Minggu, 04 Oktober 2026
08:20 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Runcaria

genus tumbuh-tumbuhan

Bagikan:

Runcaria heinzelinii adalah spesies tumbuhan yang punah dari zaman Devon, di sekitar wilayah Belgia. Spesies monotipik ini juga termasuk dalam genus monotipik Runcaria,[1] yang diberi nama oleh Jean de Heinzelin de Braucourt. Spesies ini mewarisi semua ciri-ciri tumbuhan berbiji kecuali lapisan kulit biji dan struktur yang menghubungkan serbuk sari dengan ovulum.[2]

Runcaria
Rentang waktu: Givetium
250px-Runcaria_megasporangium_and_cupule_drawing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Runcaria yang menampakkan diri sebagai fosil peralihan—nenek moyang tumbuhan berbiji dan tumbuhan berbunga.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
(tanpa takson):
Kelas:
Genus:
†Runcaria
Spesies:
†R. heinzelinii
Artikel takson sembarang

Referensi

  1. ↑ Philippe Gerrienne; Brigitte Meyer-Berthaud; Muriel Fairon-Demartet (2005). P. Steemans; E. Javaux (ed.). The significance of Runcaria (Middle Devonian, Belgium) in the evolution of seed plants. Carnets de Géologie. hlm. 15–19. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Desember 2019.{{cite book}}: |work= diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ P. Gerrienne; B. Meyer-Berthaud; M. Fairon-Demaret; M. Streel & P. Steemans (2004). "Runcaria, a Middle Devonian Seed Plant Precursor". Science Magazine. 306 (5697): 856–858. Bibcode:2004Sci...306..856G. doi:10.1126/science.1102491. PMID 15514154. S2CID 34269432. Diakses tanggal Maret 22, 2011.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik paleobotani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan