Minggu, 04 Oktober 2026
22:42 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
SU-85

SU-85

Penghancur tank swa-gerak Uni Soviet

Bagikan:
SU-85 di Museum Polskiej Techniki Wojskowej, Warsawa, Polandia
SU-85 di Museum Polskiej Techniki Wojskowej, Warsawa, Polandia. Tampak di samping kanan adalah SU-76.

SU-85 (Samohodnaya ustanovka 85) adalah penghancur tank buatan Uni Soviet yang digunakan selama Perang Dunia II. SU-85 adalah modifikasi dari SU-122, yang pada dasarnya menggantikan howitzer M-30S dari SU-122 dengan meriam anti-tank 85-mm D-5T. Meriam D-5T mampu menembus armor Tiger I dari jarak 1000 m. Kendaraan ini memiliki profil yang rendah dan mobilitas yang sangat baik.

Latar belakang

Pada awal Perang Dunia II, tank Soviet seperti T-34(76) dan KV-1 memiliki daya tembak yang cukup bagus untuk mengalahkan tank Jerman saat itu. Pada musim gugur 1942, pasukan Soviet mulai menghadapi tank Tiger Jerman yang baru, dengan lapisan pelindung yang terlalu tebal dan sangat sulit ditembus oleh meriam 76,2 mm yang digunakan dalam tank T-34 dan KV. Soviet juga memiliki laporan tentang tank Panther, yang dalam perkembangannya memiliki lapisan pelindung yang lebih tebal daripada Tiger; keduanya mewakili kemajuan dalam desain tank Jerman.

Meskipun Panther tidak terlihat dalam pertempuran sampai Juli 1943, generasi baru tank Jerman memperingatkan Tentara Merah akan kebutuhan meriam tank baru yang lebih kuat untuk pasukan lapis baja mereka. Mei 1943, pekerjaan pun dimulai, dengan senjata anti-tank baru. Jenderal Vasiliy Grabin dan Jenderal Fyodor Petrov dari Biro Desain Militer memodifikasi senjata anti-pesawat 85 mm untuk digunakan sebagai senjata anti-tank. Meskipun terlalu besar untuk turet T-34 atau KV-1, diperkirakan bahwa senjata itu dapat dipasang pada sasis artileri gerak sendiri SU-122.

Produksi

Produksi SU-85 dimulai pada pertengahan 1943, tank pertama menemui perang pertamanya pada bulan Agustus. Ketika tank T-34(85) memasuki produksi massal pada musim semi 1944, militer Soviet berpikir untuk tidak melanjutkan produksi SU-85. produksi SU-85 dihentikan pada akhir 1944 setelah 2.050 SU-85 diproduksi. Sebagai gantinya Soviet memproduksi SU-100 untuk menggantikan SU-85, dipersenjatai dengan meriam 100 mm D-10S yang lebih kuat.

Varian

Ada dua versi SU-85:

  • SU-85 yang memiliki cupula komandan dengan periskop yang bisa berputar dengan tiga lensa penglihatan,
  • SU-85M yang ditingkatkan memiliki rangka yang sama dengan SU-100, dengan cupola komandan seperti yang digunakan pada T-34-85.

Penggunaan

SU-85 mulai memasuki pertempuran pada Agustus 1943. Tank ini digunakan secara aktifdi Front Timur sampai akhir perang. Meskipun SU-85 mampu menghancurkan Panzer IV, Tiger I atau Panther, tetapi meriam 85 mm-nya tidak cukup untuk menembus armor dari kendaraan tempur lapis baja Jerman yang lebih besar seperti Tiger II. SU-85 ditarik dari dinas Soviet segera setelah perang berakhir, dan diekspor ke banyak negara sekutu Soviet di Eropa dan negara komunis lainnya.

Operator

Daftar pustaka

  • Perrett, Bryan (1987). Soviet Armour Since 1945, London: Blandford. ISBN0-7137-1735-1.
  • Zaloga, Steven J., James Grandsen (1984). Soviet Tanks and Combat Vehicles of World War Two, London: Arms and Armour Press. ISBN0-85368-606-8.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai SU-85.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai SU-85.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan