Jumat, 02 Oktober 2026
06:29 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Ratu Intan

Bagikan:
Ratu Intan (ke-1)
Kerajaan Tjantoeng (Cantung) dan Batoe Litjin (Batulicin)
Berkuasa1780-1800
Pendahulu♀ Ratu Mas binti Pangeran Mangu
Penerus♀ Raja Gusti Besar
RatuLihat daftar
Pemakaman
Ayah♂ Daeng Malewa (Pangeran Dipati)
Ibu♀ Ratu Mas binti Pangeran Mangu
Keturunantidak ada keturunan
WangsaDinasti Tanah Bumbu

Ratu Intan binti Pangeran Dipati atau Ratu Intan I adalah penguasa negeri Tjantoeng (Cantung) dan Batoe Litjin (Batulicin) pada tahun 1780-1800.[1][2]

Kehidupan pribadi

Ratu Intan I menikahi Aji Dipati yang bergelar Sultan Dipati Anom Alamsyah (Sultan Pasir III tahun 1768-1799).[3] Pernikahan Ratu Intan I dengan Sultan Anom tidak memiliki keturunan, tetapi dari istri selir Sultan Anom memiliki anak bernama:

  1. Pangeran Aji Muhammad/pangeran merajanata
  2. Aji Sedot
  3. Aji Tua

Keluarga

Retu Intan merupakan puteri tunggal Ratu Mas Raja (Ratu) Tanah Bumbu ke-3[4] dan Daeng Malewa (bergelar Pangeran Dipati). Ratu Mas (ibunda Ratu Intan) menikah dengan seorang pedagang dari Gowa bernama Daeng Malewa yang bergelar Pangeran Dipati. Pasangan suami istri inilah merupakan orang tua dari Ratu Intan I. Sepeninggal Daeng Malewa (Ratu Mas telah meninggal terlebih dahulu), maka sejak 1780, kerajaan Tanah Bumbu dibagi menjadi beberapa divisi (negeri). Ratu Intan I memperoleh negeri Cantung dan Batulicin.[1]

Daeng Malewa (ayahanda Ratu Intan I) juga memiliki keturunan dari istri-istri selir. Ratu Intan I memiliki dua orang saudara laki-laki yang sebapak yaitu Pangeran Prabu dan Pangeran Layah yang dilahirkan dari selir-selir. Dari pecahan kerajaan Tanah Bumbu maka Pangeran Layah memperoleh negeri Buntar Laut. Sedangkan Pangeran Prabu bergelar Sultan Sepuh sebagai Raja Sampanahan, Bangkalaan, Manunggul dan Cengal.[1]

Warisan

Sampai sekarang, Ratu Intan I masih dikenang dalam ingatan suku Dayak Meratus.[5]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan