Minggu, 01 November 2026
00:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Reaksi desulfonasi

Reaksi desulfonasi

Bagikan:
Lihat pula: Sulfonasi aromatik

Dalam kimia organik, reaksi desulfonasi adalah hidrolisis aril dan naftil asam sulfonat:[1]

RC6H4SO3H + H2O → RC6H5 + H2SO4

Reaksi ini merupakan kebalikan dari sulfonasi.[2] Suhu yang diperlukan untuk desulfonasi berkorelasi dengan kemudahan terjadinya sulfonasi.

330px-Desulfonation_reaction_equation.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Aplikasi dalam sintesis

Reaktivitas ini dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa aromatik yang tersubstitusi dua dan tiga secara regiospesifik. Pendekatan ini memanfaatkan efek pengarah meta dari gugus asam sulfonat. Sebagai contoh, 2-klorotoluena dapat disintesis melalui klorinasi asam p-toluenasulfonat, kemudian diikuti dengan hidrolisis. Metode ini juga berguna untuk sintesis 2,6-dinitroanilina[3] dan 2-bromofenol melalui asam fenol-2,4-disulfonat.[4]

Dalam beberapa kasus, sulfonasi menghasilkan produk disulfonasi, yang kemudian dapat diikuti dengan mono-desulfonasi sehingga menghasilkan produk monosulfonasi yang berbeda. Asam 2-hidroksinaftalena-4-sulfonat dibuat melalui desulfonasi asam 2-hidroksinaftalena-4,8-disulfonat, yang sebelumnya diperoleh dari proses disulfonasi 2-naftol.[5]

Reaksi yang berkaitan

Berbeda dengan desulfonasi yang dikatalisis oleh asam, fusi basa pada aril sulfonat digunakan untuk menyiapkan senyawa fenol:

ArSO3Na + 2 NaOH → ArONa + Na2SO3 + H2O (Ar = aryl)
ArONa + H+ → ArOH + Na+

Tahap pertama dalam fusi basa melibatkan pelarutan aril asam sulfonat atau garam arilsulfonat ke dalam basa logam alkali yang sangat pekat atau bahkan dalam keadaan leleh, seperti campuran natrium hidroksida dan kalium hidroksida, pada suhu tinggi, sekitar 250 °C.[6] Salah satu proses komersialnya adalah pembuatan asam 1-hidroksinaftalena-5-sulfonat, yang merupakan prekursor zat warna dan pigmen, melalui pereaksian asam 1,5-naftalenadisulfonat dengan larutan natrium hidroksida panas.

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. ↑ Smith, Michael B.; March, Jerry (2007), Advanced Organic Chemistry: Reactions, Mechanisms, and Structure (Edisi 6), New York: Wiley-Interscience, hlm. 749, ISBN 0-471-72091-7{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Otto Lindner, Lars Rodefeld "Benzenesulfonic Acids and Their Derivatives" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH, Weinheim. DOI:10.1002/14356007.a03_507
  3. ↑ Harry P. Schultz (1951). "2,6-Dintroaniline". Org. Synth. 31: 45. doi:10.15227/orgsyn.031.0045.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  4. ↑ Ralph C. Huston; Murel M. Ballard (1934). "o-Bromophenol". Org. Synth. 14: 14. doi:10.15227/orgsyn.014.0014.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  5. ↑ Booth, Gerald (2000). "Naphthalene Derivatives". Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. doi:10.1002/14356007.a17_009. ISBN 978-3-527-30385-4.
  6. ↑ Arthur W. Weston, C. M. Suter (1941). "3,5-Dihydroxybenzoic Acid". Organic Syntheses. 21: 27. doi:10.15227/orgsyn.021.0027.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan