Selasa, 22 September 2026
07:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Satir (seni)

Satir (seni)

Artikel ini bukan mengenai Satir makhluk mitologi Yunani.
Artikel ini membahas tentang satir sebagai seni dalam bentuk komedi sedangkan untuk genre televisi dan film, lihat Satir (Film). Untuk kegunaan lain, lihat Satir (disambiguasi).
Punch.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Edisi tahun 1867 Punch, sebuah majalah populer asal Britania Raya yang berisi humor populer, termasuk satir terhadap sosial budaya, lingkungan kontemporer, dan politik.
Sastra
250px-Book_-_flat.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sastra lisan
Genre tertulis utama
Fiksi
Nonfiksi
Sejarah dan daftar
Diskusi
20px-Books-aj.svg_aj_ashton_01.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalSastra
Bagian dari seri mengenai
Pertunjukan seni

Satir atau satire merupakan sebuah genre dari seni visual, literatur, dan pertunjukan seni, biasanya dalam bentuk fiksi dan juga dapat berupa non-fiksi. Genre tersebut biasanya menyajikan gambaran kekerasan, penyelewengan, perbuatan kurang baik dalam nuansa menggelikan, humoris, dan lucu, yang dimaksudkan untuk menghina atau menolak seseorang, perusahaan, pemerintah, ataupun kehidupan masyarakat itu sendiri agar berubah menjadi lebih baik.[1] Walaupun satir biasanya dimaksudkan sebagai karya humoris belaka, satir memiliki tujuan yang lebih besar, yakni sebagai kritik sosial terstruktur dengan media jenakawan untuk menarik perhatian dan juga untuk mengkritik masalah yang lebih besar dalam masyarakat.

Satir tidak hanya memiliki karakteristik sebagai ironi atau sarkasme yang kuat.—"ironi merupakan militan dalam satire", menurut kritik literatur yang dikemukakan oleh Northrop Frye[2] tetapi juga merupakan sebuah parodi, burlesque, pernyataan yg berlebih-lebihan,[3] penjajaran, perbandingan, analogi, dan entendre ganda yang juga sering digunakan dalam tulisan dan perkataan yang mengandung unsur satirikal.

Satir ditemukan dalam banyak bentuk ekspresi artistik, termasuk meme internet, karya sastra, drama, komentar, musik, pertunjukan film dan televisi, dan media pengekspresian seperti lirik.

Etimologi dan akar kata

Kata satire berasal dari kata dalam bahasa Latin, satur dan lanx satura jika ditulis dengan frasa yang mengawalinya. Satur berarti "kenyang", tetapi jika diartikan dengan penjajaran lanx, kata ini berubah menjadi "bermacam-macam atau tercampur": hal ini dikarenakan karena lanx satura secara harfiah berarti "hidangan yang berisi berbagai macam buah-buahan".[4]

Kata satura seperti yang digunakan oleh Quintilian, biasanya hanya digunakan sebagai sebutan untuk satir dalam syair Romawi, genre ketat yang memaksakan bentuk heksameter, genre yang lebih sempit dari satire pada masa sekarang.[4][5] Quintilian mengatakan bahwa satura, yang merupakan sindiran dalam syair heksameter, dan merupakan genre sastra yang sepenuhnya berasal dari Romawi (satura tota nostra est). Dia mengetahui keberadaan dan mengomentari satir asal Yunani, meskipun pada masa sekarang, asal mula satire dianggap berasal Komedi Lama Aristophanes. Kritikus pertama yang menggunakan istilah "satire" dalam pengertian modern yang lebih luas adalah Apuleius.[4]

Bagi Quintilian, satire adalah bentuk sastra yang ketat, tetapi istilah itu melenceng jauh dari definisi ketat aslinya pada kemudian hari. Robert Elliott menulis:

Segera setelah kata benda memasuki ranah metafora, seperti yang telah ditunjukkan oleh seorang ahli modern, kata benda itu menuntut perluasan; dan satura (yang tidak memiliki bentuk verbal, kata keterangan, atau kata sifat) akan segera memiliki perluasan arti dengan penyesuaian dari kata Yunani untuk “satyr” (satyros) dan turunannya. Sementara kata “satire” dalam bahasa Inggris terkesan sedikit aneh karena terbukti berasal dari kata satura bahasa Latin, tetapi "satirize", "satiric", dsb., memiliki asal kata dari bahasa Yunani. Sekitar abad ke-4 M, penulis satir kemudian dikenal sebagai satyrcus; St. Jerome, sebagai contohnya, disebut oleh salah satu musuhnya sebagai 'serorang satiris dalam prosa' ('satyricus scriptor in prosa'). [Kemudian] Modifikasi ortografi berikutnya mengaburkan asal mula kata satire dalam bahasa Latin: satura menjadi satyra, dan dalam bahasa Inggris, ditulis sebagai 'satyre' pada abad ke-16.[1]

Kata satire berasal dari satura, dan asal-usul katanya tidak dipengaruhi oleh satyr yang merupakan sebuah sosok dalam mitologi Yunani,[6] dan pada abad ke-17, filolog Isaac Casaubon adalah orang pertama yang membantah etimologi satir berasal dari satyr, yang bertentangan dengan teori yang ada sebelumnya.[7]

Referensi

  1. 1 2 Elliott 2004.
  2. Frye, Northrup (1957). Anatomy of Criticism. Princeton, NJ: Princeton UP. hlm. 222. ISBN 0-691-06004-5.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  3. 1 2 3 Kharpertian, Theodore D (1990), "Thomas Pynchon and Postmodern American Satire", dalam Kharpertian (ed.), A hand to turn the time: the Menippean satires of Thomas Pynchon, hlm. 25–7, ISBN 9780838633618. Walaupun begitu, penggunaan kata lanx dalam frasa ini diperdebatkan oleh B.L. Ullman, Satura and Satire (Class.Phil. 1913).
  4. Branham & Kinney 1997, hlm. xxiv.
  5. Ullman, BL (1913), "Satura and Satire", Classical Philology, 8 (2): 172–194, doi:10.1086/359771, JSTOR 262450, S2CID 161191881, The Renaissance confusion of the two origins encouraged a satire more aggressive than that of its Roman forebearers
  6. Antonia Szabari (2009) Less Rightly Said: Scandals and Readers in Sixteenth-Century France p.2
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan