Senin, 12 Oktober 2026
16:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Saturnus LX

Bagikan:
Saturnus LX
Penemuan[1]
Ditemukan olehSheppard et al.
Tanggal penemuan2019
Penamaan
S/2004 S 29
S2428b[2]
Ciri-ciri orbit [2]
17.470.700 km
Eksentrisitas0,472
−858,77 hari
Inklinasi44,43°
Satelit dariSaturnus
Ciri-ciri fisik
Diameter rata-rata
4+50%
−30%
 km
24,9

Saturnus LX, penamaan sementara S/2004 S 29, adalah satelit alami planet Saturnus dan anggota kelompok Inuit. Penemuannya diumumkan oleh Scott S. Sheppard, David C. Jewitt, dan Jan Kleyna pada tanggal 7 Oktober 2019 dari pengamatan yang dilakukan antara tanggal 12 Desember 2004 dan 22 Maret 2007.[3] Satelit ini diberikan penamaan permanen pada Agustus 2021.[4]

Saturnus LX memiliki diameter sekitar 4 kilometer, dan mengorbit Saturnus dari jarak rata-rata 16.981 Gm selama 826,44 hari, pada inklinasi 45,1° ke ekliptika, dengan eksentrisitas 0,440.[3]

Referensi

  1. ↑ "Planetary Satellite Discovery Circumstances". JPL. Diakses tanggal 31 Juli 2020.
  2. 1 2 "Scott S. Sheppard, Moons of Saturn". CargenieScience. 2019. Diakses tanggal 31 Juli 2020.
  3. 1 2 "MPEC 2019-T136 : S/2004 S 29". minorplanetcenter.net. Diakses tanggal 31 Juli 2020.
  4. ↑ "M.P.C. 133821" (PDF). Minor Planet Center. International Astronomical Union. 10 Agustus 2021. Diakses tanggal 21 Agustus 2021.
Diurutkan berdasarkan jarak yang paling dekat dari Saturnus
Penggembala cincin
Ko-orbit
Cincin G
Alkyonides
Satelit besar bagian dalam
(dengan troya)
Satelit besar bagian luar
Kelompok Inuit (8)
Kelompok Norse (46)
Kelompok Gallic (4)
Satelit bagian luar prograde
Geografi
Citra Saturnus oleh NASA
Satelit alami
Astronomi
Penjelajahan
Terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan