Rabu, 14 Oktober 2026
07:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Ravi Zacharias

Ravi Zacharias

Bagikan:
Ravi Zacharias
250px-Ravi_Zacharias_Preaching.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1946-03-26)26 Maret 1946
Meninggal19 Mei 2020(2020-05-19) (umur 74)
KewarganegaraanKanada
Amerika Serikat
PekerjaanApologis Kristen, Pendiri dan Presiden Direktur "Ravi Zacharias International Ministries"
Latar belakang akademik
Alma materTrinity International University
Karya akademik
EraFilsafat abad ke-21
Aliran atau tradisi
Filsafat Kristen
Minat utama
Filsafat agama, Apologetika Kristen, Pandangan dunia
Gagasan terkenal
Four Criteria for a Coherent Worldview
Situs webhttp://www.rzim.org

Frederick Antony Ravi Kumar Zacharias (26 Maret 1946 – 19 Mei 2020) adalah seorang apologis Kristen berkebangsaan Kanada-Amerika Serikat kelahiran India. Ia merupakan seorang pembela evangelikalisme tradisional,[1][2][3] Zacharias adalah pengarang banyak buku Kristen, termasuk pemenang Gold Medallion Book Award Can Man Live Without God? ("Dapatkah Manusia Hidup Tanpa Allah?")[4] dan buku paling laku Light in the Shadow of Jihad ("Terang dalam Bayang-bayang Jihad")[5] dan The Grand Weaver ("Sang Pemintal Agung").[6] Ia merupakan pendiri dan sekaligus presiden direktur yayasan "Ravi Zacharias International Ministries", pembawa acara program radio Let My People Think ("Biarkan Umatku Berpikir") dan Just Thinking ("Hanya Berpikir"), serta profesor tamu pada Wycliffe Hall di Oxford, di mana ia mengajar apologetika dan evangelisme.[7] Zacharias belajar sebagai mahasiswa tamu pada Cambridge University dan menduduki jabatan dalam bidang "Evangelism and Contemporary Thought" pada Alliance Theological Seminary dari tahun 1981 sampai 1984.[8] Komentator Chuck Colson menyebut Zacharias sebagai "apologis agung pada zaman kita."[9]

Masa muda

Zacharias dilahirkan di Madras, India. Zacharias mengatakan dirinya adalah keturunan seorang perempuan dari kasta Nambudiri Brahmin dan Boatman.[10] Misionaris Swiss-Jerman berbicara dengan salah satu leluhurnya mengenai Kekristenan dan keluarganya masuk Kristen. Zacharias tumbuh dalam keluarga penganut Anglikan[10] dan merupakan seorang ateis sampai usia 17 tahun, ketika ia gagal bunuh diri dengan minum racun. Pada saat ia dirawat di rumah sakit, seorang pekerja Kristen dari Youth for Christ bernama Fred David membawakannya sejilid Alkitab dan mengatakan kepada ibunya untuk membacakan dari Yohanes 14. Zacharias berkata bahwa ayat Yohanes 14:19 begitu menyentuhnya dan membuatnya menyerahkan hidupnya kepada Kristus.[10] Pada tahun 1966, Zacharias dan keluarganya berimigrasi ke Kanada, dan meraih gelar sarjana dari Ontario Bible College pada tahun 1972 (sekarang Tyndale University College & Seminary) serta gelar M. Div. dari Trinity International University.

Pelayanan

250px-Ravi_Zacharias_at_Christ_Community_Chapel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ravi Zacharias berbicara ke pastor Joe Coffey di Christ Community Chapel tentang menjawab bantahan terhadap Kekristenan.

Zacharias diundang untuk melewatkan musim panas pada tahun 1971 di Vietnam, tempat ia mengabarkan Injil kepada tentara-tentara Amerika Serikat, dan para tawanan perang dan Viet Cong.[10] Setelah lulus dari Ontario Bible College, ia mulai pelayanan itineran pada Christian and Missionary Alliance di Kanada.[10] Pada tahun 1974 C&MA mengutusnya ke Kamboja, tempat ia hanya sempat memberitakan Injil sebentar sebelum negara itu jatuh ke tangan Khmer Merah.[10] Pada tahun 1977, setelah lulus dari Trinity, Zacharias diutus untuk berbicara di seluruh dunia.[10]

Keluarga

Pada bulan Mei 1972, Zacharias menikah dengan Margaret "Margie" Reynolds, yang dijumpainya di pertemuan muda mudi gerejanya.[10] Mereka dikaruniai tiga anak: Sarah, Naomi, dan Nathan.

Kematian

Pada Maret 2020, Zacharias didiagnosis menderita kanker ganas dan langka di tulang belakangnya.[11] Sarah Zacharias Davis, putri Zacharias dan CEO Ravi Zacharias International Ministries (RZIM) mengumumkan Zacharias akan kembali ke rumahnya di Atlanta, Georgia untuk "kapan pun Tuhan mengambil." Sejumlah orang Kristen terkemuka mengirim obrolan daring yang merinci pengaruh Zacharias pada mereka.[12] Zacharias meninggal di rumahnya di Atlanta pada 19 Mei 2020 di usia 74 tahun.[13]

Filsafat

Zacharias menyatakan bahwa suatu pandangan duniawi yang koheren harus dapat menjawab empat pertanyaan secara memuaskan, yaitu asal mula segala sesuatu (Primum movens), makna hidup, moralitas dan nasib akhir. Ia mengatakan bahwa meskipun semua agama besar membuat klaim ekslusif mengenai kebenaran, iman Kristen itu unik karena mampu menjawab keempat pertanyaan tersebut.[14]

Karya

Zacharias telah menulis banyak buku, di antaranya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Berikut ini adalah buku-buku yang telah ia tulis:

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-15. Diakses tanggal 2014-03-25.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-23. Diakses tanggal 2014-03-25.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-02-10. Diakses tanggal 2014-03-25.
  4. ↑ "1995 Gold Medallion Book Awards Winners". Evangelical Christian Publisher's Association. 1995. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-05-18. Diakses tanggal 2008-07-05.
  5. ↑ "Christian Bestsellers List, August 2002". Christian Booksellers Association and the Evangelical Christian Publisher's Association. Agustus 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-05-19. Diakses tanggal 2008-07-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Christian Bestsellers List, October 2007". Christian Booksellers Association and the Evangelical Christian Publisher's Association. Oktober 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-05-19. Diakses tanggal 2008-07-05.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Wycliffe Hall - Dr. Ravi Zacharias". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-11. Diakses tanggal 2008-07-05.
  8. ↑ "RZIM - About Ravi Zacharias". 2008-04-30. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-11. Diakses tanggal 2008-07-05.
  9. ↑ Staub, Dick (Januari 2004). "The Dick Staub Interview: Ravi Zacharias's Wonderful World". Christianity Today. Diakses tanggal 2010-03-16.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 3 4 5 6 7 8 Zacharias, Ravi (2006). Walking From East to West: God in the Shadows. Grand Rapids: Zondervan. In order of use: pages 42–43, 45, 101–105, 170, 163, 173, 178, 185, 192–193, 197–199, 200–201, 203, 205–206. ISBN 0-310-25915-0.
  11. ↑ Foust, Michael (13 Maret 2020). "Ravi Zacharias Reveals He Has Malignant Tumor: 'We Are Trusting The Lord'". Christian Headlines. Diakses tanggal 21 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ BST, Staff writer Sun 17 May 2020 12:16. "Ravi Zacharias cancer update: Beautiful tributes for apologist after grim prognosis". www.christiantoday.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Ravi Zacharias dies of cancer at 74". Disrn (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-05-30. Diakses tanggal 19 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Zacharias, Ravi (1997). Deliver Us From Evil. Nashville: Word. hlm. 219–220. ISBN 0-8499-3950-X.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Ravi Zacharias.

Templat:Philosophy of religion

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan