Kantor pusat Royal Caribbean International di Pelabuhan Miami | |
| Nama sebelumnya | Royal Caribbean Cruise Line |
|---|---|
| Jenis | Anak perusahaan |
| Industri | |
| Kantor pusat | , |
Tokoh kunci | Michael Bayley (Presiden dan CEO) |
| Layanan | Kapal pesiar |
| Induk | Royal Caribbean Group |
| Catatan kaki [1][2] | |
Royal Caribbean International (RCI), atau sebelumnya dikenal sebagai Royal Caribbean Cruise Line (RCCL), adalah sebuah perusahaan kapal pesiar yang didirikan pada tahun 1968 di Norwegia dan merupakan anak usaha dari Royal Caribbean Group sejak tahun 1997. Berkantor pusat di Miami, Florida, Amerika Serikat, perusahaan ini adalah perusahaan kapal pesiar dengan pendapatan terbesar dan jumlah penumpang terbanyak kedua di dunia. Pada tahun 2018, Royal Caribbean International menguasai 19,2% pangsa pasar penumpang kapal pesiar dunia dan 14,0% pangsa pasar pendapatan kapal pesiar dunia.[3] Perusahaan ini mengoperasikan lima kapal penumpang terbesar di dunia. Hingga bulan Januari 2022, perusahaan ini mengoperasikan 26 unit kapal dan sedang memesan 4 unit kapal.
Sejarah
Bagian ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Royal Caribbean International" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Royal Caribbean Cruise Line didirikan pada tahun 1968 oleh tiga perusahaan pengapalan asal Norwegia, yakni Anders Wilhelmsen & Company, I.M. Skaugen & Company, dan Gotaas Larsen. Dua tahun kemudian, perusahaan ini pun mulai mengoperasikan kapal pertamanya, yakni Song of Norway. Pada tahun 1971, perusahaan ini mulai mengoperasikan Nordic Prince, dan setahun kemudian, juga mulai mengoperasikan Sun Viking. Pada tahun 1978, perusahaan ini memperpanjang Song of Norway. Pemanjangan tersebut dilakukan dengan cara memasukkan modul struktur tambahan sepanjang 85-kaki (26 m). Setelah itu, Nordic Prince juga diperpanjang pada tahun 1980. Pada saat diperpanjang, buritan dari dua kapal tersebut juga dimodifikasi agar dapat menyediakan lebih banyak ruang terbuka. Pada tahun 1982, Royal Caribbean meluncurkan Song of America, yang dua kali lipat lebih besar daripada Sun Viking, sehingga menjadi kapal penumpang terbesar ketiga di dunia saat itu (setelah Norway dan Queen Elizabeth 2).[butuh rujukan]
Pada tahun 1986, Royal Caribbean menyewa sebuah properti di tepi pantai Labadie, Haiti, untuk digunakan sebagai destinasi privat bagi para penumpangnya. Properti tersebut kemudian diberi nama Labadee.[4] Setelah direstrukturisasi pada tahun 1988, perusahaan ini meluncurkan Sovereign of the Seas, kapal penumpang terbesar di dunia saat itu.[5] Pada tahun yang sama, Royal Caribbean juga bergabung dengan Admiral Cruises.[6] Dua tahun kemudian, perusahaan ini mulai mengoperasikan Nordic Empress dan Viking Serenade, serta membeli destinasi privat keduanya, yakni Little Stirrup Cay, sebuah pulau di Bahama, yang kemudian diberi nama CocoCay.[6]

Perusahaan ini kemudian mulai mengoperasikan kapal kedua dan ketiga dalam kapal pesiar kelas Sovereign, yakni Monarch of the Seas dan Majesty of the Seas, masing-masing pada tahun 1991 dan 1992.
Pada tahun 1993, Royal Caribbean resmi melantai di New York Stock Exchange. Perusahaan ini kemudian berkembang pesat dan membangun kantor pusat baru di Miami, Florida, dan menggantikan Nordic Prince dengan Legend of the Seas.[butuh rujukan]
Perusahaan ini lalu juga mulai mengoperasikan kapal kelas Vision, yakni Splendour of the Seas dan Grandeur of the Seas. Pada tahun 1996, perusahaan ini menunjuk Aker Finnyards asal Finlandia untuk membuat kapal seberat 130.000 ton. Pada tahun 1997, perusahaan ini menjual Song of Norway dan mulai mengoperasikan dua kapal kelas Vision, yakni Rhapsody of the Seas dan Enchantment of the Seas.[butuh rujukan]
Reorganisasi dan perubahan nama
Pada tahun 1997, perusahaan ini bergabung dengan Celebrity Cruises asal Yunani dan mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada saat yang sama, Royal Caribbean Group dibentuk dengan nama Royal Caribbean Cruises Ltd. untuk menjadi perusahaan induk bagi Celebrity Cruises dan Royal Caribbean International. Setahun kemudian, perusahaan ini menghentikan operasional Song of America dan Sun Viking. Pada tahun 1998, perusahaan ini mulai mengoperasikan kapal terakhir dalam kelas Vision, yakni Vision of the Seas.[butuh rujukan]
Pada tahun 1999, perusahaan ini mulai mengoperasikan Voyager of the Seas, kapal pesiar terbesar di dunia saat itu. Dua tahun kemudian, perusahaan ini mulai mengoperasikan kapal kedua dalam kelas Voyager, yakni Explorer of the Seas, dan kapal pertama dalam kelas Radiance yang lebih ramah lingkungan[butuh klarifikasi], yakni Radiance of the Seas.
Pada tahun 2000, Royal Caribbean mulai mengoperasikan serangkaian "wisata pesiar" di Alaska, yang meliputi menaiki mobil kubah ke sejumlah destinasi di Alaska dan Kanada. Dua tahun kemudian, perusahaan ini juga meluncurkan wisata pesiar ke destinasi di seantero Eropa.[7]
Pada tahun 2002, perusahaan ini mulai mengoperasikan kapal kelas Voyager, Navigator of the Seas, dan kapal kelas Radiance, Brilliance of the Seas. Setahun kemudian, perusahaan ini juga mulai mengoperasikan Mariner of the Seas dan Serenade of the Seas, yang masing-masing juga merupakan kapal kelas Voyager dan Radiance. Pada tahun yang sama, dinding panjat juga dipasang di semua kapal milik Royal Caribbean. Kapal keempat dalam kelas Radiance, yakni Jewel of the Seas, mulai dioperasikan pada tahun 2004. Nordic Empress juga direnovasi dan diubah namanya menjadi Empress of the Seas. Kapal tersebut kemudian dijual ke Pullmantur Cruises pada tahun 2008. Pada tahun 2005, perusahaan ini merenovasi Enchantment of the Seas, antara lain memperpanjang kapal tersebut dengan menambahkan modul struktur sepanjang 74-kaki (23 m).[butuh rujukan]
Perusahaan ini juga memesan Freedom of the Seas di Aker Finnyards pada tahun 2005, dan lalu mulai mengoperasikannya setahun kemudian sebagai kapal penumpang terbesar di dunia saat itu. Kapal yang setipe dengan Freedom of the Seas, yakni Liberty of the Seas dan Independence of the Seas, masing-masing juga diluncurkan pada tahun 2007 dan 2008.[butuh rujukan]
Kelas kapal yang lebih besar, yakni kelas Oasis, yang terdiri dari Oasis of the Seas dan Allure of the Seas, masing-masing diluncurkan pada tahun 2009 dan 2010. Pada bulan Desember 2012, Royal Caribbean mengumumkan bahwa mereka telah memesan kapal ketiga untuk kelas Oasis di STX France, yang akan berukuran lebih besar.[8] Pada bulan Maret 2014, Royal Caribbean juga mengumumkan bahwa mereka telah memesan kapal keempat untuk kelas Oasis di STX France.[9]
Pada bulan Februari 2013, Royal Caribbean mengumumkan bahwa dua kapal untuk kelas kelas Quantum, yakni Quantum of the Seas dan Anthem of the Seas akan dibuat oleh Meyer Werft.[10][11][12] Pada bulan Mei 2013, Royal Caribbean mengumumkan bahwa mereka telah meneken kontrak untuk pembuatan kapal ketiga dalam kelas Quantum yang direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2016.[13]
Pada bulan September 2014, Royal Caribbean mengumumkan bahwa kapal ketiga dalam kelas Quantum akan diberi nama Ovation of the Seas,[14] dan pada bulan Februari 2015, perusahaan ini mengumumkan bahwa kapal ketiga dalam kelas Oasis akan diberi nama Harmony of the Seas.[15]
Pada bulan Maret 2015, Royal Caribbean mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk menjual Splendour of the Seas ke TUI Cruises pada kuartal kedua tahun 2016.[16]
Pada bulan Juni 2016, Royal Caribbean juga mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk menjual Legend of the Seas ke TUI Cruises pada kuartal kedua tahun 2017.[17]
Pada tahun 2017, Royal Caribbean setuju untuk menggunakan Pelabuhan Everglades sebagai pelabuhan preferen untuk kapal kelas Oasis.[18] Persetujuan tersebut pun memperpanjang kontrak yang telah diteken sebelumnya dengan Pelabuhan Everglades hingga tahun 2026, asalkan dilakukan renovasi senilai $100 juta terhadap Terminal Pesiar 25, dan disetujui oleh Komisioner Dewan Kota Broward.[18]
Pada tanggal 15 Maret 2018, Royal Caribbean mengumumkan bahwa mereka akan merenovasi Coco Cay secara besar-besaran, dan rencananya akan selesai pada bulan November atau Desember 2019.[19]
Pada bulan Desember 2020, selama pandemi COVID-19, Royal Caribbean menghentikan semua pelayarannya. Perusahaan ini juga menjual Empress of the Seas dan Majesty of the Seas.[20][21] Pada bulan Desember 2020, perusahaan ini mulai mengoperasikan Quantum of the Seas, sesuai dengan peraturan kesehatan dan keselamatan yang disusun oleh pemerintah Singapura.[22]
Pada tanggal 29 Juni 2021, Ovation of the Seas menjadi kapal pesiar pertama yang kembali ke Pelabuhan Seattle setelah merebaknya pandemi COVID-19.[23]
Armada
Saat ini
Sejak Sovereign of the Seas mulai dioperasikan pada tahun 1987, semua kapal milik Royal Caribbean diberi akhiran "of the Seas".
Kelas Vision
Kelas Vision terdiri dari tiga pasang kapal. Legend dan Splendour, yang dibuat di Chantiers de l'Atlantique, Saint-Nazaire, Prancis, memiliki tonase kotor sekitar 70.000 ton. Grandeur dan Enchantment, yang dibuat di Kvaerner Masa-Yards, Helsinki, Finlandia, memiliki tonase kotor sekitar 73,000 GT. Pasangan terakhir, Rhapsody dan Vision yang juga dibuat di Chantiers de l'Atlantique, memiliki tonase kotor sebesar 78,000 GT. Pada tahun 2005, modul struktur sepanjang 74-kaki (23 m) ditambahkan ke Enchantment of the Seas, sehingga tonase kotornya meningkat menjadi lebih dari 80,000 GT. Semua kapal dalam kelas ini dilengkapi dengan kaca seluas lebih dari 2 ekar (8.100 m2). Royal Caribbean menjual Splendour of the Seas dan Legend of the Seas ke Marella Cruises. Splendour of the Seas terakhir kali dioperasikan oleh Royal Caribbean pada tanggal 4 April 2016, sementara Legend of the Seas terakhir kali dioperasikan oleh Royal Caribbean pada tanggal 13 Maret 2017.[24][25]
Referensi
- ↑ "Cruise Careers at RCI". Diakses tanggal 6 Oktober 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean International". royalcaribbean.com. Diakses tanggal 15 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "2018 Worldwide Cruise Line Market Share". cruisemarketwatch.com. Cruise Market Watch. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 November 2018. Diakses tanggal 26 Desember 2018.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Dave says (26 November 2009). "Cruise Travel Guide | Labadee Haiti, an Oasis of the Seas port of call | Cruise Accommodations". Planeteyetraveler.com. Diakses tanggal 10 Desember 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sovereign Of The Seas Cruise Ship Will Make Big Waves In Caribbean Travel Notebook". tribunedigital-mcall. Diarsipkan dari asli tanggal 3 Juli 2018. Diakses tanggal 21 Mei 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "About Royal Caribbean: Our History". Royal Caribbean Shipboard Careers. Diakses tanggal 20 Agustus 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean International And Celebrity Cruises Announce New Land-Tours In Europe". The Free library. Farlex, Inc. Diakses tanggal 4 April 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Royal Caribbean Orders Third Oasis-Class Ship from STX France. Cruise Industry News, 27 December 2012. Dikunjungi28 December 2012.
- ↑ "Royal Caribbean orders fourth Oasis, world's biggest cruise ship". Reuters. 9 Mei 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2014. Diakses tanggal 8 September 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Royal Caribbean announces names for new cruise ships, baltimoresun.com
- ↑ "Royal Caribbean Cruises Ltd. : Investor Relations : Press Releases". Rclinvestor.com. Diakses tanggal 14 Oktober 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean orders second Sunshine-class cruise ship". Reuters. 29 Februari 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Oktober 2013. Diakses tanggal 14 Oktober 2013.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bailey, Ian. "Royal Caribbean Signs Contract For Third Quantum-Class Cruise Ship". Meyer Werft. Diakses tanggal 30 Mei 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "THREE OF A KIND: OVATION OF THE SEAS TO JOIN QUANTUM CLASS AS THIRD SMARTSHIP". royalcaribbeanpresscenter.com. Diakses tanggal 15 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "NEW GENERATION OASIS-CLASS SHIP HARMONY OF THE SEAS UNVEILS NEW THRILLS AND ADVENTURES". royalcaribbeanpresscenter.com. Diakses tanggal 15 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean Cruises Ltd. to Sell Splendour of the Seas". royalcaribbeanpresscenter.com. Diakses tanggal 15 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean Cruises Ltd. to Sell Legend of the Seas". royalcaribbeanpresscenter.com. Diakses tanggal 26 Agustus 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Kalosh, Anne. "Port Everglades plans $100m terminal upgrade for Royal Caribbean". Diakses tanggal 16 Mei 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Bloomberg (2018-03-22). "CocoCay, Royal Caribbean's private island, getting $200 million renovation". Chicago Tribune (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-05.
- ↑ "Royal Caribbean Sells Majesty and Empress of the Seas". www.cruiseindustrynews.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2020-12-16. Diakses tanggal 2020-12-16.
- ↑ "Royal Caribbean Sells Empress and Majesty of the Seas". TravelPulse. Diakses tanggal 2020-12-19.
- ↑ "Royal Caribbean Extends Suspension of Cruising Through April". Cruise Industry News. 12 Januari 2021. Diakses tanggal 13 Januari 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Romanenko, Maria (2021-06-28). "Seattle Prepares for June 29 Arrival of Ovation of the Seas Ahead of Alaska Cruise Season". www.cruiseindustrynews.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2021-06-29.
- ↑ "Splendour of the Seas Sold to TUI for Thomson Cruises". cruiseindustrynews.com. 2 Maret 2015. Diakses tanggal 15 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Royal Caribbean Sells Legend to Thomson, Cites Capacity Growth". cruiseindustrynews.com. 2 Juni 2016. Diakses tanggal 2 Juni 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
Media terkait Royal Caribbean International di Wikimedia Commons
Armada kapal Royal Caribbean International | |
|---|---|
| Kelas Vision | |
| Kelas Voyager | |
| Kelas Radiance | |
| Kelas Freedom | |
| Kelas Oasis | |
| Kelas Quantum | |
| Kelas Icon |
|
| Bekas kapal | |
| Anak usaha | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Perusahaan patungan |
| ||||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |