Senin, 12 Oktober 2026
16:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Ruan Zhenduo

Ruan Zhenduo

dokter asal Republik Rakyat Tiongkok

Bagikan:
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Ruan.
Ruan Zhenduo
阮振鐸
250px-Ruan_Zhenduo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ruan Zhendou
Foreign Minister of Manchukuo
Masa jabatan
April 1944 –August 1945
Penguasa monarkiPuyi
PendahuluLi Shaogeng
PenggantiOffice abolished
Informasi pribadi
Lahir1893
Meninggal1973[butuh rujukan]
KewarganegaraanManchukuo
AlmamaterManchurian Medical College
Kyoto Imperial University

Ruan Zhenduo (Hanzi sederhana:阮振铎; Hanzi tradisional:阮振鐸; Pinyin:Ruǎn Zhènduó; Wade–Giles:Juan Chen-to; Hepburn: Gen Shitaku; 1893–1973) adalah seorang politikus di awal Republik Tiongkok yang kemudian menjabat di sejumlah posisi tingkat Kabinet di Kekaisaran Manchukuo.

Biografi

Berasal dari Tieling, Provinsi Liaoning, Ruan belajar kedokteran di Sekolah Tinggi Kedokteran Manchuria pada tahun 1913. Pada tahun 1919, ia pergi ke Jepang untuk belajar di Universitas Kekaisaran Kyoto dan lulus dengan gelar doktor kedokteran.

Setelah kembali ke Tiongkok pada tahun 1923, Ruan diangkat sebagai ketua Dewan Medis Negara Fentian, dan menjadi profesor kedokteran di Universitas Timur Laut (Shenyang, Tiongkok). Ia juga diminta oleh Kelompok Fengtian untuk menjabat sebagai kepala perwira medis militer. Ia juga menjabat sebagai ketua Dewan Medis Negara Changchun dan Jilin pada tahun 1929.

Pada bulan April 1932, di bawah Negara Manchukuo yang baru, Ruan diminta untuk menjabat sebagai Sekretaris Utama untuk Provinsi Fengtian. Ia membantu Yu Jingyuan dalam mendirikan Liga Pemuda Manchukuo dan merupakan salah satu anggota pendiri Asosiasi Concordia. Sejak November 1932, ia bertugas di Dewan Negara Urusan Umum sebagai Direktur Biro Konstruksi. Pada Mei 1935, Ruan menerima jabatan setingkat kabinet sebagai Menteri Pendidikan Kekaisaran Manchukuo, yang dipegangnya hingga Juli 1937. Dari Desember 1940 hingga September 1942, ia menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan dari September 1942 hingga April 1944 sebagai Menteri Keuangan. Dari April 1944 hingga Agustus 1945, ia menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Setelah invasi Soviet ke Manchuria, Ruan ditangkap oleh Tentara Merah Soviet dan awalnya ditahan di Siberia, tetapi diekstradisi ke Republik Rakyat Tiongkok pada 31 Juli 1950, di mana ia ditahan di Pusat Manajemen Penjahat Perang Fushun. Ia ditempatkan bersama mantan Kaisar Puyi, dan membantu mantan kaisar tersebut menulis otobiografinya: Paruh Pertama Hidupku; Dari Kaisar Menjadi Warga Negara: Otobiografi Aisin-Gioro Pu Yi. Ia dibebaskan dengan pengampunan khusus pada tahun 1962 dan bekerja di Perpustakaan Medis Changchun sebagai pustakawan. Ia meninggal pada tahun 1973 pada usia 81 tahun.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan