Jumat, 30 Oktober 2026
20:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Enam Jalan

Enam Jalan

konsep religius

Bagikan:
330px-Bhavachakra.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bhavacakra (Sanskerta, Devanagari: भवचक्र ; Pali: bhavacakka)

Enam Jalan (六道, Rikudō)[1] dalam kosmologi Buddhis [2] adalah enam alam tempat makhluk hidup bereinkarnasi sesuai dengan karma yang didapat mereka berdasarkan tindakan mereka di kehidupan sebelumnya. Keenamnya digambarkan dalam bentuk Bhavacakra ("roda keberadaan")[3] Keenam jalan tersebut mengarah ke alam-alam berikut: [4]

  1. alam para dewa atau makhluk surgawi (deva (天道, Tendō)) ;
  2. alam para manusia dewa yang suka berperang (asura (修羅道, Shuradō)) ;
  3. alam manusia (manushya (人間道, Ningendō)) ;
  4. alam hewan (tiryagyoni (畜生道, Chikushōdō)) ;
  5. alam kelaparan (preta (餓鬼道, Gakidō)) ;
  6. alam neraka (naraka (地獄道, Jigokudō)).

Referensi

  1. ↑ Quentin Ludwig, Le grand livre du bouddhisme, p. 179
  2. ↑ Robert E. Buswell Jr; Donald S. Lopez Jr (2013). The Princeton Dictionary of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Princeton (N.J.): Princeton University Press. hlm. 111–112. ISBN 978-0-691-15786-3..
  3. ↑ Damien Keown; Charles S. Prebish (16 Desember 2013). Encyclopedia of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. hlm. 340. ISBN 978-1-136-98595-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Buswell, Robert E. (2004). Encyclopedia of Buddhism (dalam bahasa Inggris). Vol. 2. Macmillan, Thomson, Gale. hlm. 711–712. ISBN 978-0-02-865718-9.
Ikon rintisan

Artikel bertopik Buddhisme ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan