Minggu, 08 November 2026
17:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sebatas Impian

Sebatas Impian

Bagikan:
Sebatas Impian
250px-Poster_Film_Sebatas_Impian.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Genre
Dibuat olehJelita Alip Film
SkenarioAli Lambang
SutradaraAlip Santosa
Pemeran
Penggubah lagu temaJeffry Hermanto
Lagu tema penutup"Sebatas Impian" — Roger Danuarta "Sudahi Saja" — Roger Danuarta & Asty Ananta
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jml episode(daftar episode)
Produksi
ProduserH. Yopi Santosa
SinematograferSarkum
Editor
  • Levi Aldy
  • Shania Dewi
Rumah produksiPT Jelitavisindo Megah Film (Jelita Alip Film)
DistributorIndosiar Karya Media
Rilis asli
JaringanIndosiar

Sebatas Impian adalah Sinetron Indonesia produksi Jelita Alip Film yang ditayangkan setiap hari Rabu, mulai tanggal 28 April 2004, pukul 20.00 wib di Indosiar. Sinetron ini dibintangi oleh Roger Danuarta, Asty Ananta dan Vonny Cornelia.[1]

Sinopsis

Kisahnya berawal 50 tahun silam. Sebuah desa sering mengalami malapetaka bencana dan berbagai penyakit. Masyarakat desa menuduh Marie (Yeyen Lidya) sebagai penyebab datangnya malapetaka dan penyakit. Maka masyarakat mengusir Marie. Namun seorang wanita yang memiliki ilmu tinggi, Tina, tak percaya kalau semua kejadian di desa tersebut disebabkan oleh Marie.

Masyarakat desa memanggil pak Kim yang memiliki ilmu tinggi untuk membunuh Marie. Eddy, suami Marie berusaha mencegah dan melindungi Marie, tetapi pak Kim terus mencecar Marie dibantu masyarakat desa. Eddy yang berusaha keras melindungi isterinya terbunuh lebih dulu.

Tina juga ikut bertempur melawan pak Kim. Namun Marie tewas terbunuh oleh pak Kim. Pak Kim berpesan pada masyarakat bahwa Marie akan kembali hidup setelah limapuluh tahun dan bilamana hidup kembali, maka ilmunya akan lebih tinggi.

Melihat kenyataan itu, lalu pak Kim memberikan tanda bintang di tubuh Marie untuk mencegah sesuatu yang tak diinginkan di kemudian hari. Pak Kim berpesan agar Marie tak hidup lagi, jangan sampai tubuhnya terkena tetesan darah. Jika itu terjadi maka ia akan hidup kembali.

Sebelum tubuhnya dibuang ke gua oleh masyarakaat setempat, Marie bersumpah mengutuk Kim seumur hidupnya tak bisa hidup aman bersama. Siapa saja yang dekat dengannya akan mati. Ternyata benar, di rumah Kim, anaknya meninggal dan isterinya terkena penyakit aneh.

Kim menderita. Orang-orang yang dekat dengannya tiba-tiba mati. Kim kehabisan akal mencari penyebabnya. Saking putus asa Kim mati bunuh diri dan rohnya menjadi gentayangan, menjadi roh penasaran. Namun rohnya masuk ke dalam tubuh bayi bernama Ali. Kehidupan bayi Ali membawa malapetaka. Kakak, saudara-saudaranya dan juga ayahnya meninggal. Tentu saja ini membuat sang ibu ketakutan dan membuangnya ke hutan belantara.

Bertahun-tahun kemudian Ali (Roger Danuarta) telah dewasa dan duduk di bangku kuliah. Dengan wajah dan penampilannya, tak sedikit gadis yang berusaha mendapatkan cintanya. Padahal Ali sangat pendiam dan tertutup. Bagaimana pula dengan hadirnya Sevira (Asty Ananta) yang mewarisi semua ilmu Tina dan Jehan (Vonny Cornelia) sahabat Sevira yang menyukai Ali.[2]

Pemeran

Pemeran Peran
Roger Danuarta Ali/Kim
Asty Ananta Sevira
Vonny Cornelia Jehan
Yeyen Lidya Marie
Adipura Jeff
Ade Christian Matt
Daud Radex Davis
Santana Sartana Louis
Tati Saleh Ny. Diah
Amanda Faisal Kelly
Anwar Fuadi Anwar
Robert Syarif Profesor
Hendri Hendarto Josef
Ocho Malik —N/a
Jerry Lawalata Bambang
Bagoes Pardede Ghandi
Keterangan
  • N/A: Not Available

Referensi

  1. ↑ "Roger Danuarta dan Asty Ananta dalam 'SEBATAS IMPIAN'". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2022-05-22.
  2. ↑ "Asty Ananta dan Roger Danuarta dalam 'SEBATAS IMPIAN'". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2022-05-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan