Sabtu, 26 September 2026
11:34 WIB
TERKINI
Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Lampung DPRD Lampung Tengah Soroti Perubahan Substansi Perda SOTK Tanpa Pemberitahuan Teknologi Meta Rilis Muse Charm: Gadget Saku Cerdas dengan Asisten AI Revolusioner Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Refusenik

Refusenik (bahasa Rusia:отказник, otkaznik, dari "отказ", otkaz "penolakan") adalah sebuah istilah tak resmi untuk orang-orang, terutama Yahudi Soviet (namun tidak semua), yang menolak izin untuk berimigrasi, terutama ke Israel, dari otoritas Uni Soviet dan negara-negara blok Timur lainnya.[1] Istilah refusenik berasal dari kata "refusal" yang artinya penolakan dalam artian menolak dijadikan imigran oleh otoritas Soviet.

Tekanan internasional

Pada 18 Oktober 1976, 13 kaum refusenik Yahudi datang ke Presidium Tertinggi Soviet untuk mengajukan petisi terkait penjelasan tentang penolakan hak mereka untuk beremigrasi dari Uni Soviet, sebagaimana ditegaskan dalam Helsinki Final Act. Karena tidak menerima jawaban, mereka berkumpul di ruang penerimaan Presidium pada hari berikutnya. Setelah beberapa jam menunggu, mereka ditangkap oleh polisi, dibawa ke luar batas kota dan dipukuli. Dua dari mereka ditahan di tahanan kepolisian.

Pada minggu berikutnya, setelah pertemuan yang gagal antara para pemimpin aktivis dan Menteri Dalam Negeri Soviet, Jenderal Nikolay Shchelokov, beberapa demonstrasi berlangsung di ibu kota Soviet. Pada 25 Oktober 1976, 22 aktivis, termasuk Mark Azbel, Felix Kandel, Alexander Lerner, Ida Nudel, Anatoly Shcharansky, Vladimir Slepak, dan Michael Zeleny, ditangkap di Moskwa dalam perjalanan mereka menuju demonstrasi berikutnya.

Catatan kaki

Bacaan tambahan

Buku dan artikel

Memoir

Fiksi

Pranala luar

Media terkait Refuseniks di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan