Jumat, 23 Oktober 2026
08:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Revolusi Neolitikum

Revolusi Neolitikum

perubahan besar dalam pola hidup manusia yang pertama kali mulai mengenal kegiatan bercocok tanam di zaman batu baru

Bagikan:
250px-ClaySumerianSickle.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah sabit milik petani Sumeria dari tahun 5,000 SM
Bagian dari seri tentang
Sejarah dan Prasejarah
Umat Manusia
↑ Masa sebelum Homo   (Kala Pliosen)
Masa Prasejarah
(sistem tiga zaman)
Zaman Batu
Paleolitikum Awal
Paleolitikum Madya
Homo sapiens awal
Paleotilikum Akhir
Modernitas perilaku
Epipaleolitikum
Mesolitikum
Neolitikum
Tunas peradaban
Protosejarah
Kalkolitikum
Zaman Perunggu
Kebinasaan Akhir Zaman Perunggu
Zaman Besi
Masa Sejarah
Abad Kuno
Pasca-Abad Kuno
Zaman Modern
↓ Masa mendatang   (Kala Holosen)
Sejarah teknologi

Revolusi Neolitikum atau Transisi Demografi Neolitikum, yang terkadang disebut juga Revolusi Pertanian, adalah sebuah perubahan besar beberapa kebudayaan manusia dari gaya hidup pemburu-pengumpul menjadi bertani dan beternak lalu meninggalkan kebiasaan hidup nomaden dan mulai menetap untuk membuat pemukiman.[1] Dalam banyak buku dan literatur arus utama bertopik sejarah di Indonesia, topik seputar periodisasi zaman praaksara menurut ilmu arkeologi menyebut bahwa manusia pertama kali mengenal kebiasaan bertani dan bercocok tanam di mulai dari zaman batu baru, di saat mereka mampu menghasilkan perkakas batu yang lebih halus dan bagus.[2]

Latar Belakang

Istilah revolusi neolitikum pertama kali dicetuskan pada 1923 oleh V. Gordon Childe yang mula-mula mendeskripsikannya sebagai serangkaian revolusi agrikultur dalam sejarah Timur Tengah.[3] Selama lebih dari 2,5 juta tahun manusia mempertahankan gaya hidup mencari makan dengan berburu hewan liar, tetapi transisi menuju pertanian dan peternakan di mulai sekitar 10.000 tahun yang lalu di sebuah wilayah yang dikenal dengan hilal subur (membentang dari sungai Nil hingga Turki Tenggara dan sungai Tigris) dimulai dengan praktik domestikasi gandum dan kambing.[4][5]

Referensi

  1. ↑ Bocquet-Appel, Jean-Pierre (2011-07-29). "When the World's Population Took Off: The Springboard of the Neolithic Demographic Transition". Science (dalam bahasa Inggris). 333 (6042): 560–561. doi:10.1126/science.1208880. ISSN 0036-8075.
  2. ↑ Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas SMP/MTs Kelas VII Kurikulum (PDF). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. hlm. 41. ISBN 978-602-282-325-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Brami, Maxime N. (2019-12-01). "The Invention of Prehistory and the Rediscovery of Europe: Exploring the Intellectual Roots of Gordon Childe's 'Neolithic Revolution' (1936)". Journal of World Prehistory (dalam bahasa Inggris). 32 (4): 311–351. doi:10.1007/s10963-019-09135-y. ISSN 1573-7802.
  4. ↑ "Domestication". education.nationalgeographic.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-08-07.
  5. ↑ Harari, Yuval Noah (2011). Sapiens. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 94. ISBN 978-602-481-602-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Daftar pustaka

  • Bailey, Douglass. (2001). Balkan Prehistory: Exclusions, Incorporation and Identity. Routledge Publishers. ISBN 0-415-21598-6.
  • Bailey, Douglass. (2005). Prehistoric Figurines: Representation and Corporeality in the Neolithic. Routledge Publishers. ISBN 0-415-33152-8.
  • Balter, Michael (2005). The Goddess and the Bull: Catalhoyuk, An Archaeological Journey to the Dawn of Civilization. New York: Free Press. ISBN 0-7432-4360-9.
  • Bellwood, Peter. (2004). First Farmers: The Origins of Agricultural Societies. Blackwell Publishers. ISBN 0-631-20566-7
  • Bocquet-Appel, Jean-Pierre, editor and Ofer Bar-Yosef, editor, The Neolithic Demographic Transition and its Consequences, Springer (October 21, 2008), hardcover, 544 pages, ISBN 978-1-4020-8538-3, trade paperback and Kindle editions are also available.
  • Cohen, Mark Nathan (1977)The Food Crisis in Prehistory: Overpopulation and the Origins of Agriculture. New Haven and London: Yale University Press. ISBN 0-300-02016-3.
  • Jared Diamond, Guns, germs and steel. A short history of everybody for the last 13'000 years, 1997.
  • Diamond, Jared (2002). "Evolution, Consequences and Future of Plant and Animal Domestication". Nature, Vol 418.
  • Harlan, Jack R. (1992). Crops & Man: Views on Agricultural Origins ASA, CSA, Madison, WI. http://www.hort.purdue.edu/newcrop/history/lecture03/r_3-1.html Diarsipkan 2006-08-19 di Wayback Machine
  • Wright, Gary A. (1971). "Origins of Food Production in Southwestern Asia: A Survey of Ideas" Current Anthropology, Vol. 12, No. 4/5 (Oct.–Dec., 1971), pp. 447–477
  • Bartmen, Jeff M. (2008). Disease.
  • Evidence for food storage and predomestication granaries 11,000 years ago in the Jordan Valley .
  • Co-Creators Diarsipkan 2016-02-20 di Wayback Machine How our ancestors used Artificial Selection during the Neolithic Revolution

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan