Selasa, 20 Oktober 2026
07:14 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Bagikan:
Universitas Islam Negeri
Fatmawati Sukarno Bengkulu
250px-LOGO_UIN_FATMAWATI_SUKARNO_BENGKULU.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
lambang resmi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Nama sebelumnya
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
MotoCentre of Excellence
JenisPerguruan Tinggi Negeri Islam
Didirikan11 Mei 2021
(Peraturan Presiden RI No. 45 tahun 2021 tentang UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Perubahan atas Peraturan Presiden RI No. 51 Tahun 2012 Tentang Perubahan STAIN Bengkulu Menjadi IAIN Bengkulu)
Lembaga induk
Kementerian Agama Republik Indonesia
RektorProf. Dr. H. Khairuddin, M.Ag.
Jumlah mahasiswa11361
Alamat
Jl. Raden Fatah, Pagar Dewa
, ,
Kampus± 73 Ha
Situs webUniversitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu adalah perguruan tinggi Islam negeri di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Indonesia. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu merupakan transformasi dari Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (IAIN Bengkulu) sesuai Perpres RI No. 45 Tahun 2021[1] dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkulu (STAIN Bengkulu) berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 51 Tahun 2012.

Dewasa ini UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan pendidikan tinggi pada jenjang sarjana, magister, dan doktor melalui empat fakultas dan satu Program Pascasarjana. Perkembangan UIN FAS merupakan bagian dari sejarah panjang pendidikan tinggi Islam di Bengkulu, yang berawal dari fakultas-fakultas IAIN Raden Fatah Palembang di Bengkulu, kemudian berkembang menjadi STAIN Bengkulu pada 1997 dan IAIN Bengkulu pada 2012, sebelum bertransformasi menjadi universitas pada 2021. Dalam pengembangan akademiknya, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menempatkan studi Islam, wawasan kebangsaan, dan peradaban sebagai unsur utama dalam pengembangan keilmuan dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Sejarah

Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu tidak dapat dipisahkan dari aspirasi masyarakat Bengkulu untuk memiliki perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang berdiri secara mandiri. Cikal bakal pendidikan tinggi Islam di wilayah Bengkulu bermula pada 1963 dengan berdirinya Fakultas Syariah di Curup, Rejang Lebong, di bawah naungan Yayasan Taqwa (Yaswa) IAIN Sumatera Selatan. Setahun kemudian, fakultas tersebut berubah menjadi Fakultas Ushuluddin Yaswa IAIN dan selanjutnya diresmikan sebagai Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang Cabang Curup.[2]

Perkembangan pendidikan tinggi Islam juga berlangsung di Kota Bengkulu. Yaswa mendirikan Fakultas Syariah dengan dukungan Gubernur Bengkulu H.M. Ali Amin. Setelah melalui proses perjuangan dan pengusulan, pada Juni 1971 fakultas tersebut dinegerikan menjadi Fakultas Syariah IAIN Raden Fatah Cabang Bengkulu. Dengan demikian, sejak dekade 1970-an, IAIN Raden Fatah Palembang memiliki beberapa fakultas di luar Palembang, termasuk Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu.

Upaya untuk memperkuat keberadaan pendidikan tinggi Islam di Bengkulu terus dilakukan. Pada masa Gubernur Letkol Soeprapto, masyarakat mendorong pendirian Fakultas Tarbiyah Semarak Bengkulu. Namun, fakultas tersebut tidak sempat dinegerikan dan kemudian ditutup. Aspirasi tersebut selanjutnya diwujudkan melalui pembukaan Kelas Jauh Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah di Bengkulu yang mulai beroperasi pada 1 Juli 1984. Setelah melalui proses pengembangan, pada 9 Juli 1994 berdiri Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Fatah Cabang Bengkulu.

Pada periode 1975–1995, IAIN Raden Fatah memiliki lima fakultas, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Ushuluddin di Palembang, serta Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu. Keberadaan fakultas-fakultas di luar Palembang tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan kelembagaan pendidikan tinggi Islam di wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu. Dengan berkembangnya tiga fakultas yang menjadi bagian dari cikal bakal perguruan tinggi Islam negeri di Bengkulu dan semakin kuatnya aspirasi masyarakat, gagasan untuk mendirikan perguruan tinggi Islam negeri yang berdiri sendiri di Bengkulu semakin mengemuka.[2]

Proposal pendirian IAIN Bengkulu kemudian diajukan pada 1996. Namun, pada saat itu pemerintah menerapkan kebijakan pengembangan kelembagaan perguruan tinggi Islam melalui pembentukan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di berbagai daerah di Indonesia. Sejalan dengan kebijakan tersebut, Fakultas Ushuluddin di Curup dan Fakultas Syariah di Bengkulu yang sebelumnya merupakan bagian dari IAIN Raden Fatah ditingkatkan statusnya menjadi perguruan tinggi negeri yang berdiri sendiri, masing-masing sebagai STAIN Curup dan STAIN Bengkulu.[3]

STAIN Bengkulu didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1997 tanggal 21 Maret 1997 dan diperkuat dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor E/125/1997. Lembaga ini diresmikan oleh Menteri Agama Dr. H. Tarmizi Taher pada 30 Juni 1997, bersamaan dengan peresmian 32 STAIN lainnya di Indonesia. Peresmian tersebut menandai babak baru dalam sejarah pendidikan tinggi Islam negeri di Bengkulu karena untuk pertama kalinya daerah ini memiliki perguruan tinggi agama Islam negeri yang berdiri secara mandiri.

Pada awal berdirinya, STAIN Bengkulu dipimpin oleh Drs. H. Badrul Munir Hamidy sebagai ketua sejak 30 Juni 1997 hingga 7 Maret 2002. Selanjutnya, kepemimpinan STAIN Bengkulu dilanjutkan oleh Dr. Rohimin, M.Ag. sejak 7 Maret 2002. Di bawah perkembangannya, STAIN Bengkulu terus memperluas bidang akademik dan kelembagaannya. Dari semula memiliki tiga jurusan dan enam program studi, institusi ini mengalami pertumbuhan dalam jumlah dan ragam program pendidikan yang diselenggarakan.

Perkembangan tersebut kemudian mengantarkan STAIN Bengkulu pada perubahan status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2012, STAIN Bengkulu secara resmi beralih status menjadi IAIN Bengkulu pada 25 April 2012.[4] Prof. Dr. Sirajuddin M., M.Ag., M.H. dipercaya sebagai rektor pertama. Perubahan status tersebut memperluas mandat kelembagaan IAIN Bengkulu dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang keislaman serta bidang keilmuan lainnya.

Transformasi kelembagaan kembali berlangsung pada 2021. Melalui Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2021, IAIN Bengkulu secara resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu.[5] Perubahan tersebut kemudian diperkuat melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2021. Transformasi menjadi universitas menandai perluasan cakupan pengembangan keilmuan dan pendidikan yang tidak hanya bertumpu pada ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga mencakup berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Pada 31 Desember 2021, Menteri Agama H. Yaqut Cholil Qoumas melantik Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd. sebagai rektor pertama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd., UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus mengalami perkembangan kelembagaan dan akademik. Universitas ini kemudian memperoleh akreditasi Unggul dan berstatus sebagai Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU), serta mengembangkan sumber daya akademiknya melalui peningkatan jumlah guru besar.

Saat ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memiliki empat fakultas dan Pascasarjana dengan jenjang pendidikan Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Perkembangan tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang pendidikan tinggi Islam di Bengkulu, yang berawal dari inisiatif masyarakat pada 1960-an, berkembang melalui fakultas cabang IAIN Raden Fatah, kemudian menjadi STAIN Bengkulu pada 1997, IAIN Bengkulu pada 2012, hingga akhirnya bertransformasi menjadi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada 2021. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu kini diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang unggul, moderat, dan mampu berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Struktur pimpinan

Dalam menyelenggarakan Tri Dharmanya, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu dipimpin oleh seorang rektor dan dibantu oleh tiga wakil rektor. Berikut pimpinan universitas untuk masa jabatan tahun 2026 sampai dengan 2030:[6]

Rektor : Prof. Dr. H. Khairuddin, M.Ag. Wakil Rektor I : Prof. Dr. Asnaini, S.Ag., M.A. Wakil Rektor II : Dr. Japarudin, M.Si. Wakil Rektor III : Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I.

Fakultas

Saat ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu memiliki 4 (empat) fakultas dan 1 (satu) program pascasarjana.

Fakultas Tarbiyah dan Tadris

Fakultas Tarbiyah dan Tadris menyelenggarakan 9 (sembilan) program studi di tingkat sarjana (S1) dan 1 (satu) program profesi,[7] yaitu:

  • Prodi Tadris Bahasa Indonesia (Tadris-Indo),
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA),
  • Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI),
  • Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI),
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI),
  • Prodi Pendidikan Islam anak usia dini (PIAUD),
  • Prodi Tadris Matematika (Tadris-MM),
  • Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (Tadris-IPA),
  • Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (Tadris-IPS), dan
  • Program Pendidikan Profesi Guru Keagamaan.

Fakultas Syari'ah dan Hukum

Fakultas Syari’ah dan Hukum menyelenggarakan 3 (tiga) program studi, semuanya di tingkat sarjana (S1),[8] yaitu:

  • Prodi Hukum Tata Negara (HTN),
  • Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan
  • Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah memiliki 8 (delapan) program studi di tingkat sarjana (S1),[9] yaitu:

  • Jurusan Dakwah:
    • Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI),
    • Prodi Manajemen Dakwah (MD), dan
    • Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI).
  • Jurusan Ushuluddin:
    • Prodi Ilmu Hadist (IH),
    • Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQT), dan
    • Prodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI).
  • Jurusan Adab:
    • Prodi Sejarah dan Peradaban Islam (SPI), dan
    • Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA).

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam memiliki 4 (empat) program studi di tingkat sarjana (S1),[10] yaitu:

  • Jurusan Ekonomi Islam:
    • Prodi Perbankan Syariah (PBS),
    • Prodi Ekonomi Syariah (Eksya),
    • Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa), dan
    • Prodi Manajemen Haji dan Umroh (MHU).

Program Pasca Sarjana

Program Magister (S-2)

Program Pascasarjana menyelenggarakan 8 (delapan) program magister atau S2,[11] yaitu:

  • Program Magister Pendidikan Agama Islam,
  • Program Magister Manajemen Pendidikan Islam,
  • Program Magister Pendidikan Islam Anak Usia Dini,
  • Program Magister Tadris Bahasa Inggris,
  • Program Magister Hukum Tata Negara,
  • Program Magister Ahwal Al-Syakhshiyyah,
  • Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam, dan
  • Program Magister Ekonomi Syariah.

Program Doktor (S-3)

Saat ini Program Pascasarjana menyelenggarakan 2 (dua) program doktoral,[12] yaitu:

  • Program Doktoral Pendidikan Agama Islam, dan
  • Program Doktoral Studi Islam.

Kemahasiswaan

Dalam menyelenggarakan pendidikan tingginya, mahasiswa di Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu didukung oleh berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM), yaitu:

  1. Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam (UKM-KI)
  2. Unit Kegiatan Mahasiswa Seni (UKM-Seni)
  3. UKK-KSR PMI
  4. UKK-Racana
  5. UKK- Paskibraka
  6. Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI)
  7. Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U)
  8. Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U)
  9. Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F)
  10. Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F)
  11. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
  12. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)
  13. Resimen Mahasiswa (Menwa)
  14. Ikatan Mahasiswa KIP-Kuliah (IMAKIP)
  15. UKM-Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa (BAPOM)
  16. Duta Fakultas Ushuluddin,Adab dan Dakwah (Duta-FUAD)
  17. Duta Fakultas Syariah (Duta-Syariah)
  18. Duta Fakultas Tarbiyah dan Tadris (Duta-FTT)
  19. Duta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Duta-FEBI)
  20. Duta Literasi UPT Perpustakaan
  21. UKM-Peradilan Semu (Fakultas Syariah)
  22. Komunitas Seni dan Bicara (Fakultas Syariah)
  23. GISBEI
  24. Jurnalistik (Fakultas Tarbiyah dan Tadris)

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-5586886/6-iain-ini-resmi-berubah-jadi-uin-ini-harapan-menag
  2. 1 2 "Sejarah Singkat Universitas – UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU". Diakses tanggal 2026-08-29.
  3. ↑ Ahmad, Drs. H. Adjis, 10 Tahun STAIN Bengkulu mengabdi.
  4. ↑ Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2012[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/167781/perpres-no-45-tahun-2021
  6. ↑ "Struktur Organisasi – UIN FATMAWATI SUKARNO BENGKULU". Diakses tanggal 2026-08-29.
  7. ↑ "Program Studi – Fakultas Tarbiyah & Tadris". Diakses tanggal 2026-08-29.
  8. ↑ "Prodi". Fakultas Syariah. Diakses tanggal 2026-08-29.
  9. ↑ "Program Studi". Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Diakses tanggal 2026-08-29.
  10. ↑ "Program Studi". Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam. Diakses tanggal 2026-08-29.
  11. ↑ "Program Studi". Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam. Diakses tanggal 2026-08-29.
  12. ↑ "Doctor – Program Pascasarjana". Diakses tanggal 2026-08-29.
UII
UIN
IAIN
STAIN
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan