Jumat, 09 Oktober 2026
22:16 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Said Aburish

Bagikan:

Said Aburish (nama lengkap: Saʿīd Muḥammad Khalīl ʾAbū Rīsh) (bahasa Arab:سعيد محمد خليل أبو الريش;‎ 1 Mei 1935 – 29 Agustus 2012), adalah seorang jurnalis dan penulis Palestina.[1] Aburish lahir di al-Eizariya (juga dikenal sebagai "Betania") pada 1935, dan ia dan keluarganya pindah ke Beirut pada 1948 setelah pendudukan wilayah Palestina yang dilakukan oleh Israel. Aburish masuk sekolah di Yerusalem dan Beirut. Ia kembali ke Beirut pada 1950an sebagai wartawan Radio Free Europe dan Daily Mail. Ia kembali ke al-Eizariya pada 2009, menjemput ajal disana pada 2012.[2]

Daftar pustaka

  • Aburish, Said K.: Children of Bethany: The Story of a Palestinian Family, Indiana University Press 1988. ISBN978-0-253-30676-0
  • Aburish, Said K.: The St. Georges Hotel Bar, International Intrigue in Old Beirut, An Insider's Account, London, Bloomsbury Publishing, 1989.
  • Aburish, Said K.: Cry Palestine: inside the West Bank, Bloomsbury, London 1991. ISBN978-0-7475-1005-5
  • Aburish, Said K.: The Forgotten Faithful: the Christians of the Holy Land, Quartet, London, 1993. ISBN978-0-7043-7036-4
  • Aburish, Said K.: Rise, Corruption and Coming Fall of the House of Saud, Bloomsbury, London, 1994. ISBN978-0-7475-1468-8
  • Aburish, Said K.: A Brutal Friendship: The West and the Arab Elite, Victor Gollancz Ltd, London, 1997. ISBN978-0-575-06275-7
  • Aburish, Said K.: Arafat: From Defender to Dictator, Bloomsbury Pub. Ltd. (UK), 1998. ISBN978-1-58234-049-4
  • Aburish, Said K.: Saddam Hussein: The Politics of Revenge, Bloomsbury Pub., New York, U.S.A., 1999. ISBN978-1-58234-050-0
  • Aburish, Said K.: Nasser: the Last Arab, Thomas Dunne Books/St. Martin's Press, New York 2004. ISBN978-0-312-28683-5

Referensi

  1. ↑ Lycett, Andrew (6 September 2012). "Said Aburish obituary". theguardian.com. London. Diakses tanggal 9 September 2012.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Martin, Douglas (2012). "Said K. Aburish, Palestinian Journalist, Dies at 77". New York Times, September 7, 2012.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan