Jumat, 16 Oktober 2026
15:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Santo Georgius dan Naga

Santo Georgius dan Naga

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Santo Georgius dan Naga (disambiguasi).
250px-Albrecht_D%C3%BCrer%2C_Saint_George_Killing_the_Dragon%2C_1501-1504%2C_NGA_6715.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Santo Gregorius Membunuh Naga, cukil kayu karya Albrecht Dürer (1501/4).

Legenda Santo Gregorius dan Naga mengisahkan Santo Georgius yang menjinakkan dan membunuh seekor naga yang menuntut pengurbanan manusia. Sehingga, orang kudus tersebut menyelamatkan putri raja yang dipilih sebagai pengurbanan berikutnya. Kisah tersebut berlatar Cappadocia dalam sumur-sumur terawal dari abad ke-11 dan ke-12, tetapi diganti menjadi Libya dalam Legenda Emas pada abad ke-13.[1]

Cerita tersebut memiliki cikal bakal pra-Kristen (Jason dan Medea, Perseus dan Andromeda, Typhon, dll),[1] dan tercatat dalam berbagai kisah hidup orang kudus sebelum secara khusus diatributkan kepada Santo Gregorius. Kisah tersebut biasanya diatributkan kepada Santo Teodorus Tiro pada abad ke-9 dan ke-10, dan pertama kali diganti menjadi Santo Gregorius pada abad ke-11. Catatan naratif terawal dari Santo Gregorius membunuh seekor naga ditemukan dalam sebuah teks berbahasa Georgia dari abad ke-11.

Referensi

Kutipan
  1. 1 2 St. George and the Dragon: Introduction in: E. Gordon Whatley, Anne B. Thompson, Robert K. Upchurch (eds.), Saints' Lives in Middle English Collections (2004).
Sumber
Daftar pustaka
  • Aufhauser, Johannes B. (1911), Das Drachenwunder des Heiligen Georg: nach der meist verbreiteten griechischen Rezension
  • Fontenrose, Joseph Eddy (1959), "Appendix 4: Saint George an the Dragon", Python: A Study of Delphic Myth and Its Origins, University of California Press, hlm. 515–520
  • Loomis, C. Grant, 1949. White Magic, An Introduction to the Folklore of Christian Legend (Cambridge: Medieval Society of America)
  • Thurston, Herbert (1909), "St. George", The Catholic Encyclopedia, vol. 6, New York: Robert Appleton Company, hlm. 453–455
  • Walter, C., "The Origins of the Cult of St. George," Revue des études byzantines, 53 (1995), 295–326.
  • Whatley, E. Gordon, editor, with Anne B. Thompson and Robert K. Upchurch, 2004. St. George and the Dragon in the South English Legendary (East Midland Revision, c. 1400) Originally published in Saints' Lives in Middle English Collections (on-line text: Introduction).

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Saint George and the Dragon.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan