Senin, 28 September 2026
09:45 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Scipio Afrikanus

Scipio Afrikanus

Jenderal dan politikus Romawi (236/235 – c. 183 SM)

Artikel ini berisi tentang jenderal Romawi yang mengalahkan Hannibal dalam Perang Punik Kedua. Untuk pria lainnya dengan nama ini, lihat Scipio Africanus (disambiguasi).
Publius Cornelius Scipio
250px-Escipi%C3%B3n_africano.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung dada perunggu Romawi Scipio Afrikanus Tua dari Museum Arkeologi Nasional Naples (Inv. No. 5634),
berasal dari pertengahan abad ke-1 SM[1]
Diekskavasi dari Villa Papyri, Herculaneum oleh Karl Jakob Weber, 1750-65.[2]
Konsul Republik Romawi
Masa jabatan
205–202 SM –[?] SM
PendahuluQuintus Caecilius Metellus dan Lucius Veturius Philo
PenggantiMarcus Cornelius Cethegus dan Publius Sempronius Tuditanus
Informasi pribadi
Lahir236 SM
Meninggal183 SM (usia 53 tahun)
Suami/istriAemilia Paulla
AnakPublius Cornelius Scipio, Lucius Cornelius Scipio, Cornelia Africana Major, Cornelia Africana Minor
Karier militer
Pihak40px-Roman_Military_banner.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Romawi
PangkatJenderal
Pertempuran/perangPerang Punik Kedua
Pertempuran Ticinus
Pertempuran Trebia
Pertempuran Cannae
Pertempuran Cartagena
Pertempuran Baecula
Pertempuran Ilipa
Pertempuran Utica
Pertempuran Dataran Rendah Besar
Pertempuran Zama
Perang Romawi-Siria
Pertempuran Magnesia

Publius Cornelius Scipio Africanus (236–183 SM), yang juga dikenal sebagai Scipio orang Afrika, Scipio Africanus-Major, Scipio Africanus Tua, dan Scipio Agung,[3] adalah seorang jenderal dan kemudian konsul Romawi yang sering dianggap sebagai salah satu pembuat strategis militer dan jenderal terbesar sepanjang masa. Prestasi utamanya adalah saat Perang Punik Kedua di mana ia paling dikenal karena mengalahkan Hannibal pada pertempuran terakhir di Zama, salah satu peristiwa yang membuatnya meraih gelar Africanus.

Catatan

  1. ↑ AncientRome.ru. "THE DATABASE OF ANCIENT ART." Retrieved 25 August 2016.
  2. ↑ AncientRome.ru. "Publius Cornelius Scipio Africanus." Retrieved 25 August 2016.
  3. ↑ Plutarch, The Parallel Lives, The Life of Aemilius II.V

Referensi

Sumber primer

Sumber sekunder

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan