Selasa, 06 Oktober 2026
23:25 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Sawadikap

Bagikan:

Sawadikap adalah sebuah film horor komedi Indonesia tahun 2016 yang disutradarai oleh Andreas Sullivan. Film tersebut menampilkan Kiky Drajat, Leonil Hendrik, Ilona Cecilia, dan Melanie Ricardo.[1]

Sinopsis

Ocep (Zaky Zimah), Bryan (Kiky Drajat), dan Ariel (Lionil Hendrik) mendapatkan tiket untuk berlibur ke Thailand. Setibanya di Thailand, mereka bertiga menghadiri sebuah perayaan yang bernama Pee Ta Khoon. Pee Ta Khoon merupakan perayaan adat di Bangkok untuk menyambut arwah yang turun kembali ke bumi.

Para arwah yang telah turun ke bumi mempunyai waktu untuk kembali ke alam roh sebelum perayaan selesai. Jika para arwah gagal untuk kembali ke alamnya, maka mereka akan terjebak di bumi. Ketika menghadiri perayaan Pee Ta Khoon, Ariel tidak sengaja merusak sebuah sesajen yang dipakai untuk menyambut arwah.

Hingga arwah cantik bernama Phon pun tidak bisa kembali ke alam roh gara-gara ulah Ariel. Saat sudah kembali ke Jakarta, Ariel terkejut bahwa arwah Phon mengikutinya ke Jakarta. Meskipun awalnya Ariel takut, tetapi kemudian ia berpikir Phon adalah jodohnya yang selama ini ia tunggu.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan