Kamis, 01 Oktober 2026
20:21 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Saenghwang

Saenghwang

Bagikan:
250px-Saenghwang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pemusik memainkan saenghwang

Saenghwang (생황) adalah alat musik tradisional Korea.[1] Tersusun dari 17 pipa bambu tipis yang disusun dalam bilik kayu kecil dan dimainkan dengan cara ditiup. Pada pipa-pipa terdapat lubang-lubang yang dimainkan dengan jari untuk menghasilkan suara.[2] Di tiap bagian bawah pipa ada celah berlapis metal yang bergetar pada saat udara masuk dan keluar. Saenghwang adalah satu-satunya alat musik Korea yang mempunyai satu mulut untuk menghasilkan 3 jenis suara sekaligus. Pada zaman dahulu, bilik dibuat dari labu kering, tetapi karena cepat rusak dan suara yang dihasilkan tidak begitu bagus, maka diganti dengan kayu keras atau metal.[2]

Digunakan dalam orkestra atau permainan musik secara solo, saenghwang sering dimainkan berduet (saengso byeongju) dengan danso (suling bambu kecil). Danso dianggap sebagai pasangan saenghwang yang paling harmonis. Repertoar musik saenghwang yang dimainkan bersama danso antara lain Yeomyangchun dan Suryongeum.[2] Yeomyangchun adalah musik pengiring seni vokal gagok (menyanyikan syair), bermakna "Suasana di tengah musim semi",[3] Sementara musik Suryongum ("Suara Naga Dalam Air") diciptakan untuk mengimajinasikan suara teriakan naga.[2]

Suara saenghwang dianggap sebagai suara yang mistis dan misterius.[2] Ada yang menganggapnya sebagai sebagai suara naga atau bonghwang (burung hong). Suara burung itu dapat membuat pendengarnya menyanyi dan menari. Selain itu, pada masa lalu, saenghwang diasosiasikan sebagai alat musik yang dimainkan pertapa yang tinggal di gunung.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Saenghwang, koreamusic. Diakses pada 16 Juli 2011.
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris) Saenghwang (생황) & Danso (단소) Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine., kbs. Diakses pada 16 Juli 2011.
  3. ↑ (Inggris) Yeomyangchun, gugak. Diakses pada 16 Juli 2011.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan