Selasa, 13 Oktober 2026
15:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Seah Eu Chin

Seah Eu Chin

Bagikan:
Seah Eu Chin
250px-Seah_Eu_Chin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1805-08-30)30 Agustus 1805
Meninggal23 September 1883(1883-09-23) (umur 78)
Nama lainSiah U-Chin
PekerjaanPedagang, pemodal
Dikenal karenaPendiri Ngee Ann Kongsi

Seah Eu Chin (Hanzi:佘有進; Pinyin:Shé Yǒujìn; Jyutping:Se4 Jau5 Zeon3; Pe̍h-ōe-jī:Siâ Iú-chìn; a.k.a. Siah U-chin, Seah Uchin atau Seah You Chin; 1805 –1883) adalah seorang imigran dari Tiongkok Selatan ke Singapura, kemudian menjadi pedagang yang sukses, keturunan terkemuka dari Klan Seah dan pemimpin dalam komunitas Tionghoa perantauan.

Ia dikenal sebagai "Raja Gambir" karena perkebunan lada dan gambirnya yang luas.

Perkebunan dan aktivitas perdagangan

Seah Eu Chin adalah seorang pemilik perkebunan yang sukses. Dia adalah orang pertama yang menanam lada dan gambir (atau gambir putih) dalam skala besar di Singapura.[1]

Referensi

Bacaan lebih lanjut

  • Buckley, Charles Burton (1902). An anecdotal history of old times in Singapore (dalam bahasa English). Singapore: Fraser and Neave.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Siah, U-Chin (1848). "General sketch of the numbers, tribes, and avocations of the Chinese in Singapore". Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (dalam bahasa English). 2. Singapore: J.R. Logan: 283–289.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan