Minggu, 11 Oktober 2026
12:43 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Ribonukleosida

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Ribonukleotida.

Ribonukleosida adalah jenis nukleosida yang mengandung ribosa sebagai salah satu komponennya.[1] Senyawa ini serupa dengan nukleosida—yang bersama dengan gugus [[fosfat—membentuk nukleotida (unit fungsional DNA); namun, ribonukleosida merupakan komponen utama RNA. Ribonukleosida membentuk ribonukleotida melalui penambahan gugus fosfat, yang kemudian saling berikatan membentuk molekul RNA.

Deoksiribonukleosida (atau cukup disebut "nukleosida") disintesis dari ribonukleosida melalui serangkaian reaksi.[2] Ribonukleosida dapat diubah menjadi bentuk deoksi melalui reaksi yang dikatalisis oleh enzim ribonukleosida difosfat reduktase.[3] Enzim itu sendiri menyediakan ekuivalen pereduksi dengan cara mengoksidasi gugus sulfhidril yang dimilikinya selama berlangsungnya reaksi.

Salah satu contoh ribonukleosida adalah sitidina.[4]

Referensi

  1. ↑ MeSHRibonucleosides
  2. ↑ Henderson, J. Frank; Paterson, A.R.P. (1973), "ENZYMATIC REDUCTION OF RIBONUCLEOTIDES", Nucleotide Metabolism (dalam bahasa Inggris), Elsevier, hlm. 244–263, doi:10.1016/b978-0-12-340550-0.50024-1, ISBN 978-0-12-340550-0, diakses tanggal 2025-10-15
  3. ↑ Bhagavan, N.V. (2002), "Nucleotide Metabolism", Medical Biochemistry (dalam bahasa Inggris), Elsevier, hlm. 615–644, doi:10.1016/b978-012095440-7/50029-9, ISBN 978-0-12-095440-7, diakses tanggal 2025-10-15
  4. ↑ "Ribonucleoside". Science Direct. 2007. Diakses tanggal Februari 3, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Templat:Nucleobases, nucleosides, and nucleotides

Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan