Minggu, 27 September 2026
18:12 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Richard Courant

Richard Courant

Richard Courant
250px-Richard_Courant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Courant pada th 1969
Lahir(1888-01-08)8 Januari 1888
  • Lublinitz, German Empire
  • (sekarang Lubliniec, Poland)
Meninggal27 Januari 1972(1972-01-27) (umur 84)
Pendidikan
Dikenal karena
  • Courant number
  • Courant minimax principle
  • Courant–Friedrichs–Lewy condition
  • Courant's nodal domain theorem[1]
  • Methoden der mathematischen Physik
Karier ilmiah
BidangMatematika
Tempat kerja
Disertasi On the application of Dirichlet's principle to the problems of conformal mapping  (1910)
David Hilbert
Mahasiswa doktoral

Richard Courant (8 Januari 1888 – 27 Januari 1972) adalah seorang matematikawan Jerman-Amerika. Ia banyak dikenal oleh masyarakat umum karena bukunya yang berjudul What is Mathematics?, dan ditulis bersama Herbert Robbins. Penelitiannya berfokus pada bidang analisis riil, fisika matematika, kalkulus variasi, dan persamaan diferensial parsial. Ia menulis buku teks yang banyak digunakan oleh generasi mahasiswa fisika dan matematika. Ia juga dikenal karena telah mendirikan institut yang sekarang menyandang dan memakai namanya di Universitas New York.[2]

Biografi

Courant lahir di Lublinitz, di Provinsi Silesia Prusia (sekarang di Polandia). Orang tuanya adalah Siegmund Courant dan Martha Freund dari Oels. Edith Stein adalah sepupu Richard dari pihak ibu. Selama masa mudanya, orang tuanya sering berpindah tempat, termasuk ke Glatz, kemudian ke Breslau dan pada tahun 1905 ke Berlin. Ia tinggal di Breslau dan masuk universitas di sana, kemudian melanjutkan studinya di Universitas Zürich dan Universitas Göttingen. Ia menjadi asisten David Hilbert di Göttingen dan memperoleh gelar doktor di sana pada tahun 1910. Ia ikut wajib militer dalam Perang Dunia I, tetapi terluka tak lama setelah mendaftar dan karena itu diberhentikan dari militer. Courant meninggalkan Universitas Münster pada tahun 1921 untuk mengambil alih posisi Erich Hecke di Universitas Göttingen. Di sana ia mendirikan Institut Matematika, yang dipimpinnya dan menjadikannya sebagai direktur dari tahun 1928 hingga 1933.[3]

Courant meninggalkan Jerman pada tahun 1933, lebih awal dari kebanyakan pelarian Yahudi. Ia tidak kehilangan jabatannya karena ia seorang Yahudi, karena pengabdiannya sebelumnya sebagai tentara garis depan membebaskannya; namun, keanggotaannya di sayap kiri pada sosial-demokrat sudah cukup menjadi alasan (bagi Nazi) untuk pemecatannya. Pada tahun 1936, setelah satu tahun di Cambridge, Courant menerima jabatan profesor di Universitas New York di Kota New York. Di sana ia mendirikan sebuah institut untuk studi pascasarjana dalam matematika terapan. Institut Ilmu Matematika Courant (mengambil namanya pada tahun 1964) sekarang menjadi salah satu pusat penelitian paling dihormati dalam matematika terapan.[4]

Courant dan David Hilbert menulis buku teks berpengaruh Methoden der mathematischen Physik, dengan edisi revisinya, yang masih berlaku dan banyak digunakan sejak publikasinya pada tahun 1924. Bersama Herbert Robbins, Courant ikut menulis tinjauan umum tentang matematika tingkat lanjut yang populer, yang ditujukan untuk masyarakat umum, dengan judul: What is Mathematics?. Bersama Fritz John, ia ikut menulis karya dua jilid: Introduction to Calculus and Analysis, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1965.[5]

Garrison Norton, Asisten Sekretaris Angkatan Laut untuk Penerbangan US, memberi selamat kepada Courant setelah menganugerahinya Penghargaan Pelayanan Publik Terhormat selama upacara Pentagon pada 18 Juli 1958. Nama Courant juga dikaitkan dengan metode elemen hingga, dengan perlakuan numeriknya terhadap masalah torsi polos untuk domain yang terhubung ganda, yang diterbitkan pada tahun 1943. Metode ini sekarang menjadi salah satu cara standar untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial secara numerik. Courant adalah tokoh yang namanya digunakan untuk kondisi Courant–Friedrichs–Lewy dan prinsip minimax Courant.[6]

Courant terpilih sebagai anggota American Philosophical Society (1953) dan United States National Academy of Sciences (1955). Pada tahun 1965, Mathematical Association of America mengakui kontribusinya dengan Penghargaan untuk Layanan Terhormat dalam Matematika. Courant meninggal dunia akibat stroke di New Rochelle, New York pada tanggal 27 Januari 1972, pada usia 84 tahun.[7]

Perspektif tentang matematika

Mengomentari analisisnya terhadap hasil eksperimen pembentukan lapisan sabun di laboratoriumnya, Courant menjelaskan mengapa keberadaan solusi fisik tidak meniadakan bukti matematis. Berikut kutipan dari Courant tentang perspektif matematisnya:

Bukti empiris tidak pernah dapat membuktikan eksistensi matematis, dan tuntutan matematikawan akan eksistensi tidak dapat ditolak oleh fisikawan sebagai kesimpulan yang tidak berguna. Hanya bukti eksistensi matematis yang dapat memastikan bahwa deskripsi matematis dari suatu fenomena fisik menjadi bermakna.[8]

Kehidupan pribadi

Pada tahun 1912, Courant menikahi Nelly Neumann, yang telah meraih gelar doktor di Breslau dalam bidang geometri sintetis pada tahun 1909. Mereka tinggal bersama di Göttingen hingga mereka bercerai pada tahun 1916. Ia kemudian dibunuh oleh Nazi pada tahun 1942 karena beragama Yahudi.

Pada tahun 1919, Courant menikahi Nerina (Nina) Runge (1891–1991), putri dari profesor Matematika Terapan Göttingen, Carl Runge (yang terkenal dengan metode Runge–Kutta) dan saudara perempuan dari Iris Runge, seorang ahli matematika terapan dan fisikawan.[9]

Richard dan Nerina mempunyai empat anak: Ernest Courant (1920–2020), seorang fisikawan partikel dan inovator dalam akselerator partikel; Gertrude (1922–2014), seorang ahli biologi yang menikah dengan matematikawan Jürgen Moser (1928–1999); Hans (1924-2019), seorang fisikawan yang ikut serta dalam Proyek Manhattan; dan Leonore (dikenal sebagai "Lori", 1928–2015), seorang pemain biola profesional yang menikah pertama dengan matematikawan Jerome Berkowitz (1928–1998) dan kedua dengan matematikawan Peter Lax.[10][11]

Publikasi

Referensi

  1. ↑ Urschel, John C. "Nodal Decompositions of Graphs" (PDF). Math.mit.edu. Diakses tanggal 16 Juli 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Bergmann, Birgit (2012-10-22). Transcending Tradition: Jewish Mathematicians in German Speaking Academic Culture. Springer Science & Business Media. ISBN 978-3-642-22464-5.
  3. ↑ Bergmann, Birgit (2012-10-22). Transcending Tradition: Jewish Mathematicians in German Speaking Academic Culture. Springer Science & Business Media. ISBN 978-3-642-22464-5.
  4. ↑ "Best Applied Math Programs". U.S.News.
  5. ↑ "review by E.I. of Introduction to Calculus and Analysis volume 1". Mathematics of Computation. 20 (96): 634–635. 1966. doi:10.1090/S0025-5718-66-99914-5. ISSN 0025-5718.
  6. ↑ Courant, Richard (1943). "Variational methods for the solution of problems of equilibrium and vibrations". Bulletin of the American Mathematical Society. 49: 1–24. doi:10.1090/s0002-9904-1943-07818-4.
  7. ↑ Schwartz, Harry (1972-01-29). "Dr. Richard Courant Dies at 84; Influential Mathematics Scholar". The New York Times. Diakses tanggal 2022-07-16.
  8. ↑ The Parsimonious Universe, Stefan Hildebrandt & Anthony Tromba, Springer-Verlag, 1996, page 148
  9. ↑ "Nelly Neumann". Jewish Women's Archive. 1 Maret 2009. Diakses tanggal 7 Juli 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Hans Courant, 1924-2019 | School of Physics and Astronomy | College of Science and Engineering". Cse.umn.edu.
  11. ↑ "Hans COURANT Obituary (1924 - 2019) Pioneer Press". Legacy.com.
  12. ↑ Tamarkin, J. D. (1932). "Review: Methoden der mathematischen Physik, Bd. I, zweite verbesserte Auflage, by R. Courant and D. Hilbert". Bull. Amer. Math. Soc. 38 (1): 21–22. doi:10.1090/S0002-9904-1932-05311-3.
  13. ↑ Weyl, Hermann (1938). "Review: Methoden der mathematischen Physik, Vol. 2, by R. Courant and D. Hilbert". Bull. Amer. Math. Soc. 44 (9): 602–604. doi:10.1090/S0002-9904-1938-06791-2.
  14. ↑ Lin, C. C. (1951). "Review: Supersonic flow and shock waves, by R. Courant and K. O. Friedrichs". Bull. Amer. Math. Soc. 57 (1, Part 1): 85–87. doi:10.1090/s0002-9904-1951-09457-4.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan