Selasa, 27 Oktober 2026
04:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
SS Southern Cross (1886)

SS Southern Cross (1886)

Bagikan:
SS Southern Cross
250px-SS_Southern_Cross%2C_Derwent_River%2C_1898.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Southern Cross di Sungai Derwent, Tasmania, 1898
Sejarah
Nama
  • Pollux (1886)
  • Southern Cross (1886–)
Pemilik
Pembangun Colin Archer
Diluncurkan 1886
Nasib Hilang di laut pada 1914
Ciri-ciri umum
Tonase 520 GT
Panjang 146 ft (45 m)
Tata layar barque

SS Southern Cross adalah sebuah kapal pemburu anjing laut bertenaga uap yang biasanya dioperasikan di Norwegia dan Newfoundland dan Labrador.

Kapal tersebut hilang di laut saat kembali dari perburuan anjing laut pada 31 Maret 1914, menewaskan seluruh 74 penumpang dalam angin ribut yang sama yang menewaskan 78 penumpang dari SS Newfoundland, sebuah tragedi kolektif yang dikenal dengan sebutan "Bencana Pelayaran Newfoundland 1914".[1]

Referensi

  1. ↑ Higgins, Jenny. "1914 Sealing Disaster". Newfoundland and Labrador Heritage. Memorial University of Newfoundland. Diakses tanggal Agustus 29, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan