Senin, 28 September 2026
20:09 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Sanjuansaurus

Sanjuansaurus

Sanjuansaurus
Rentang waktu: Karnium
~231.4 jtyl
250px-Preserved_bones_of_Sanjuansaurus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tulang-tulang fosil Sanjuansaurus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Famili: †Herrerasauridae
Genus: †Sanjuansaurus
Alcober & Martinez, 2010
Spesies:
†S. gordilloi
Nama binomial
†Sanjuansaurus gordilloi
Alcober & Martinez, 2010

Sanjuansaurus (berarti: Kadal dari Provinsi San Juan) adalah genus dinosaurus herrerasaurid dari Formasi Ischigualasto Trias Akhir (Karnium) di Cekungan Ischigualasto-Villa Unión di barat laut Argentina.

Penemuan

Sanjuansaurus dinamai dan dideskripsikan pada tahun 2010 oleh Oscar Alcober dan Ricardo Martinez. Spesies tipe tersebut dinamakan S. gordilloi karena didasarkan pada nama Raul Gordillo, Kepala Bagian Perlengkapan Fosil sekaligus seniman di Museum San Juan. Penemuan ini diketahui berdasarkan kerangka parsial terkait dan dari sebagian yang terartikulasi (PVSJ 605) yang terdiri atas fragmen rahang, sebagian besar tulang koluma vertebra dari tulang aksis hingga tulang ekor anterior, tulang belikat, tulang ulna, sebagian panggul, sebagian besar tulang panjang kaki, dan beberapa tulang lainnya.[1]

PVSJ 605 sendiri ditemukan pada tahun 1994, di dalam bebatuan pasir abu-abu kehijauan 40 meter di atas dasar Formasi Ischigualasto, di Ischigualasto Provincial Park, San Juan, Argentina. Sebuah lapisan abu dari bagian formasi yang paling awal diperkirakan berusia 231.4 juta tahun, selama tahap Karnium akhir, periode Trias Akhir.[1] Deskripsi fosil aslinya mengindikasikan bahwa tulang fosil itu berasal dari bagian paling awal dari Cancha de Bochas,[1] meskipun sumber dewasa ini mengindikasikan bahwa fosil itu berasal dari bagian atas La Peña.[2][3]

Deskripsi dan klasifikasi

250px-Sanjuansaurus_NT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi Kehidupan Sanjuansaurus

Sanjuansaurus adalah dinosaurus yang seukuran dengan dinosaurus berukuran sedang, Herrerasaurus, dengan tulang paha sebesar 395 milimeter (15,6 in) panjangnya dan tulang kering yang berukuran 360 milimeter (14 in) lebarnya (di dalam kertas deskripsi, tulang kering ditulis sebesar 260 milimeter lebarnya yang merupakan kesalahan penulisan).[1] Alcober dan Martinez melakukan analisis filogenetik dan menemukan bahwa Sanjuansaurus adalah dinosaurus herrerasaurid.[1] Dapat disimpulkan bahwa Sanjuansaurus dan Herrerasaurus memiliki banyak kesamaan dalam susunan tulang, tulang belakang leher, tulang belakang pinggul, tulang belikat, dan tulang pinggul. Alcober dan Martinez juga mengamati bahwa Sanjuansaurus dan Staurikosaurus memiliki banyak kesamaan dalam hal susunan bentuk tulang pinggul dan tulang kering.[1] Tulang kemaluan dari Sanjuansaurus, tidak seperti dinosaurus herrerasaurid lainnya, mengarah ke arah tempurung kepala.

Ciri-ciri anatomi yang membedakan

250px-Sanjuansaurus_maxilla_compared_to_Herrerasaurus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fosil maksila dibandingkan dengan Herrerasaurus

Sebuah diagnosis adalah ciri-ciri anatomi dari seekor organisme (atau kelompok organisme) yang membedakannya dari semua organisme lainnya. Sebagian, tetapi tidak semua, ciri-ciri di dalam sebuah diagnosis juga merupakan autapomorfi. Autapomorfi adalah ciri pembeda anatomi yang secara unik membedakan organisme atau kelompok organisme.

Menurut Alcober dan Martinez (2010), Sanjuansaurus dapat dibedakan berdasarkan karakteristik-karakteristik berikut:[1]

  • Ruas tulang leher memiliki pemrosesan transfer yang berbentuk seperti rak-rak yang mengarah ke posterolateral
  • Saraf-saraf tulang belakang pada tulang punggung tengah enam hingga delapan, setidaknya, memiliki proses anterior dan posterior yang tajam
  • Memiliki glenoid yang bertepi lateral terbalik
  • Memiliki tulang pubis yang cenderung pendek, dengan panjang 63% daripada tulang femur
  • Bekas luka yang menonjol dan mengkerut terdapat pada permukaan medial tulang paha setinggi trokanter keempat

Paleoekologi

Fauna and habitat

Diagram kerangka yang menunjukkan elemen-elemen yang diketahui berwarna putih.

Di dalam formasi Ischigualasto, fosil dinosaurus hanya terdapat sekitar 6% dari total sluruh fosil,[4] tetapi pada periode Trias Akhir, dinosaurus menjadi binatang darat besar yang dominan, serta fosil archosauria dan synapsida berkurang keberagaman dan jumlahnya.[5]

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lingkungan purba formasi Ischigualasto dahulunya adalah dataran banjir yang disertai aktivitas vulkanik, ditutupi oleh hutan serta curah hujan yang tinggi. Iklim dari lingkungan ini lembab dan hangat,[6] meskipun terjadi beberapa variasi musim. Flora terdiri atas tanaman paku (Cladophlebis), paku ekor kuda dan konifer raksasa (Protojuniperoxylon). Tanaman-tanaman ini membentuk hutan dataran tinggi di sepanjang pinggiran sungainya.

Sanjuansaurus hidup di dalam hutan-hutan Trias akhir Amerika Selatan bersama dengan dinosaurus awal seperti Eoraptor, Herrerasaurus, Chromogisaurus, Panphagia, serta Saurosuchus,[7] juga makhluk darat raksasa, Rauisuchia (sejenis pemakan daging berkaki empat dengan tengkorak layaknya theropoda); dinosaurus yang secara umum seperti Venaticosuchus, tetapi lebih kecil yaitu ornithosuchidae; dan predator chiniquodontidae. Makhluk pemakan tumbuhan berjumlah jauh lebih banyak ketimbang pemakan daging, yang diwakili oleh Rhynchosaurus seperti Hyperodapedon (reptil berparuh); aetosauruia (reptil yang berkulit duri); dicynodont (hewan berkaki empat berparuh yang kekar dan berat di bagian depan) kannemeyeriid seperti Ischigualastia; dan therapsid traversodontid (sangat mirip hampir secara keseluruhan dengan dicynodonta, tetapi tidak memiliki paruh) seperti Exaeretodon. Pemakan tumbuhan nondinosaurus ini lebih banyak daripada dinosaurus ornithischia seperti Pisanosaurus.[8]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Alcober, Oscar A.; Martinez, Ricardo N. (2010). "A new herrerasaurid (Dinosauria, Saurischia) from the Upper Triassic Ischigualasto Formation of northwestern Argentina". ZooKeys (63): 55–81. Bibcode:2010ZooK...63...55A. doi:10.3897/zookeys.63.550. PMC 3088398. PMID 21594020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ Colombi, Carina E.; Rogers, Raymond R.; Alcober, Oscar A. (2012). "Vertebrate taphonomy of the Ischigualasto Formation" (PDF). Journal of Vertebrate Paleontology (dalam bahasa Inggris). 32 (sup1): 31–50. Bibcode:2012JVPal..32S..31C. doi:10.1080/02724634.2013.809285. ISSN 0272-4634.
  3. ↑ Martínez, Ricardo N.; Apaldetti, Cecilia; Alcober, Oscar A.; Colombi, Carina E.; Sereno, Paul C.; Fernandez, Eliana; Malnis, Paula Santi; Correa, Gustavo A.; Abelin, Diego (2013). "Vertebrate succession in the Ischigualasto Formation". Journal of Vertebrate Paleontology. 32 (Memoir 12: Basal sauropodomorphs and the vertebrate fossil record of the Ischigualasto Formation (Late Triassic: Carnian-Norian) of Argentina, sup1): 10–30. doi:10.1080/02724634.2013.818546. ISSN 0272-4634.
  4. ↑ Benton, Michael J. (1999). "Origin and early evolution of dinosaurs". Dalam Farlow, James O.; Brett-Surman, M.K. (ed.). The Complete Dinosaur. Indiana University Press. hlm. 204–215. ISBN 0-253-21313-4.
  5. ↑ Parrish, J. Michael (1999). "Evolution of the archosaurs". Dalam Farlow, James O.; Brett-Surman, M.K. (ed.). The Complete Dinosaur. Indiana University Press. hlm. 191–203. ISBN 0-253-21313-4.
  6. ↑ Tucker, Maurice E.; Benton, Michael J. (1982). "Triassic environments, climates, and reptile evolution" (PDF). Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 40 (4): 361–379. Bibcode:1982PPP....40..361T. doi:10.1016/0031-0182(82)90034-7. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2009-01-26. Diakses tanggal 2009-07-23.
  7. ↑ Sill, W.D. (1974). "The anatomy of Saurosuchus galilei and the relationships of the rauisuchid thecodonts". Bulletin of the Museum of Comparative Zoology. 146: 317–362.
  8. ↑ Bonaparte, J.F. (1970). "Annotated list of the South American Triassic tetrapods". Gondwana Symposium Proceedings and Papers. 2: 665–682.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan