rescEU adalah cadangan strategis kapasitas dan stok tanggap bencana Eropa yang dibiayai sepenuhnya oleh Uni Eropa dan menjadi bagian dari Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa.[1] Cadangan ini dibentuk melalui Keputusan (UE) 2019/420 tanggal 13 Maret 2019, yang mengubah Keputusan No 1313/2013/EU tentang mekanisme tersebut, dan menjadi lapis ketiga dalam tanggap bencana Eropa: rescEU dimaksudkan untuk situasi yang melampaui kemampuan, ketika seluruh kapasitas nasional yang ada maupun kapasitas sukarela yang telah dijanjikan negara anggota ke European Civil Protection Pool ternyata tidak cukup untuk menanggulangi bencana secara efektif.[2] Menurut Komisi Eropa, pembiayaan Uni mencakup biaya pembelian, pengoperasian, dan pemeliharaan, dan cadangannya ditempatkan di lokasi strategis di 24 negara peserta mekanisme.[1]
Dasar hukum dan cara kerja
Pasal 12 Keputusan No 1313/2013/EU, sebagaimana diubah pada 2019 dan kemudian oleh Regulasi (UE) 2021/836 tanggal 20 Mei 2021, mengatur pembagian peran yang cukup rinci. Jenis kapasitas rescEU ditentukan Komisi melalui tindakan pelaksana berdasarkan risiko dan kesenjangan kapasitas di tingkat Uni, khususnya di bidang pemadaman kebakaran hutan dari udara, insiden kimia, biologi, radiologi, dan nuklir, tanggap medis darurat, serta transportasi dan logistik. Kapasitas itu dibeli, disewa, atau dikontrak oleh negara anggota, yang sekaligus menampungnya dan dapat memperoleh hibah langsung dari Komisi untuk itu. Sejak amendemen 2021, Komisi sendiri boleh menyewa atau mengontrak kapasitas transportasi dan logistik, dan dalam kasus mendesak yang dapat dibenarkan boleh membeli kapasitas secara langsung.[2]
Negara pemilik wajib mendaftarkan kapasitasnya dalam Sistem Komunikasi dan Informasi Darurat Bersama (CECIS) dan boleh memakainya untuk keperluan nasional, dengan biaya sendiri, hanya ketika kapasitas itu sedang tidak digunakan atau dibutuhkan oleh mekanisme. Pengerahan berlangsung setelah ada permintaan bantuan melalui Pusat Koordinasi Tanggap Darurat (ERCC); keputusan mengerahkan dan menarik kembali, termasuk bila ada permintaan yang saling bersaing, diambil Komisi dalam koordinasi erat dengan negara peminta dan negara pemilik, sedangkan negara tempat kapasitas dikerahkan bertanggung jawab memimpin operasi di lapangan. Kapasitas rescEU juga dapat dikerahkan ke luar Uni apabila suatu bencana di luar wilayahnya dapat berdampak besar pada satu atau lebih negara anggota atau warganya.[2] Dari sisi pembiayaan, teks konsolidasi 2021 menetapkan bahwa bantuan keuangan Uni menanggung semua biaya yang diperlukan untuk menjamin ketersediaan dan kesiapan kerahan kapasitas rescEU; untuk biaya operasional saat pengerahan, Uni menanggung 75 persen, dan 100 persen bagi bencana berprobabilitas rendah berdampak tinggi serta bagi pengerahan ke luar Uni.[2]
Jenis kapasitas
Komposisi rescEU dirinci dalam Keputusan Pelaksana Komisi (UE) 2019/570 tanggal 8 April 2019, yang hingga versi konsolidasi 12 Juli 2022 telah diubah sembilan kali. Pasal 2 keputusan itu menyebut delapan kelompok kapasitas: pemadaman kebakaran hutan dari udara, evakuasi medis udara, tim medis darurat, stok medis, kapasitas untuk insiden kimia, biologi, radiologi, dan nuklir (CBRN, yaitu bahaya akibat zat kimia beracun, agen biologis, radiasi, atau bahan nuklir), penampungan, transportasi dan logistik, serta pasokan energi darurat. Rinciannya meliputi pemadaman dari udara dengan pesawat dan dengan helikopter, evakuasi medis udara bagi pasien penyakit sangat menular dan bagi korban bencana, tim medis darurat tipe 2 (perawatan bedah darurat rawat inap) atau tipe 3 (perawatan rujukan rawat inap), serta stok penangkal medis atau alat pelindung diri untuk ancaman kesehatan lintas batas. Di sisi lain terdapat dekontaminasi CBRN, stok CBRN, penampungan sementara, transportasi dan logistik, deteksi, pengambilan sampel, identifikasi, dan pemantauan CBRN, laboratorium bergerak, serta pasokan energi darurat.[3] Daftar itu tumbuh berlapis: tim medis darurat ditambahkan pada Maret 2020, stok medis pada Januari 2021, kapasitas CBRN pada Oktober 2021 dan Februari 2022, penampungan serta transportasi dan logistik pada Maret 2022, dan pasokan energi darurat pada Juni 2022.[3]
Armada pemadam kebakaran udara
Untuk musim kebakaran 2026, armada rescEU bersama European Civil Protection Pool mencakup 22 pesawat pemadam, yaitu 14 pesawat amfibi berukuran sedang dan 8 pesawat ringan, ditambah 5 helikopter yang ditempatkan di 12 negara: Siprus, Ceko, Yunani, Spanyol, Prancis, Kroasia, Italia, Rumania, Portugal, Swedia, Slowakia, dan Makedonia Utara.[4] Di samping armada yang ada itu, Uni Eropa sedang membangun armada permanen. Pada 25 Maret 2024 Komisi mengumumkan dana Uni sebesar 600 juta euro untuk membeli 12 pesawat baru yang akan ditampung enam negara anggota, yakni Kroasia, Prancis, Italia, Yunani, Portugal, dan Spanyol.[5] Produksi 12 pesawat amfibi itu dimulai pada Agustus 2024, dengan pengiriman gelombang pertama yang saat itu diperkirakan pada akhir 2027.[6] Strategi kebakaran hutan yang diluncurkan Komisi pada 25 Maret 2026, setelah musim 2025 yang disebutnya terburuk sejak pencatatan dimulai dengan lebih dari satu juta hektare terbakar di Eropa, menegaskan armada permanen berupa 12 pesawat dan 5 helikopter; helikopter pertama tiba di Rumania pada Januari 2026.[7] Helikopter itu beroperasi untuk pertama kalinya pada musim kebakaran 2026 dalam operasi di Serbia pada Agustus.[1] Empat helikopter lainnya akan berpangkalan di Slowakia dan Ceko, masing-masing dua, dan menurut keterangan Komisi pada Juni 2026, pesawat pertama diperkirakan tiba pada awal 2028.[1][4]
Stok medis dan CBRN
Stok rescEU yang pertama lahir dari pandemi COVID-19. Pada 19 Maret 2020 Komisi memutuskan membentuk stok strategis peralatan medis berupa alat perawatan intensif seperti ventilator, alat pelindung diri seperti masker yang dapat dipakai ulang, vaksin dan terapi, serta perlengkapan laboratorium. Stok itu ditampung satu atau beberapa negara anggota yang bertanggung jawab mengadakan peralatannya, Komisi membiayai 90 persen, sedangkan ERCC mengelola distribusinya; anggaran awalnya 50 juta euro.[8] Skema 90 persen itu berlaku pada 2020; dalam teks konsolidasi 2021 Keputusan No 1313/2013/EU, biaya untuk menjamin ketersediaan kapasitas rescEU sudah ditanggung seluruhnya oleh Uni.[2] Per Agustus 2026, enam belas negara anggota tengah mengembangkan 22 stok rescEU, 17 di antaranya sudah beroperasi penuh dan berisi antara lain berbagai terapi, vaksin, alat medis, serta perlengkapan CBRN dan alat pelindung diri.[1]
Contoh pengerahan
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Uni Eropa mengerahkan bantuan dari stok rescEU berupa generator listrik, pasokan medis, unit penampungan sementara, instalasi penjernihan air setelah kebobolan Bendungan Kakhovka, dan peralatan khusus untuk risiko kesehatan masyarakat seperti ancaman CBRN. Dari 5,5 juta tablet kalium iodida yang disalurkan Uni Eropa ke Ukraina melalui mekanisme perlindungan sipil, 5 juta berasal dari cadangan darurat rescEU dan 500.000 dari Austria.[9] Pada musim panas 2026, ketika kebakaran melanda Prancis dan Spanyol, Komisi melaporkan pada 27 Juli bahwa sebagian besar dari tujuh pesawat dan empat helikopter yang dikirim ke Prancis oleh Ceko, Kroasia, Jerman, Portugal, Slowakia, Swedia, dan Turki berasal dari armada rescEU.[10]
Lihat pula
- Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa
- Pusat Koordinasi Tanggap Darurat
- Layanan Manajemen Darurat Copernicus
Referensi
- 1 2 3 4 5 "rescEU". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-08-11. Diakses tanggal 2026-09-28.
- 1 2 3 4 5 "Decision No 1313/2013/EU of the European Parliament and of the Council of 17 December 2013 on a Union Civil Protection Mechanism (consolidated text of 1 January 2021)". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-28.
- 1 2 "Commission Implementing Decision (EU) 2019/570 of 8 April 2019 laying down rules for the implementation of Decision No 1313/2013/EU of the European Parliament and of the Council as regards rescEU capacities (consolidated text of 12 July 2022)". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-28.
- 1 2 "5 ways the EU is preparing to respond to wildfires in 2026". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-06-02. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "EU provides €600 million to strengthen rescEU firefighting fleet". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2024-03-25. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "rescEU firefighting airplanes production launched". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2024-08-13. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "Commission launches new strategy to tackle rising wildfire threat". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-03-25. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "COVID-19: Commission creates first ever rescEU stockpile of medical equipment". Press corner (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2020-03-19. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "Ukraine". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-07-06. Diakses tanggal 2026-09-28.
- ↑ "EU sends planes and firefighters as wildfires ravage France and Spain". civil-protection-humanitarian-aid.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-07-27. Diakses tanggal 2026-09-28.