Minggu, 11 Oktober 2026
03:54 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Rukun Tani

Bagikan:

Rukun Tani adalah organisasi yang bergerak dalam bidang pertanian dan difokuskan kepada para petani.[1] Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Rukun Tani merupakan perkumpulan para tani sedang Organisasi Rukun Tani ini didirikan pertama di pulau Jawa.[2] Rukun Tani di Indonesia memiliki lebih dari 20.000 anggota di 125 Cabang pada tahun 1993.[2] Cara membuat Organisasi Rukun Tani ini sangat mudah karena Organisasi ini merupakan organisasi pedesaan yang tersebar dan berafiliasi dengan gerakan warga negara.[1]

Gerakan Rukun tani ini merupakan gerakan utama yang dilakukan oleh Perinda (Partai di Indonesia).[3] Perinda mempunyai tujuan untuk memberikan tuntunan kepada kaum tani demi perbaikan kehidupan tani di masyarakat.[3] Perinda menjalankan program Gerakan Rukun tani ini bukan karena adanya tendesi politik, akan tetapi untuk kepentingan masyarakat tani di indonesia, agar kehidupan para petani lebih sejahtera dan tidak terpinggirkan.[3] Karena terlihat jelas menurut Perinda, Petani memerlukan pemerhatian khusus dari negara untuk memajukan dan memberi kesejahteraan pada masyarakat petani tersebut.[3]

Rujukan

  1. 1 2 Benedict R. O'g Anderson (1990). Language and Power: Exploring Political Cultures in Indonesia. Equinox Publishing. hlm. 270. ISBN 9789793780405.
  2. 1 2 Benedict Richard O'Gorman Anderson (1998). The Spectre of Comparisons: Nationalism, Southeast Asia, and the World. Verso. hlm. 104. ISBN 9781859841846.
  3. 1 2 3 4 Slamet Muljana (2008). Kesadaran Nasional: dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan. Yogyakarta: PT LKiS Pelangi Aksara. hlm. 327. ISBN 9789791283557.


Ikon rintisan

Artikel bertopik pertanian atau perkebunan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan