Jumat, 25 September 2026
17:40 WIB
TERKINI
Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia
Said Rasad

Said Rasad

guru dan politikus Indonesia

Said Rasad
250px-Wali_Kota_Padang_Said_Rasad.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wali Kota Padangke-3
Masa jabatan
20 Juli 1947 –Agustus 1947
PresidenSukarno
PendahuluBagindo Aziz Chan
PenggantiAbdoel Hakim
Bupati Militer Agam
Masa jabatan
1949–1950
PendahuluDahlan Djambek
PenggantiHarun Al-Rasyid Sutan Bandaro
Bupati Padang Pariamanke-4
Masa jabatan
1950–1953
PendahuluBA. Murad
PenggantiTaher Samad
Informasi pribadi
Lahir(1920-07-01)1 Juli 1920
Meninggal1 Agustus 1992(1992-08-01) (umur 72)
Suami/istriFatimah Helma
Anak3
PendidikanAlgemeene Middelbare School (AMS) Batavia
ProfesiGuru, politikus

Said Rasad[1] (atau variasi ejaan Said Rasjad dan Said Rasyad,[2][3][4][5] 1 Juli 1920 – 1 Agustus 1992) merupakan seorang guru dan politikus yang menjabat Wali Kota Padang, Bupati Militer Agam, dan Bupati Padang Pariaman.

Kehidupan awal

Said Rasad lahir di Padang pada 1 Juli 1920 dari pasangan Sutan Muhammad Said gelar Sutan Bagindo dan Siti Air. Tamat MULO di Padang, ia melanjutkan pendidikan ke Algemeene Middelbare School (AMS) di Batavia dan Universitas Gadjah Mada.[6] Kembali ke Padang, ia bekerja sebagai guru di Sekolah Teknik Simpang Haru (Kageo Gakko, bekas Ambacht School, sekarang SMK).

Peristiwa Padang Area

Pada 27 November 1945 di Sekolah Teknik Simpang Haru terjadi Peristiwa Padang Area atau Insiden Simpang Haru. Insiden berawal dari pendudukan sekolah oleh serdadu KNIL secara paksa. Hal ini menyebabkan protes dari Said Rasad yang menjadi seorang guru sekaligus kepala sekolah di sana. Para serdadu KNIL memukul Said Rasad hingga pingsan. Hal ini memicu perlawanan dari pihak Republik sehingga pada malam harinya sekelompok pemuda menyerang para serdadu di sekolah yang telah mereka duduki.[7][8][9]

Karier

Said Rasjad diangkat menjadi Wali Kota Padang pada 1947 setelah wali kota sebelumnya Bagindo Azizchan tewas terbunuh oleh serangan militer Belanda.[10] Semasa kepemimpinannya, ia memindahkan pusat pemerintahan dari Padang ke Padang Panjang.[11] Sementara itu, Belanda dalam upaya mempertahankan pengaruhnya menunjuk dr. A. Hakim, untuk menjadi Wali Kota Padang.[12]

Said Rasjad diangkat sebagai Bupati Militer Agam mulai 1949 hingga 1950 menggantikan Bupati Militer Dahlan Djambek.[13] Ia lalu diangkat sebagai Bupati Padang Pariaman mulai 1950 hingga 1953. Sesudah itu, ia sempat menjadi pembantu Gubernur Sumatera Tengah Ruslan Muljohardjo.

Kariernya merosot setelah ia memutuskan mendukung Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Pada periode pertama kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat Harun Zain (1966-1971), ia bersama Djamhur Djamin dan Agus Thaib ditunjuk sebagai penasihat gubernur dalam Badan Pemerintahan Harian (BPH).[14]

Said Rasad tercatat sebagai pengurus Yayasan Dana Sosial Islam (YDSI) Sumatera Barat.[15] Ia juga pernah menjadi dosen di Universitas Andalas dan Universitas Bung Hatta.

Akhir kehidupan

Said Rasad meninggal pada 1 Agustus 1992 di RS Pelni, Petamburan, Jakarta dalam usia 72 tahun.

Kehidupan pribadi

Said Rasad menikah dengan Fatimah Helma dan dikaruniai tiga anak: Muhammad Fadil, Ahmad Syaukani, dan Islah Arif.

Rujukan

  1. ↑ Zed, Mestika (1995). Sumatera Barat di panggung sejarah, 1945-1995. Bidang Penerbitan Khusus, Panitia Peringatan 50 Tahun RI, Sumatera Barat.
  2. ↑ Memori pelaksanaan tugas DPRD Kota Padang, periode 2004-2009. Sekretariat DPRD Kota Padang. 2009.
  3. ↑ Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Sumatera Barat. Direktorat Jenderal Kebudayaan.
  4. ↑ Anwar, Rosihan (2004). Sejarah kecil "petite histoire" Indonesia. Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-532-1.
  5. ↑ Edisaputra (1987). Sumatera dalam perang kemerdekaan: perlawanan rakyat semesta menentang Jepang, Inggris dan Belanda. Yayasan Bina Satria '45.
  6. ↑ https://books.google.co.id/books?id=0klAvFRdpCEC&pg=PA54&dq=Said+Rasyad&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwic_qWTsZPwAhWDb30KHWazAyc4ChDoATAAegQIARAD#v=onepage&q=Said%20Rasyad&f=false
  7. ↑ Mestika Zed; Amri, Emizal; Edmihardi (2002). Sejarah perjuangan kemerdekaan 1945-1949 di Kota Padang dan sekitarnya. Yayasan Citra Budaya Indonesia. hlm. 191–194. ISBN 978-979-95830-5-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Rahmat Irfan Denas (26 Februari 2019). "Tetenger Kota Padang, "Sandera" Sejarah Tugu Padang Lidah Api". Harian Khazanah.
  9. ↑ Mulyadi Mintaraga (1986). Api perjuangan kemerdekaan di kota Padang. Songo Abadi Inti.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Tim Penulis, Pahlawan Indonesia, Niaga Swadaya, ISBN 978-979-1481-60-1.
  11. ↑ Penerangan, Indonesia Departemen; Penerangan, Indonesia Kementerian (1959). Propinsi Sumatera Tengah. Kementerian Penerangan.
  12. ↑ Safwan, Mardanas, (1987), Sejarah kota Padang, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.
  13. ↑ https://books.google.co.id/books?id=mG9xAAAAMAAJ&q=said+Rasjad+Bupati+agam&dq=said+Rasjad+Bupati+agam&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwjf9cGztZPwAhUFXn0KHfT_DnoQ6AEwAHoECAQQAw
  14. ↑ Yusra, Abrar (1997). Tokoh yang berhati rakyat: biografi Harun Zain. Yayasan Gebu Minang. ISBN 978-979-8428-01-2.
  15. ↑ Tempo. Badan Usaha Jaya Press Jajasan Jaya Raya. 1976.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Bagindo Azizchan
Wali Kota Padang
1947
Diteruskan oleh:
dr. A. Hakim
Didahului oleh:
Dahlan Djambek
Bupati Militer Agam
1949-1950
Diteruskan oleh:
Harun Al-Rasyid Sutan Bandaro
Didahului oleh:
BA. Murad
Bupati Padang Pariaman
1950-1953
Diteruskan oleh:
Taher Samad
W.M. Ouwerkerk (1928–1940) · Dirk Kapteijn (1940–1942) · Abdoel Hakim (1942–1943, 1947–1949) · Mizuno (1943–...) · Abubakar Jaar (1945–1946) · Bagindo Azizchan (1946–1947) · Said Rasjad (1947) · Rasidin (1949–1956) · Bachtiar Datuk Pado Panghulu (1956–1958) · Z. A. St. Pangeran (1958–1966) · Azhari (1966–1967) · Akhirul Yahya (1967–1971) · Hasan Basri Durin (1971–1983) · Syahrul Ujud (1983–1993) · Zuiyen Rais (1993–2003) · O.S. Yerli Asir (2003–2004, Pj. Wali Kota) · Fauzi Bahar (2004–2014) · Erizal Agus (2014, Pj. Wali Kota) · Mahyeldi (2014–2021) · Hendri Septa (2021–2024) · Andree Algamar (2024–2025, Pj. Wali Kota) · Fadly Amran (2025–Petahana)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan