wilayah sebarannya, di mana ikan ini dianggap memiliki daging berkualitas unggul.[2] Di Indonesia, ikan ini sudah banyak dibudidayakan juga diekspor dikarenakan sebarannya yang berada di seluruh daerah muara.[5]

Rujukan

  1. ↑ "Lutjanus argentimaculatus". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. December 2013 version. N.p.: FishBase, 2013.
  2. 1 2 3 4 5 Martin F. Gomon & Dianne J. Bray (2011) Mangrove Jack, Lutjanus argentimaculatus, in Fishes of Australia. Retrieved 29 Aug 2014.
  3. ↑ "Queensland Government Fish Note". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-08-22. Diakses tanggal 2017-02-16.
  4. ↑ Russell, D.J., et al., "Biology, Management and Genetic Stock Structure of Mangrove Jack (Lutjanus argentimaculatus) in Australia," The State of Queensland, Department of Primary Industries and the Fisheries Research Development Corporation, FRDC Project Number 1999/122, 2003.
  5. ↑ "Badan Pusat Statistik". www.bps.go.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-16. Diakses tanggal 2017-02-16.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lutjanus argentimaculatus.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Lutjanus argentimaculatus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan