Sabtu, 17 Oktober 2026
12:55 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Rumah candu

Rumah candu

tempat di mana opium dijual dan dikonsumsi

Bagikan:
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Opiumschuiven_Bali_TMnr_10012178.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumah candu di Bali, 1941.

Rumah candu adalah sebuah tempat di mana opium dijual dan dihisap. Rumah candu tersebar luas di berbagai belahan dunia pada abad ke-19, terutama di Tiongkok, Asia Tenggara, Amerika Utara, dan Prancis. Di seluruh Barat, rumah candu sering dikunjungi dan diasosiasikan dengan orang Tionghoa karena tempat-tempat tersebut biasanya dijalankan oleh kelompok Tionghoa yang memasok opium dan menyiapkannya bagi pengunjung non-Tionghoa. Sebagian besar rumah candu menyimpan perlengkapan opium seperti pipa dan lampu yang diperlukan untuk menghisap zat tersebut. Para pengunjung biasanya berbaring sambil memegang pipa opium panjang di atas lampu minyak yang memanaskan opium hingga menguap, sehingga asapnya dapat dihirup. Rumah candu di Tiongkok dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat, dan kemewahan atau kesederhanaannya mencerminkan kemampuan finansial para pengunjung. Di kawasan perkotaan Amerika Serikat, khususnya di Pantai Barat, terdapat rumah candu yang menyaingi kemewahan terbaik di Tiongkok, lengkap dengan perabot mewah dan pelayan perempuan. Bagi kelas pekerja, terdapat banyak rumah candu sederhana dengan perabotan yang minim.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Opium dens.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan