Rabu, 30 September 2026
12:21 WIB
TERKINI
Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026
Repenomamus

Repenomamus

genus mamalia

Bagikan:
Repenomamus
Rentang waktu: Kapur Awal, 125–123.2 jtyl
250px-Repenomamus-Paleozoological_Museum_of_China.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesies tipe R. giganticus, Museum Paleozoologi Tiongkok
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: †Eutriconodonta
Famili: †Gobiconodontidae
Genus: †Repenomamus
Li et al., 2001
Spesies tipe
†Repenomamus robustus
Li et al., 2001[1]
Spesies

†Repenomamus robustus Li et al., 2000
†Repenomamus giganticus Hu et al., 2005

Artikel takson sembarang
250px-Repenomamus_BW.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
R. robustus memakan bayi Psittacosaurus.

Repenomamus (Latin: "reptil" (reptilis), "mamalia" (mammalis)[2]) adalah sebuah genus mamalia gobiconodontidae[3] seukuran oposum sampai bajing yang mencakup dua spesies, Repenomamus robustus dan Repenomamus giganticus. Kedua spesies ini diketahui dari fosil-fosil dari asal Tiongkok dari periode Kapur Awal, sekitar 125-123.2 juta tahun lalu. R. robustus menjadi salah satu dari beberapa mamalia Mesozoikum[7] yang memiliki bukti kuat bahwa mereka memakan hewan vertebrata, termasuk dinosaurus. Meski masih belum sepenuhnya jelas apakah hewan ini lebih sering berburu dinosaurus hidup atau memakan bangkai dinosaurus, bukti bahwa genus ini berburu dinosaurus hidup dapat ditemukan di sisa-sisa yang menunjukkan hasil dari apa yang kemungkinan besar hasil dari percobaan predasi oleh R. robustus kepada spesimen dinosaurus Psittacosaurus lujiatunensis.[8] R. giganticus menjadi salah satu mamalia terbesar yang diketahui dari era Mesozoikum, setelah Patagomaia.

Referensi

  1. ↑ Li; et al. (2001). "A new family of primitive mammal from the Mesozoic of western Liaoning, China". Chinese Science Bulletin. 46 (9): 782–785. Bibcode:2001ChSBu..46..782L. doi:10.1007/bf03187223. S2CID 129025369.
  2. ↑ "Glossary. American Museum of Natural History". Diarsipkan dari asli tanggal 20 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Marisol Montellano; James A. Hopson; James M. Clark (2008). "Late Early Jurassic Mammaliaforms from Huizachal Canyon, Tamaulipas, México". Journal of Vertebrate Paleontology. 28 (4): 1130–1143. Bibcode:2008JVPal..28.1130M. doi:10.1671/0272-4634-28.4.1130. S2CID 128782275.
  4. ↑ Wilson Gregory P, Riedel Jeremy A (2010). "New Specimen Reveals Delta Theroidan Affinities of the North American Late Cretaceous Mammal Nanocuris". Journal of Vertebrate Paleontology. 30 (3): 872–884. Bibcode:2010JVPal..30..872W. doi:10.1080/02724631003762948. S2CID 53524747.
  5. ↑ Christian DE MUIZON, Brigitte LANGE-BADRÉ (2007). "Carnivorous dental adaptations in tribosphenic mammals and phylogenetic reconstruction". Lethaia. 30 (4): 353–366. doi:10.1111/j.1502-3931.1997.tb00481.x.
  6. ↑ Zofia Kielan-Jaworowska, Richard L. Cifelli, Zhe-Xi Luo (2004). "Chapter 12: Metatherians". Mammals from the Age of Dinosaurs: origins, evolution, and structure. New York: Columbia University Press. hlm. 241–243. ISBN 978-0-231-11918-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  7. ↑ Other eutriconodonts and deltatheroidean metatherians have adaptations towards specialised carnivory[4][5][6]
  8. ↑ Han, Gang; Mallon, Jordan C.; Lussier, Aaron J.; Wu, Xiao-Chun; Mitchell, Robert; Li, Ling-Ji (2023-07-18). "An extraordinary fossil captures the struggle for existence during the Mesozoic". Scientific Reports (dalam bahasa Inggris). 13 (1): 11221. doi:10.1038/s41598-023-37545-8. ISSN 2045-2322. PMC 10354204. PMID 37464026.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan