Rabu, 04 November 2026
02:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Schmidtia pappophoroides

Schmidtia pappophoroides

Bagikan:
Schmidtia pappophoroides
250px-Die_Futterpflanzen_Deutsch-S%C3%BCdwestafrikas_und_Analysen_von_Bodenproben_-_botanische_und_chemische_Untersuchungen_%281914%29_%2820924678651%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Schmidtia
Spesies:
S. pappophoroides
Nama binomial
Schmidtia pappophoroides

Schmidtia pappophoroides (bahasa Afrikaans:meerjarige Kalaharisandkweek, Khoekhoe: ǀkhurub, Otjiherero: ongorondji, Juǀʼhoan: beye-ǁxui-doa, bahasa Jerman:Ausdauerndes Fünfborstengras) adalah sebuah spesies rumput yang masuk keluarga Poaceae. Spesies tersebut berasal dari selatan dan barat Afrika dan Tanjung Verde.[1] Schmidtia pappophoroides dapat dijadikan bahan atap, dan merupakan rumput berharga di Namibia.[2][3]

Referensi

  1. ↑ "Schmidtia pappophoroides". JSTOR Global Plants. Diakses tanggal 26 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Klaassen, E.S.; Craven, P. (2003). Checklist of grasses in Namibia, Part 3 (PDF). South African Botanical Diversity Network. ISBN 99916-63-16-9. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-11-21. Diakses tanggal 25 Maret 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Rothauge, Axel (25 Maret 2014). "Cultivated grass pastures". The Namibian. Diakses tanggal 2019-12-07.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan