Jumat, 02 Oktober 2026
19:38 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Reog Wayang

Reog Wayang

kesenian budaya dari Bantul, D.I Yogyakarta, Indonesia

Bagikan:
Reog Wayang
250px-Reog_ponorogo_dalam_event_eksotika_bromo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama asliRéyog Wayang
InstrumenGamelan
AsalKabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Reog Wayang atau Réyog Wayang (bahasa Jawa:ꦫꦺꦪꦺꦴꦒ꧀ꦮꦪꦁ, translit. Réyog Wayang)[1] adalah kesenian tradisional khas dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.[2] Reog Wayang adalah kesenian tari yang dimainkan oleh beberapa orang yang berkostum dan memerankan tokoh dalam cerita pewayangan. Reog Wayang biasanya dimainkan oleh 20 lebih penari, dengan mengangkat tema perang Baratayudha dan kisah-kisah pewayangan lainnya.

Jumlah Penari

Reog wayang merupakan kesenian rakyat yang berjumlah sekitar 40 orang penari terdiri dari 30 orang penari dan dua orang penari perempuan. Jumlah ini juga bisa dikurangi menjadi 32 orang dengan 24 orang penari pokok. Pemain pendukung bisa berusia 17-30 tahun dan ada juga yang berusia 7 tahun dan sekitar umur 40 tahun untuk para penabuh gamelan yang rata-rata berjulah 8 orang.

Properti Tari

Properti tari disesuaikan dengan karakter pemain namun properti yang biasa dibutuhkan adalah keris, pedang, dan bendera.

Nilai, Makna, Fungsi

Makna filosofis kesenian Reog Wayang dapat dilihat dari berbagai aspek, yakni makna sebagai hiburan, tuntunan, sebagai identitas sosial, makna persatuan, religi, pelapisan sosial, makna kebudayaan (mewarisi budaya leluhur). Nilai dan makna bagi pelaku antara lain untuk meningkatkan kesejahteraan, makna hiburan, makna persatuan, makna penyaluran bakat, status sosial, makna hubungan sosial, dan pelestarian budaya.

Reog Wayang berkembang di Bantul dengan fungsi kultural yang hidup dalam kehidupan sehari-hari mereka seperti acara dusun dan berbagai acara hajatan dan pergelaran kesenian lainnya.

Lihat pula

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan