Selasa, 20 Oktober 2026
15:29 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Samuel Ajayi Crowther

Samuel Ajayi Crowther

Bagikan:
Samuel Ajayi Crowther
Primat semua Nigeria
250px-Bishop_Samuel_Ajayi_Crowther_1867.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Samuel Ajayi Crowther, Bishop, 1867
GerejaGereja Nigeria
TakhtaNiger[1]
Masa jabatan
1864 - 1891
Informasi pribadi
Lahirsekitar 1809
Osogun
Meninggal31 Desember 1891
Lagos
PendidikanGereja St Maria;
Kolese Teluk Fourah

Samuel Ajayi Crowther (sekitar 1809 – 31 Desember 1891) adalah seorang linguis dan uskup Anglikan Afrika pertama di Nigeria. Lahir di Osogun (sekarang Pemerintahan Lokal Iseyin, Negara Bagian Oyo, Nigeria), Crowther adalah orang Yoruba yang juga mengidentifikasikan dirinya sebagai keturunan kelompok etnis Kreol di Sierra Leone.

Biografi

250px-Rev_Samuel_Crowther_by_Thomson_1828.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Samuel Crowther karya Thomson 1828.
250px-Bishop_Samuel_Ajayi_Crowther.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Teritorial Niger, 1888

Ajayi pada usia 12 tahun ditangkap, bersama dengan ibunya dan saudaranya yang masih bayi dan anggota-anggota keluarga lainnya, bersama dengan penduduk desanya, oleh Muslim Fulani pada 1821 dan dijual kepada para pedagang budak Portugis. Namun, sebelum kapal budaknya meninggalkan pelabuhan, kapal tersebut dihadang oleh kepal Angkatan Laut Kerajaan Britania dibawah komando Kapten Henry Leeke, dan Crowther dibawa ke Freetown, Sierra Leone, di mana ia dibebaskan.

Ketika di Sierra Leone Crowther diasuh oleh Komunitas Gereja Misionaris Anglikan dan diajarkan bahasa Inggris. Ia berpindah agama ke agama Kristen. Pada 11 Desember 1825 ia dilahirkan kembali dengan cara dibaptis dan ia menamai dirinya sendiri dengan nama vikar Gereja Kristus, Newgate, London - Samuel Crowther, yang merupakan salah satu pelopor C.M.S..[1] Ajayi dibaptis oleh Rev. John Raban.

Ketika di Freetown, Crowther menjadi mengetahui berbagai bahasa. Pada 1826 ia dibawa ke Inggris untuk masuk Gereja St Maria di Islington dan sekolah di gereja tersebut. Ia kembali ke Freetown pada 1827 dan masuk ke Kolese Teluk Fourah yang baru dibuka, sebuah sekolah misionaris Anglikan, di mana ia mempelajari tak hanya Latin dan Yunani tetapi juga Temne. Setelah menyelesaikan pembelajarannya, ia mulai mengajar di sekolah tersebut. Ia juga menikah dengan Asano (i.e. Hassana; ia adalah mantan Muslim), yang dibaptis dengan nama Susan, seorang kepala sekolah, yang juga berada pada kapal budak Portugis yang mengantarkan Crowther ke Sierra Leone. Mereka miliki beberapa anak, salah satu di antaranya adalah Dandeson Coates Crowther, deakon agung Delta Niger.[2] Cucunya Herbert Macaulay menjadi salah satu nasionalis Nigeria pertama dan memainkan peran penting pada akhir kekuasaan kolonial Britania di Nigeria.

Misi

Crowther dipilih untuk mengikuti misionaris James Frederick Schön pada ekspedisi Nigeria 1841. Bersama dengan Schön, ia mempelajari Hausa untuk digunakan pada ekspedisi tersebut. Tujuan ekspedidi tersebut adalah menjalankan bidang komersial, mengajarkan teknik agrikultural, menyebarkan agama Kristen, dan membantu mengakhiri perdagangan budak. Setelah ekspedisi tersebut, Crowther dipanggil kembali ke Inggris, di mana ia dilatih sebagai seorang pendeta dan ditahbiskan oleh uskup London. Ia kembali ke Afrika pada 1843 dan bersama dengan Henry Townsend, membuka sebuah misi di Abeokuta, sekarang negara bagian Ogun, Nigeria.[2]

Crowther mulai menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Yoruba dan menyusun kamus Yoruba.

Lihat pula

Catatan

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan