Minggu, 18 Oktober 2026
22:32 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Rencana Point Four

Bantuan untuk negara-negara berkembang

Bagikan:

Rencana Point Four atau Point Four Program adalah rencana bantuan teknik untuk negara-negara berkembang yang diajukan oleh Presiden Harry Truman pada pidato pelantikannya, 20 Januari 1949).[1] Dinamakan Point Four Program karena merupakan butir keempat dalam pidato Harry Truman.[1] Bantuan ini dijalankan pada tahun 1950 dan kemudian memperluas bantuannya dalam bidang pendidikan dan kesehatan.[1] Ditujukan untuk menggalakkan penanaman modal swasta dan pengaruh Amerika Serikat di negara-negara tersebut.[1]

Dalam bagian keempat ini Truman memang tidak menyebut soal komunisme atau Uni Soviet.[2] Akan tetapi, program tersebut merupakan bagian dari kebijakan luar negeri yang dirancang untuk mengancam Uni Soviet.[2] Program ini mendapat kritik dari dalam Amerika Serikat dan luar negeri.[2] Beberapa pengusaha dan produsen pertanian di Amerika Serikat khawatir bahwa program yang ditujukan untuk membantu negara-negara lain dengan produksi barang dan tanaman mungkin bertentangan dengan kepentingan mereka sendiri.[2] Sementara itu, di luar negeri muncul kecurigaan bahwa program bantuan ini hanya bentuk lain dari imperialisme ekonomi yang dirancang untuk memaksa negara-negara Dunia Ketiga agar meningkatkan produksi sumber daya alam mereka demi kepentingan industri Barat.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 "Truman announces Point Four program". Diakses tanggal 24 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan