Minggu, 08 November 2026
14:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Sasa Inti

Sasa Inti

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
Perusahaan produsen bumbu dan penyedap rasa asal IndonesiaTemplat:SHORTDESC:Perusahaan produsen bumbu dan penyedap rasa asal Indonesia
PT Sasa Inti
250px-PT._SASA_Inti.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisAnak perusahaan
IndustriBahan makanan
Didirikan28 November 1972;53 tahun lalu (1972-11-28)
PendiriTan Kang So
Tan Siong Kie
Kantor pusat,
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Rudolf Tjandra (CEO)
ProdukPenyedap rasa
Bumbu
Sambal
Santan
Saus
IndukRodamas
Situs webwww.sasa.co.id

PT Sasa Inti (Sasa) merupakan perusahaan FMCG makanan dan bumbu masak terkemuka[1][2] berslogankan "Sasa Melezatkan"[3][4][5][6][7] dari Indonesia yang dikenal luas dengan produk penyedap rasa (MSG), kaldu, dan bumbu dapur lainnya, yang didirikan oleh Rodamas pada tahun 1968 (sebagai pabrik fermentasi) pada tahun 1974 (sebagai Perseroan Terbatas).[8][3][4]

Sejarah

Akar kegiatan usaha Sasa bermula dari pendirian pabrik fermentasi di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 1968, yang pada tahap awal hanya memproduksi mononatrium glutamat (MSG) sebagai penyedap rasa.[8][4] Produk ini menjadi dasar pengembangan usaha perusahaan di sektor bumbu masak.

Perusahaan secara resmi berdiri dengan nama PT Sasa Inti pada tanggal 28 November 1972. Setahun setelah pendirian tersebut, Sasa memperluas kapasitas produksinya dengan mendirikan pabrik di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,[8] yang memperkuat posisi perusahaan dalam industri penyedap rasa nasional.[8][3][4] Hingga saat ini, PT Sasa Inti memiliki 3 pabrik, yang berlokasikan di Probolinggo, Jawa Timur, Cikarang, Jawa Barat, dan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.[8][9][4][5][7]

Memasuki dekade 1990-an, PT Sasa Inti mulai melakukan diversifikasi produk. Pada tahun 1993, perusahaan memproduksi bumbu kaldu, diikuti oleh produksi saus tomat dan sambal pada pertengahan dekade tersebut. Pada tahun 2000, Sasa kembali memperluas lini produknya dengan memproduksi tepung bumbu,[8] menandai pergeseran dari fokus tunggal pada penyedap rasa ke penyediaan bahan masakan yang lebih beragam.[4][10][1]

Pada dekade 2010-an, pengembangan produk dilanjutkan melalui peluncuran bumbu nasi goreng dengan merek LaRasa pada tahun 2010, yang kemudian mengalami penyesuaian merek menjadi Sasa Bumbu Praktis pada tahun 2020.[8] Selain itu, perusahaan juga memperluas portofolio produk sambal dan santan, termasuk Sambal Terasi, santan bubuk, serta santan cair.[8][1][4][10]

Dalam rangka memperkuat struktur produksi dan distribusi, PT Sasa Inti melakukan akuisisi aset industri pada akhir dekade 2010-an, termasuk akuisisi aset PT Mitratama Rasa Sejati pada tahun 2019 serta aset pabrik santan di Sulawesi Utara pada tahun 2020.[8] Langkah-langkah tersebut mencerminkan strategi perusahaan dalam memperluas kapasitas manufaktur dan diversifikasi produk pangan.[11][12]

Nama Sasa sendiri adalah sebuah singkatan yang diambil dari kata "Sari Rasa".[8][3][4][6]

Dan Saat ini, Sasa adalah pemegang merek dalam segmen FMCG makanan & bumbu Indonesia yang aktif dalam event industri, sesuai yang diliput media nasional.[1][13][7]

Slogan

  • Melezatkan Setiap Masakan (1992-2009)
  • Makes Life Tastier (2009-2019)
  • Melezatkan! (2019-sekarang)

Produk

Saat ini, Sasa memproduksi penyedap rasa MSG, tepung bumbu, santan, saus, sambal tradisional, aneka bumbu, dan kaldu.[14][4][15]

Penyedap rasa

  • Mononatrium glutamat (MSG)

Tepung bumbu

Santan

  • Tepung Kelapa
  • Santan Bubuk
  • Santan Cair

Saus

  • Saus Sambal Asli
  • Saus Sambal Ekstra Pedas
  • Saus Tomat

Sambal Tradisional

  • Sambal Terasi Ala Sunda

Aneka Bumbu

Kaldu

Referensi

  1. 1 2 3 4 antaranews.com (2019-12-02). "Sasa tunjukkan inovasi masakan di SIAL Interfood 2019". Antara News. Diakses tanggal 2026-01-22.
  2. ↑ Gusti, Sekar Paring (2023-07-28). "Sasa Hadirkan Inspirasi Bagi Pelaku Kuliner di Food Hotel Indonesia 2023". iNews. Diakses tanggal 2026-01-23.
  3. 1 2 3 4 "PT Sasa Inti | Pusat Karir UPH". careercenter.uph.edu. Diakses tanggal 2026-01-22.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Liputan6.com (2022-12-07). "Profil PT Sasa Inti, Perusahaan Makanan dan Bumbu Terkemuka di Indonesia". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-01-22.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  5. 1 2 "PT. Sasa Inti | LinkedIn". LinkedIn. Diakses tanggal 2026-01-23.
  6. 1 2 "Detail Perusahaan - AkuKerjaIndonesia". www.akukerjaindonesia.com. Diakses tanggal 2026-01-22.
  7. 1 2 3 "Bekerja di Sasa Inti: Profil dan informasi perusahaan | Jobstreet". Jobstreet Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-22.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Tentang Kami | PT Sasa Inti". www.sasa.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-22.
  9. ↑ Diginusantara. "PT Sasa Inti - Diginusantara". https://www.diginusantara.com/. Diakses tanggal 2026-01-22.{{cite web}}: Tautan eksternal dalam |website=
  10. 1 2 "Cek Produk - Badan Pengawas Obat dan Makanan RI". cekbpom.pom.go.id. Diakses tanggal 2026-01-22.
  11. ↑ "BELAJAR DARI SASA, MENEMUKAN SOLUSI DENGAN BERTRANSFORMASI | StepNesia". Diakses tanggal 2026-01-22.
  12. ↑ "Wujudkan Program CSR Berkelanjutan, Sasa Inti Hadirkan Inovasi Produk Berfortifikasi". TopBusiness. 2024-04-30. Diakses tanggal 2026-01-22.
  13. ↑ Rahadian, Lalu. "Alasan Di Balik Kesuksesan Sasa Sejak Puluhan Tahun Berdiri". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-22.
  14. ↑ antaranews.com (2019-12-02). "Sasa tunjukkan inovasi masakan di SIAL Interfood 2019". Antara News. Diakses tanggal 2026-01-22.
  15. ↑ "Semua Produk Kami | PT Sasa Inti". www.sasa.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-22.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan