Minggu, 11 Oktober 2026
22:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Santalum

Santalum

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:
Santalum
250px-Santalum_acuminatum_-_Flickr_-_Kevin_Thiele.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Santalum acuminatum
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Santalales
Famili: Santalaceae
Genus: Santalum
L.
Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]
Artikel takson sembarang

Santalum adalah sebuah genus tumbuhan berbunga berkayu dalam keluarga Santalaceae. Anggotanya yang paling terkenal dan bernilai komersial adalah pohon cendana (S. album). Anggotanya adalah tumbuhan pohon atau perdu. Sebagian besar merupakan parasit akar yang melakukan fotosintesis makanannya sendiri, tetapi memanfaatkan akar tumbuhan lain untuk mendapatkan air dan nutrisi anorganik. Beberapa spesies (terutama S. album) menghasilkan kayu yang sangat aromatik, yang digunakan untuk wewangian dan parfum serta untuk obat herbal. Sekitar 25 spesies yang diketahui tersebar di kawasan Lingkup Indomalaya, Australasia, dan Oseania, dimulai dari India, Malesia, Kepulauan Pasifik, hingga Hawaiʻi dan Kepulauan Juan Fernández di lepas pantai Amerika Selatan.

Kayu cendana (S. album) ditemukan di hutan gugur daun tropis di India, Kepulauan Nusa Tenggara di Indonesia, dan Arnhem Land di Australia utara. Tumbuhan ini adalah satu-satunya spesies dari genus yang ditemukan di daratan Asia, dan mungkin telah diperkenalkan ke India dari Nusa Tenggara berabad-abad yang lalu. Kayu cendana telah ditebang dari sebagian besar hutan India, dan kini sudah langka di alam liar. Lima spesiesnya (termasuk S. album) berasal dari Australia. S. acuminatum (quandong manis) menghasilkan buah berwarna merah cerah mengkilat yang semakin banyak digunakan di Australia untuk selai, jeli, chutney, dan pai. Empat spesies yang biasa disebut ʻiliahi adalah tumbuhan endemik Hawaiʻi. S. fernandezianum merupakan tumbuhan endemik Kepulauan Juan Fernández di lepas pantai Chili, yang juga dieksploitasi secara berlebihan untuk dimanfaatkan kayu aromatiknya, dan sekarang mungkin sudah punah.

Spesiesnya digunakan sebagai makanan oleh larva beberapa spesies Lepidoptera, termasuk ngengat Endoclita malabaricus.

Daftar Spesies

Daftar[1]

Dahulu Ditempatkan Disini

Referensi

  1. 1 2 Santalum L. Plants of the World Online. Retrieved 12 November 2023.
  2. ↑ "Santalum". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database. Diakses tanggal 2009-04-05.
  3. ↑ Little Jr., Elbert L.; Roger G. Skolmen (1989). "ʻiliahi-a-lo e, coast sandalwood" (PDF). United States Forest Service.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  4. ↑ Little Jr., Elbert L.; Roger G. Skolmen (1989). "ʻIliahi, Freycinet sandalwood" (PDF). United States Forest Service.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. ↑ Allen, James A. (2003-01-01). "Santalum freycinetianum Gaudich". Tropical Tree Seed Manual. Reforestation, Nurseries & Genetics Resources. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Januari 16, 2009. Diakses tanggal 2009-03-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Santalum". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database. Diakses tanggal 2009-04-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan