Samaya (Sanskerta: समय, alih aksara: Samayā, har. 'Waktu')[1] atau Samayam (Sanskerta: समयम्, alih aksara: Samayaṃ)[2] adalah istilah Sanskerta yang merujuk pada "waktu yang ditentukan atau tepat, momen yang tepat untuk melakukan sesuatu."[3] Dalam bahasa-bahasa India, samayam, atau samay dalam bahasa-bahasa Indo-Arya, adalah sebuah satuan waktu.
Dalam penggunaan kontemporer, samayam berarti waktu dalam bahasa-bahasa Dravida seperti Kannada, Malayalam, dan Tamil,[4] serta samay dalam bahasa-bahasa Indo-Arya seperti Bengali, Hindi, Marathi, dan Gujarati.
Penggunaan
Samayam adalah istilah yang digunakan dalam Musik klasik India untuk mengategorikan raga secara bebas ke dalam waktu-waktu dalam sehari. Setiap raga memiliki periode waktu tertentu dalam sehari (praharam) saat raga tersebut dibawakan.
Dalam Gandharva Veda, satu hari dibagi menjadi selang waktu tiga jam: 04.00–07.00, 07.00–10.00, dan seterusnya. Konsep waktu dalam Gandharva Veda dipatuhi secara lebih ketat dibandingkan dengan, misalnya, dalam musik Karnatik.
Samayachakra adalah sebuah konsep yang menyatakan bahwa waktu bergerak secara siklis, bukan secara linier.
Jainisme
Samaya mewakili bagian waktu terkecil yang tidak dapat dibagi lagi.[5] Kedipan mata, atau sekitar seperempat detik, mengandung samaya yang tak terhitung jumlahnya. Untuk seluruh tujuan praktis, detik merupakan ukuran waktu terkecil. Namun, Jainisme mengakui ukuran waktu yang sangat kecil yang dikenal sebagai samaya, yaitu bagian detik yang teramat sangat kecil.
Sebuah samaya adalah kurun waktu yang dibutuhkan oleh jiwa seorang arihant untuk melakukan perjalanan ke Siddhashila (alam tertinggi di alam semesta) setelah mencapai tingkat moksa (pembebasan).
Hinduisme
Samayam disebutkan sebagai salah satu julukan Siwa dalam Agni Purana.[6]
Lihat pula
Referensi
- ↑ www.wisdomlib.org (2014-08-03). "Samaya, Samayā, Samāya, Shamaya: 30 definitions". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-01-05.
- ↑ Bodhi (2017-09-26). The Suttanipata: An Ancient Collection of the Buddha's Discourses Together with Its Commentaries (dalam bahasa Inggris). Simon and Schuster. hlm. 1531. ISBN 978-1-61429-454-2.
- ↑ Monier-Williams, Sir Monier; Leumann, Ernst; Cappeller, Carl (1999). A Sanskrit-English Dictionary: Etymological and Philologically Arranged with Special Reference to Cognate Indo-European Languages (dalam bahasa Inggris). Asian Educational Services. hlm. 1164. ISBN 978-81-206-0369-1.
- ↑ Andronov, Mikhail Sergeevich (2003). A Comparative Grammar of the Dravidian Languages (dalam bahasa Inggris). Otto Harrassowitz Verlag. hlm. 258. ISBN 978-3-447-04455-4.
- ↑ Jain, Vijay K. (2018). Ācārya Kundakunda's Pravacanasāra – Essence of the Doctrine आचार्य कुन्दकुन्द विरचित "प्रवचनसार" (dalam bahasa Inggris). Vikalp Printers. hlm. 180. ISBN 978-81-932726-1-9.
- ↑ Books, Kausiki (2021-07-12). Agni Purana 1 : English Translation only (dalam bahasa Inggris). Kausiki Books. hlm. 460.