Minggu, 08 November 2026
08:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sefepim

Sefepim

senyawa kimia

Bagikan:
Sefepim
330px-Cefepime2DCSD.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Cefepime_ball-and-stick.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Pengucapan/ˈsɛfɪpiːm/ or /ˈkɛfɪpiːm/
Nama dagangFiontic, Macef, Maxipime, Vipime, Voco
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa698021
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Intravena, intramuskular
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas100% (IM)
MetabolismeHati 15%
Waktu paruh eliminasi2 jam
EkskresiGinjal 70–99%
Pengenal
  • (6R,7R,Z)-
    7-(2-(2-aminotiazol-4-il)-2-(metoksiimino)asetamido)-
    3-((1-metilpirolidinium-1-il)metil)-8-okso-5-tia-
    1-aza-bisiklo[4.2.0]okt-2-ena-2-karboksilat
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.171.025 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC19H24N6O5S2
Massa molar480,56 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
Titik leleh150 °C (302 °F) (dec.)
  • O=C2N1/C(=C(\CS[C@@H]1[C@@H]2NC(=O)C(=N\OC)/c3nc(sc3)N)C[N+]4(C)CCCC4)C([O-])=O
  • InChI=1S/C19H24N6O5S2/c1-25(5-3-4-6-25)7-10-8-31-17-13(16(27)24(17)14(10)18(28)29)22-15(26)12(23-30-2)11-9-32-19(20)21-11/h9,13,17H,3-8H2,1-2H3,(H3-,20,21,22,26,28,29)/b23-12-/t13-,17-/m1/s1 checkY
  • Key:HVFLCNVBZFFHBT-ZKDACBOMSA-N checkY
  (verify)

Sefepim adalah antibiotik sefalosporin generasi keempat. Sefepim memiliki spektrum aktivitas yang luas terhadap bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, dengan aktivitas yang lebih besar terhadap kedua jenis organisme tersebut dibandingkan dengan agen generasi ketiga. Sebuah meta-analisis tahun 2007 menunjukkan bahwa ketika data uji klinis digabungkan, angka kematian meningkat pada orang yang diobati dengan sefepim dibandingkan dengan antibiotik laktam beta lainnya.[1] Sebagai tanggapan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melakukan metaanalisis mereka sendiri yang tidak menemukan perbedaan angka kematian.[2]

Sefepim dipatenkan pada tahun 1982 oleh Bristol Myers Squibb dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1994.[3] Obat ini tersedia sebagai obat generik dan dijual dengan berbagai nama dagang di seluruh dunia.[butuh rujukan][4]

Obat ini dihapus dari Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2019.[5]

Kegunaan dalam medis

Sefepim biasanya digunakan untuk mengobati pneumonia nosokomial sedang hingga berat, infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang resistan terhadap banyak obat (misalnya Pseudomonas aeruginosa) dan pengobatan empiris demam neutropenia.[6]

Spektrum kerentanan bakteri

Sefepim adalah antibiotik sefalosporin berspektrum luas dan telah digunakan untuk mengobati bakteri yang menyebabkan pneumonia dan infeksi pada kulit dan saluran kemih. Beberapa bakteri ini meliputi spesies Pseudomonas, Escherichia, dan Streptococcus. Berikut ini merupakan data kerentanan MIC untuk beberapa mikroorganisme yang signifikan secara medis:[7]

Referensi

  1. ↑ Yahav D, Paul M, Fraser A, Sarid N, Leibovici L (Mei 2007). "Efficacy and safety of cefepime: a systematic review and meta-analysis". The Lancet. Infectious Diseases. 7 (5): 338–348. doi:10.1016/S1473-3099(07)70109-3. PMID 17448937.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "FDA Alert: Cefepime (marketed as Maxipime)". Information for Healthcare Professionals. Food and Drug Administration. Diarsipkan dari asli tanggal 2 November 2017. Diakses tanggal 2009-08-02.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Fischer J, Ganellin CR (2006). Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. hlm. 496. ISBN 9783527607495. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Juni 2021. Diakses tanggal 19 September 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Cefepime (maxipime), large spectrum 4th generation cephalosporin, resistant to beta-lactamases]".
  5. ↑ World Health Organization (2019). Executive summary: the selection and use of essential medicines 2019: report of the 22nd WHO Expert Committee on the selection and use of essential medicines. Geneva: World Health Organization. hdl:10665/325773. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.05. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO.
  6. ↑ Chapman TM, Perry CM (2003). "Cefepime: a review of its use in the management of hospitalized patients with pneumonia". American Journal of Respiratory Medicine. 2 (1): 75–107. doi:10.1007/bf03256641. PMID 14720024.
  7. ↑ "Cefepime Susceptibility and Concentration Range (μg/ml) Minimum Inhibitory Concentration (MIC) Data" (PDF). The Antimicrobial Index. toku-e.com. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

  • "Cefepime". Drug Information Portal. U.S. National Library of Medicine.


Ikon rintisan

Artikel bertopik antibakteri sistemik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan