Kamis, 29 Oktober 2026
11:36 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ronald dela Rosa

Ronald dela Rosa

Bagikan:
Nama ini menggunakan kebiasaan penamaan Filipina; nama tengah atau nama keluarga pihak ibunya adalah Marapon dan marga atau nama keluarga pihak ayahnya adalah dela Rosa.
Ronald dela Rosa
250px-Ronald_dela_Rosa_073116_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Senator Filipina
Mulai menjabat
1 Juli 2016
PresidenRodrigo Duterte
PendahuluRicardo C. Marquez
Informasi pribadi
LahirRonald Marapon dela Rosa
21 Januari 1962 (umur 64)
Barangay Bato, Santa Cruz, Davao del Sur, Filipina[1]
PendidikanUniversitas Negeri Mindanao
Akademi Militer Filipina (Angkatan 1986)
Universitas Filipina Tenggara
PekerjaanPerwira polisi
Karier militer
Pihak Filipina
Dinas/cabang20px-Philippine_National_Police_seal.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Polisi Nasional Filipina
PangkatGeneral Direktur Jenderal

Ronald Marapon dela Rosa (kelahiran 21 Januari 1962), yang juga dikenal sebagai Bato[1] ("Batu"), adalah seorang politikus, pensiunan perwira polisi, dan buronan asal Filipina. Ia menjabat sebagai senator Filipina sejak 2019. Pada masa pemerintahan Rodrigo Duterte, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dari 1 Juli 2016 hingga 19 April 2018 dan memimpin perang terhadap narkoba yang dilancarkan pemerintah.

Saat ini, Dela Rosa diburu oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perannya dalam perang narkoba pada masa pemerintahan Duterte, yang ditangkap pada Maret 2025 dan kini ditahan di Den Haag.[2]

Kehidupan awal dan pendidikan

Dela Rosa lahir pada 21 Januari 1962 di Barangay Bato, Sta. Cruz, Davao del Sur.[1] Ia meraih gelar Bachelor of Science dalam bidang administrasi publik dari Universitas Negeri Mindanao pada 1982.[1] Pada tahun yang sama, ia masuk Akademi Militer Filipina (AMF) dan lulus pada 1986 sebagai bagian dari angkatan Sinagtala AMF.[3] Ia kemudian meraih gelar Masters of Public Administration pada 1998 dan Ph.D. dalam bidang administrasi pengembangan pada 2006 dari Universitas Filipina Tenggara di Kota Davao.[4][5]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Tejano, I. (2016, May 18). Duterte picks Dela Rosa as next PNP chief Diarsipkan 2016-06-23 di Wayback Machine, Sun Star Davao
  2. ↑ "ICC confirms it has issued arrest warrant for Duterte ally". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2026-05-11. Diakses tanggal 2026-09-23.
  3. ↑ Dalizon, Alfred P. "More on PMA Class 1986". Journal Online. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-20. Diakses tanggal 23 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ University of Southeastern Philippines - Ronald dela Rosa Congratulatory Tarp Diarsipkan 2016-09-16 di Wayback Machine
  5. ↑ Cupin, Bea (Mei 19, 2016). "Duterte's 'Bato': Who is Ronald dela Rosa?". Rappler. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 3, 2024. Diakses tanggal Juli 8, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan