Kamis, 15 Oktober 2026
21:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Rezim Quisling

Rezim Quisling

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang pemerintahan boneka Norwegia pada Perang Dunia II. Untuk pemerintahan dalam pengasingan, lihat Kabinet Nygaardsvold.
Pemerintahan Nasional
Nasjonale regjering
1942–1945
Lokasi Norwegia
StatusPemerintahan boneka otonom di
Norwegia pada masa pendudukan Jerman
Ibu kotaOslo
Bahasa umumNorwegia
Agama Lutheranisme
PemerintahanNegara satu partai fasis
Reichskommissar 
• 1940–1945
Josef Terboven
• 1945
Franz Böhme (pelaksana jabatan)
Menteri-Presiden 
• 1942–1945
Vidkun Quisling
Era SejarahPerang Dunia II
• Proklamasi
1 Februari 1942
• Kapitulasi Jerman
9 Mei 1945
Luas
1942323.782 km2 (125.013 sq mi)
Mata uangKrona Norwegia (NOK)
Kode ISO 3166NO
Didahului olehDigantikan oleh
Reichskommissariat Norwegen
krjKerajaan
Norwegia
Sekarang bagian dari Norwegia

Rezim Quisling atau Pemerintahan Quisling adalah nama umum yang dipakai untuk menyebut pemerintahan kolaborasionis yang dipimpin oleh Vidkun Quisling di Norwegia pada masa pendudukan Jerman saat Perang Dunia Kedua.[1][2][3] Nama resmi rezim tersebut dari 1 Februari 1942 sampai pembubarannya pada Mei 1945 adalah Nasjonale regjering (bahasa Indonesia:Pemerintahan Nasional).[1] Kekuasaan eksekutif sebenarnya dipegang oleh Reichskommissariat Norwegen, yang dikepalai oleh Josef Terboven.

Memakai penggunaan istilah quisling, nama rezim Quisling juga dipakai sebagai istilah ejekan terhadap rezim-rezim politik yang dianggap sebagai pemerintahan boneka yang melakukan penyiksaan dan diatur oleh musuh-musuh pendudukan asing.

Referensi

  1. 1 2 Dahl, Hans Fredrik (1995). "nasjonale regjering". Dalam Hans Fredrik Dahl (ed.). Norsk krigsleksikon 1940-45 (dalam bahasa Norwegian). Oslo: Cappelen. hlm. 285–286. ISBN 82-02-14138-9.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ "Inndragning av jødisk eiendom i Norge under den 2. verdenskrig". Government of Norway (dalam bahasa Norwegian). Diakses tanggal 2009-09-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. ↑ Tønnesson, Johan L. (1 Februari 2000). "Prosjektarbeidet: Bygg et "Norge"". Apollon (dalam bahasa Norwegian). Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-19. Diakses tanggal 2009-09-03.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

  • Andenaes, Johs. Norway and the Second World War (1966)
  • Dahl, Hans Fredrik. Quisling: a study in treachery (Cambridge University Press, 1999)
  • Mann, Chris. British Policy and Strategy Towards Norway, 1941-45 (Palgrave Macmillan, 2012)
  • Riste, Olav, and Berit Nøkleby. Norway 1940-45: the resistance movement (Tanum, 1970)
  • Vigness, Paul Gerhardt. The German Occupation of Norway (Vantage Press, 1970)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan