Minggu, 01 November 2026
10:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Resesi (album)

Resesi (album)

Bagikan:
Resesi
250px-Chrisye_-_resesi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Chrisye bersama Eros Djarot dan Yockie Suryo Prayogo
DirilisFebruari 1983
1984 (album instrumentalia)
Direkam1982–1983
1982–1983; awal 1984 (album instrumentalia)
StudioMusica, Jakarta
Genre
Durasi50:39
34:22 (versi piringan hitam)
LabelMusica Studios
Produser
  • Eros Djarot
  • Chrisye
  • Yockie Suryo Prayogo
Kronologi Chrisye
Pantulan Cita
(1981)
Resesi
(1983)
Metropolitan
(1984)
Stiker label piringan hitam
250px-Resesi_%28Promo_Radio%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stiker label "Resesi" yang ditujukan sebagai promo radio
Sampul album instrumentalia
Resesi_Instrumentalia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled

Resesi adalah album kolaborasi dari penyanyi Chrisye dengan Eros Djarot dan Yockie Suryo Prayogo yang dirilis pada tahun 1983. Lagu "Malam Pertama", "Hening" dan "Resesi" adalah lagu yang menjadi hits dalam album ini, selebihnya tidak ada yang sempat meledak. Album ketujuh ini juga tersedia dalam versi instrumentalia yang dirilis pada tahun 1984.

Latar belakang

Setelah kegagalan album Pantulan Cita karena kemunculan Jamal Mirdad di kancah penyanyi Indonesia, beberapa penyanyi-penyanyi baru yang lebih muda dan berkemampuan musik yang memadai serta memiliki ‘koneksi’ selera yang lebih homogen dengan peminat-peminat musik muda, Chrisye menjadi kebingungan dengan hal itu. Selain kekecewaannya terhadap film Seindah Rembulan, Chrisye memutuskan untuk mengambil cuti panjang.[1] Pada awal 1983, Eros Djarot, yang sebelumnya pernah menggarap album Badai Pasti Berlalu bersama dengan Chrisye,[2] kembali ke Indonesia setelah menimba ilmu sinematografi di Jerman.[3] Hal ini menginspirasi Chrisye untuk memintanya berkolaborasi dalam penggarapan album selanjutnya bersama Yockie Suryo Prayogo.[4] Meskipun Eros sudah lama tidak terlibat dalam penggarapan musik, Ia pada akhirnya setuju.[3]

Selama penggarapan album Resesi, Chrisye mendapat peran memainkan bass serta sebagai vokal utama, diikuti oleh Yockie pada kibor dan memainkan instrumen lainnya seperti mandolin. Kemudian bergabung Ian Antono pada gitar, Uce Hudioro pada drum, dan Eros Djarot sebagai penulis lagu.[5] proses penggarapan album Resesi dikerjakan di ruang rekaman Musica Studios nomor I dan II, dengan H. Rusmin sebagai operatornya dan Yockie sebagai pengaransemen musiknya.[5] Aciu Widjaja, pemimpin Musica Studios menyarankan mereka mengadopsi genre yang sedang laku keras pada saat itu.[4] Akhirnya hasil dari lagu-lagu dalam album ini mirip dengan lagu-lagu The Police.[6] Chrisye merasa bahwa permainan bass ala musisi Sting telah membuat lagu mereka lebih bertenaga. Karena itu, Ia meniru gaya permainannya.[4]

Selama masa hiatusnya, Chrisye mulai mendengarkan CB Radio. Ia mendengarkan siarannya, tetapi tidak menyiarkannya. Hal ini kemudian menjadi inspirasi lagu "Polusi Udara".[3] Untuk lagu "Sentuhan Cinta", Chrisye bergabung bersama Hetty Koes Endang yang berperan sebagai backing vocal. Dua buah lagu karya Eros Djarot "Money" dan "Resesi", sarat akan pandangan kritis terhadap masyarakat.[3] Sementara itu Chrisye menolak menyanyikan lagu "Malam Pertama", Sampai akhirnya dibujuk oleh Eros untuk menyanyikannya.[3] "Resesi" kemudian dipilih menjadi judul album setelah melalui pemungutan suara.[4]

Rilis dan tanggapan

Album ini dirilis pada bulan Februari 1983 dengan "Lenny", "Hening", dan "Malam Pertama" yang dirilis sebagai singel. Untuk mempromosikan album ini, Chrisye tampil menyanyikan "Lenny" secara langsung di Aneka Ria Safari. Resesi sukses secara komersial, menjual 350.000 kopi dan mendapat sertifikasi Silver. Setelah album ini meraih ksuksesan, Chrisye melanjutkan kolaborasi dengan Yockie Suryo Prayogo dan Eros Djarot untuk penggarapan album selanjutnya, Metropolitan dan Nona.[4]

Resesi telah dirilis ulang sebanyak dua kali dalam bentuk CD, pertama pada tahun 2004[7] dan kedua dalam CD box set Chrisye Masterpiece Trilogy Limited Edition pada tahun 2007. Pada tahun yang sama, Rolling Stone Indonesia menobatkan Resesi sebagai salah satu album Indonesia terbaik sepanjang masa pada peringkat ke-82.[8]

Album instrumentalia

Resesi juga tersedia dalam format instrumentalia yang dirilis pada tahun 1984. Pada versi ini, Yockie mengambil peranan penting memainkan penyintesis untuk menjadi iringan sepanjang lagu menggantikan vokal Chrisye.[9] Tidak seperti album instrumentalia Sabda Alam, album ini konsisten mengikuti urutan lagu yang sama seperti album versi vokalnya.

Daftar lagu

Seluruh lagu diaransemen oleh Yockie Suryo Prayogo.

Rilisan kaset dan CD

Sisi A
No.JudulPenulisDurasi
1."Lenny"Chrisye, Eros Djarot4:37
2."Malam Pertama"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot4:51
3."Resesi"Chrisye, Eros Djarot, Yockie Suryo Prayogo4:49
4."Sentuhan Cinta" (Duet dengan Hetty Koes Endang)Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot4:59
5."Di Batas Akhir Senja"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot5:31
Total durasi:24:46
Sisi B
No.JudulPenulisDurasi
6."Money"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot5:50
7."Anak Manusia"Chrisye, Eros Djarot5:18
8."Polusi Udara"Yockie Suryo Prayogo4:48
9."Hening"Chrisye, Eros Djarot, Yockie Suryo Prayogo4:29
10."Juwita"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot5:29
Total durasi:25:53

Rilisan khusus promo radio

Sebagai edisi khusus promo radio, lagu "Di Batas Akhir Senja", "Anak Manusia", dan "Juwita" tidak disertakan ke dalam piringan hitam.

Sisi A
No.JudulPenulisDurasi
1."Malam Pertama"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot4:51
2."Lenny"Chrisye, Eros Djarot4:37
3."Hening"Chrisye, Eros Djarot, Yockie Suryo Prayogo4:29
4."C. B" (Polusi Udara)Yockie Suryo Prayogo4:48
Total durasi:18:45
Sisi B
No.JudulPenulisDurasi
5."Resesi"Chrisye, Eros Djarot, Yockie Suryo Prayogo4:49
6."Sentuhan Cinta" (Duet dengan Hetty Koes Endang)Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot4:59
7."Money"Yockie Suryo Prayogo, Eros Djarot5:50
Total durasi:15:38

Personel

Personel Tambahan

Produksi

  • Sendjaja Widjaja – produser eksekutif
  • H. Rusmin – operator
  • zoom – desain foto

Referensi

Bibilografi

  • "150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa" [150 Best Indonesian Albums of All Time]. Rolling Stone Indonesia (dalam bahasa Indonesian) (32). Jakarta: a&e Media: 77. Desember 2007.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • "Chrisye Rilis Album Trilogi" [Chrisye Releases a Trilogy Album]. IndonesiaSelebriti.com (dalam bahasa Indonesian). Media Entertainment Online. 9 Oktober 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Maret 2012. Diakses tanggal 1 Januari 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • "Chrisye Rilis Ulang 22 Album Lawas" [Chrisye Rereleases 22 Old Albums]. KotaBNI News (dalam bahasa Indonesian). 28 Oktober 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 5 April 2012. Diakses tanggal 3 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Endah, Alberthiene (2007). Chrisye: Sebuah Memoar Musikal [Chrisye: A Musical Memoir] (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Gramedia. ISBN 978-979-22-2606-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • KS, Theodore (30 April 2007). "Mengenang Chrisye: Musisi Kaya Diskografi" [Remembering Chrisye: A Musician with a Rich Discography]. Kompas (dalam bahasa Indonesian). hlm. 40.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Resesi (Catatan media). Chrisye. Musica Studios. 1983.{{cite AV media notes}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain dalam cite AV media (notes) (link)
  • Sakri, Denny (2007). Chrisye Masterpiece Trilogi 01 (Catatan media). Chrisye. Musica Studios.
  • Sartono, Frans (1 April 2007). "Chrisye: Dari Lilin Kecil ke Badai" [Chrisye: From a Small Candle to a Storm]. Kompas (dalam bahasa Indonesian). hlm. 1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Album studio
Album jalur suara
Kompilasi
Album mini
Singel
Box set
Film
Keluarga
  • Damayanti Noor (istri)
  • Rizkia Nurannisa (anak)
  • Risti Nurraisa (anak)
  • Rainda Prashatya (anak)
  • Randa Pramasya (anak)
  • Laurens Rahadi (bapak)
  • Hanna Rahadi (ibu)
  • Joris Rahadi (kakak)
  • Vicky Rahadi (adik)
Management
  • Amin Widjaja
  • Sandjaja Widjaja
  • Indrawati Widjaja
Kolaborator
Tribute
  • "C.H.R.I.S.Y.E."
  • Chrisye Live by Erwin Gutawa
  • Melodi untuk Chrisye
  • Melody Chrisye
Terkait
Band
  • Gipsy
  • The Pro's
  • Badai Band
Media
Kolaborasi
Kompilasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan